Minyak Goreng Ditimbun, Eko Patrio: Tidak Cukup Sidak, Kemendag Harus Evaluasi Kebijakan

Minggu, 20 Februari 2022 | 16:55 WIB
Minyak Goreng Ditimbun, Eko Patrio: Tidak Cukup Sidak, Kemendag Harus Evaluasi Kebijakan
Penimbunan minyak goreng di Deli Serdang [ANTARA]

Suara.com - Anggota Komisi VI DPR Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio mengatakan tak cukup hanya petugas melakukan inspeksi mendadak ke tempat-tempat penimbunan minyak goreng, Kementerian Perdagangan harus menindaklanjuti temuan dengan evaluasi.

Eko menduga terjadinya penimbunan, salah satunya karena distributor sudah terlanjur membeli minyak goreng dengan harga lama -- yang masih mahal, "sehingga mereka tidak mau jual rugi. Ini yang perlu kita lihat." 

Jika produsen masih menjual dengan harga mahal ke distributor, kata Eko, kebijakan DMO-DPO perlu dievaluasi.

"Jangan-jangan produsen kesulitan mendapatkan bahan baku dengan harga murah. Tentu jika ini yang terjadi maka perlu ada subsidi kepada produsen oleh BPDPKS. Produsen CPO sekarang lebih suka jual ke produsen biodiesel ketimbang minyak goreng, karena disubsidi oleh BPDPKS," kata Eko  terkait temuan tempat menimbun minyak goreng di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Eko menekankan temuan tempat penimbunan jangan hanya berhenti di sanksi administratif saja, tetapi perlu melihat apakah kebijakan yang dikeluarkan sudah cukup berhasil atau tidak. Menurut dia, ini semata-mata agar masyarakat bisa mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau.

Tim Polda Sumut bersama Satgas Pangan menemukan gudang minyak goreng saat melakukan monitoring.

Direktur Reskrimsus Polda Sumut Kombes John Charles Edison Nababan mengatakan pada pengecekan di gudang Indomarco Prismatama di Jalan Industri, Jumat (18/2/2022), ditemukan minyak goreng kemasan 1 liter dengan merek Parveen sebanyak 1.184 kotak atau 23.680 pcs.

Di Sumber Alafaria Trijaya di Jalan Kawasan Industri, ditemukan minyak goreng kemasan 1 liter dengan merek Parveen sebanyak 1.121 karton atau 22.420 pcs dan Salim Ivomas Pratama di Jalan Sudirman ditemukan minyak goreng kemasan merek Bimoli sebanyak 25.361 kotak.

"Dari pengecekan itu kita menemukan salah satu gudang menyimpan minyak goreng dalam jumlah besar.Saat ini temuan tersebut sedang kami dalami. Pada Senin (21/2) mendatang penyidik akan mengundang pemilik gudang untuk memberikan klarifikasi," katanya.

Baca Juga: 'Minyak Goreng' Trending Topic di Twitter, Warganet Kritik Habis-habisan Pemerintah: Puncak Komedi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI