Capai 921 Tempat Tidur, Ini 6 Tempat Isoter di Jakarta Khusus Pasien Covid-19 Tanpa Gejala dan Bergejala Ringan

Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 11 Februari 2022 | 10:13 WIB
Capai 921 Tempat Tidur, Ini 6 Tempat Isoter di Jakarta Khusus Pasien Covid-19 Tanpa Gejala dan Bergejala Ringan
Ilustrasi tempat isolasi terpusat di Jakarta. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pemprov DKI Jakarta menyiapkan enam lokasi isolasi terkendali (isoter) dengan kapasitas 921 tempat tidur untuk (bed) pasien positif Covid-19 tanpa gejala atau gejala ringan kini terisi 47 bed atau lima persen.

"Baru terpakai itu 47 tempat tidur, jadi masih ada 874 tempat tidur lagi ," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Jumat (11/2/2022).

Adapun enam lokasi isoter bagi pasien positif COVID-19 tanpa gejala atau gejala ringan dan tanpa komorbid yakni, di Cik's Mansion Jakarta Pusat dengan kapasitas 77 tempat tidur (bed), Graha Wisata Ragunan Jakarta Selatan (194 bed). Graha Wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur (100 bed).

Kemudian di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jakarta Selatan (150 bed), Masjid Raya KH Hasyim Ashari di Jakarta Barat (200 bed), dan Wisma Adhyaksa Puri Loka Jakarta Timur (200 bed).

Hingga Kamis (10/2), baru tiga lokasi yang terpakai, yakni Graha Wisata TMII terpakai 25 bed, Masjid KH Hasyim Ashari 10 bed, dan Wisma Adhyaksa sebanyak 12 bed.

Menurut Riza, Graha Wisata TMII sudah dibuka untuk isolasi pasien tanpa gejala, sejak Senin (7/2). "Wisma Ragunan sebagai tempat isoter rencananya mulai 1 Maret akan digunakan," imbuhnya.

Sementara itu, berdasarkan data Pemprov DKI hingga Kamis (10/2) kasus aktif yang dirawat atau isolasi bertambah 5.620 kasus sehingga total menjadi 86.901 kasus. Sedangkan total pasien sembuh mencapai 5.448 orang sehingga total menjadi 929.100 orang.

Tambahan kasus positif mencapai 11.090 kasus sehingga total kasus positif sejak muncul pertama kali sekitar Maret 2020 mencapai 1.029.912 kasus.

Dari jumlah kasus positif tersebut, sebanyak 4.639 di antaranya kasus varian Omicron dengan 61,7 persen di antaranya transmisi lokal dan sisanya kasus impor yang dibawa pelaku perjalanan luar negeri (PPLN). (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Isoman Wajib Tahu, Kemenkes Sediakan Kebutuhan Obat dalam 1x24 Jam

Pasien Isoman Wajib Tahu, Kemenkes Sediakan Kebutuhan Obat dalam 1x24 Jam

Bisnis | Jum'at, 11 Februari 2022 | 10:11 WIB

Sehari Tambah 94 Kasus Covid-19, 500 Lebih Orang di Bantul Jalani Isolasi

Sehari Tambah 94 Kasus Covid-19, 500 Lebih Orang di Bantul Jalani Isolasi

Jogja | Jum'at, 11 Februari 2022 | 09:58 WIB

Pangeran Charles Kembali Terpapar Covid-19, Sempat Bertemu Ratu Elizabet

Pangeran Charles Kembali Terpapar Covid-19, Sempat Bertemu Ratu Elizabet

Sumbar | Jum'at, 11 Februari 2022 | 09:57 WIB

8 Siswa SMP Negeri 8 Makassar Terpapar Covid-19, IDI Minta Sekolah Tatap Muka Stop

8 Siswa SMP Negeri 8 Makassar Terpapar Covid-19, IDI Minta Sekolah Tatap Muka Stop

Sulsel | Jum'at, 11 Februari 2022 | 09:48 WIB

Terkini

Sistem Pendidikan 'Tuli dan Buta', Sosiolog Sebut Aksi Bom Siswa Padang Sebagia Perlawanan Ekstrem

Sistem Pendidikan 'Tuli dan Buta', Sosiolog Sebut Aksi Bom Siswa Padang Sebagia Perlawanan Ekstrem

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:16 WIB

Prabowo Sempat Panggil Jaksa Agung Bahas Kasus Febrie Adriansyah, Begini Penjelasan Istana

Prabowo Sempat Panggil Jaksa Agung Bahas Kasus Febrie Adriansyah, Begini Penjelasan Istana

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:05 WIB

Jet Tempur Amerika Serikat Hancurkan Pos Rudal Iran

Jet Tempur Amerika Serikat Hancurkan Pos Rudal Iran

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:01 WIB

Kuntadi Selangkah Lagi Jadi Jampidsus, Keppres Ditargetkan Terbit Pekan Depan

Kuntadi Selangkah Lagi Jadi Jampidsus, Keppres Ditargetkan Terbit Pekan Depan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:57 WIB

Jangan Asal Atur, Pengusaha Dapur MBG Minta BGN Libatkan Mitra Soal Kebijakan

Jangan Asal Atur, Pengusaha Dapur MBG Minta BGN Libatkan Mitra Soal Kebijakan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:57 WIB

Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi

Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim

Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh

Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:37 WIB

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

×