Sulfikar Amir Sebut Pindah Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Penajam Paser Utara Demi Pemerataan Ekonomi Tidak Rasional

Chandra Iswinarno | Stephanus Aranditio | Suara.com

Kamis, 03 Maret 2022 | 17:15 WIB
Sulfikar Amir Sebut Pindah Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Penajam Paser Utara Demi Pemerataan Ekonomi Tidak Rasional
Associate Profesor Nanyang Technological University (NTU) Singapura, Prof Sulfikar Amir dan Staf Ahli Menteri PPN/Bappenas Velix Wanggai dalam diskusi Kosadata. [Tangkapan layar]

Suara.com - Associate Profesor Nanyang Technological University (NTU) Singapura, Prof Sulfikar Amir meragukan alasan pemerintah Indonesia memindahkan ibu kota negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim) demi pemerataan ekonomi.

Sulfikar mengatakan, alasan kepindahan ibu kota demi pemerataan ekonomi tidak rasional karena belum ada kajian akademis yang memperkuat alasan pemerintah itu.

"Saya belum melihat satupun model atau satu rumus, atau simulasi yang menunjukan bahwa ketika ibu kota dipindahkan dari Jakarta ke Kaltim, dengan serta merta terjadi pemerataan pertumbuhan ekonomi di Indonesia, khususnya di luar Jawa. Saya belum lihat modelnya," kata Sulfikar dalam diskusi Kosadata, Kamis (3/3/2022).

Hal tersebut menurutnya sudah banyak disampaikan akademisi dan ahli yang menyebut belum ada urgensinya pemindahan IKN dilakukan sekarang, terlebih perekonomian tengah dihajar Pandemi Covid-19.

"Kita sudah tahu bahwa pemindahan ibu kota dalam masa pandemi itu adalah bukan kebijakan yang arif, karena situasi ekonomi, kesehatan publik yang belum memungkinan pemeirntah Indonesia melakukan proyek berskala besar dan jangka panjang," ucapnya.

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memaparkan alasannya memindahkan IKN dari DKI Jakarta ke Nusantara di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Presiden Ketujuh RI itu menyatakan ada alasan historis, ekonomi, dan sosial yang melatari pemindahan IKN. Menurutnya, Presiden Pertama RI Bung Karno memulai gagasan besar itu.

Proklamator RI tersebut memutuskan IKN RI berada di Palangkaraya. Namun, kondisi saat itu belum memungkinkan pemindahan IKN. Selain itu, pemerintah juga memiliki misi pemerataan ekonomi di Indonesia, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa.

"Bukan sekadar memindahkan gedung dari Jakarta, bukan itu, visi besarnya bukan di situ. Magnetnya tidak hanya Jakarta, ada Nusantara, magnetnya ada dua, bisa ke sana, bisa ke sini, artinya perputaran ekonomi tidak hanya di Jawa," kata Jokowi saat Rapat Pimpinan TNI dan Polri di Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (1/3/2022).

Jokowi juga menjelaskan 56 persen populasi Indonesia berada di Jawa. Pemerintah pun harus memikirkan upaya mencegah populasi tidak menumpuk di satu wilayah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bappenas Ungkap Jumlah Penduduk IKN Nusantara akan Mencapai 1,9 Juta Orang di Tahun 2045

Bappenas Ungkap Jumlah Penduduk IKN Nusantara akan Mencapai 1,9 Juta Orang di Tahun 2045

News | Kamis, 03 Maret 2022 | 16:53 WIB

Kunjungi Arab Saudi, Menko Luhut Bertemu Pangeran Mohammed bin Salman Jajaki Investasi Pembangunan IKN Nusantara

Kunjungi Arab Saudi, Menko Luhut Bertemu Pangeran Mohammed bin Salman Jajaki Investasi Pembangunan IKN Nusantara

Jatim | Kamis, 03 Maret 2022 | 16:43 WIB

Persoalan Batas Wilayah Menghantui Kaltim, Pemprov Rencana Tuntaskan Masalah itu Jelang Pembangunan IKN Nusantara

Persoalan Batas Wilayah Menghantui Kaltim, Pemprov Rencana Tuntaskan Masalah itu Jelang Pembangunan IKN Nusantara

Kaltim | Kamis, 03 Maret 2022 | 14:41 WIB

Terkini

Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo

Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:14 WIB

Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas

Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang

Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:29 WIB

Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger

Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:20 WIB

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:57 WIB

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB