Fakta Ibu Bunuh Anak Kandung di Brebes, Kronologi Kasus, Korban hingga Pelaku Diduga Depresi

Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 22 Maret 2022 | 12:01 WIB
Fakta Ibu Bunuh Anak Kandung di Brebes, Kronologi Kasus, Korban hingga Pelaku Diduga Depresi
Fakta Ibu Bunuh 3 Anak, Kronologi Kasus Pembunuhan di Brebes hingga Pelaku Diduga Depresi - ‎Sosok pelaku pembunuhan terhadap anak kandung di Brebes [Istimewa]

Suara.com - Ramai diberitakan, seorang ibu membunuh ketiga anaknya. Kasus seorang ibu yang tega membunuh anak kandungnya tersebut terjadi di Brebes, Jawa Tengah. Dilaporkan, yang menjadi pelakunya adalah seorang wanita berusia 35 tahun berinisial KU. Lalu apa saja hal yang terungkap atau fakta ibu bunuh anak kandung di Brebes tersebut?

Sementara korbannya adalah anak berjumlah tiga orang, masing-masing berinisial KS (10), AR (7) ,dan EM (5). AR diketahui telah meninggal dunia, sedangkan dua saudaranya dalam keadaan kritis. Berikut ini adalah beberapa fakta ibu bunuh anak kandung di Brebes yang dirangkum dari berbagai sumber:

1. Berprofesi sebagai MUA

Menurut warga setempat, KU berprofesi sebagai penata rias atau make up artist (MUA). Sedangkan, suaminya adalah pekerja di Jakarta. Kisah tragis keluarga KU menyedot perhatian warganet sehingga mereka mencari akun media sosialnya dan ditemukan jejak kehidupan KU di Facebook.

KU menggunakan akun tersebut untuk mengunggah hasil karyanya sebagai MUA. Namun terakhir kali KU mengunggah aktivitasnya merias pengantin pada tanggal 25 Januari 2021.

2. Kronologi kejadian pembunuhan

Kejadian ibu bunuh 3 anak ini berlangsung pada hari Minggu (20/3/2022) pagi selepas shalat subuh. Tempat Kejadian Perkara (TKP) berada dalam rumah pelaku di Dukuh Sokawera, Desa/Kecamatan Tonjong, Brebes.

Pada pagi itu, tiba-tiba warga sekitar mendengar teriakan dari rumah pelaku. Warga yang mendengar lantas mendatangi rumah dan mencoba masuk,  hingga melihat langsung para korban.

Korban anak kedua ARK (7) meninggal dunia karena mengalami luka yang parah di bagian leher. Sedangkan anak pertama yang perempuan, yaitu KS, mengalami luka pada bagian dada.

Sedangkan anak ketiga atau bungsu laki-laki EM mengalami luka di bagian lehernya. KS dan EM yang kritis langsung dilarikan ke Rumah Sakit Aminah Bumiayu untuk mendapatkan perawatan. 

3. Diduga mengalami gangguan kejiwaan

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Brebes, AKP Syuaib Abdullah mengatakan bahwa pelaku terindikasi mengalami gangguan kejiwaan. Penyelidikan lebih lanjut, apakah ada gejala depresi ataupun gangguan kejiwaan nantinya akan panggil ahli kejiwaan. 

Syuaib mengatakan bahwa polisi telah mengamankan terduga pelaku. Pelaku menganiaya tiga anak kandungnya, hingga satu di antaranya meninggal dunia karena luka di leher.

Sedangkan dua lainnya, hingga saat ini masih dirawat di rumah sakit. Sejumlah barang bukti juga telah diamankan untuk selanjutnya dikirim ke Laboratorium Forensik.

4. Seorang anak meninggal dunia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta Sosok Ibu yang Bunuh Anak Kandung di Brebes, Ternyata Pernah Jadi MUA

Fakta Sosok Ibu yang Bunuh Anak Kandung di Brebes, Ternyata Pernah Jadi MUA

News | Selasa, 22 Maret 2022 | 08:35 WIB

Jemput Bola, Polda Jateng Minta Keterangan Keluarga Bidan Sweetha di Sleman

Jemput Bola, Polda Jateng Minta Keterangan Keluarga Bidan Sweetha di Sleman

Jogja | Selasa, 22 Maret 2022 | 08:22 WIB

Viral Senyum Ibu yang Gorok Anak Sendiri di Brebes, Publik: Keluarga, RT, RW hingga Pemerintah Juga Berdosa

Viral Senyum Ibu yang Gorok Anak Sendiri di Brebes, Publik: Keluarga, RT, RW hingga Pemerintah Juga Berdosa

Bekaci | Selasa, 22 Maret 2022 | 07:57 WIB

Terkini

Konflik Selat Hormuz, Kenapa Strategi Pembersihan Ranjau Laut AS Ditolak Mentah-Mentah Militer Iran?

Konflik Selat Hormuz, Kenapa Strategi Pembersihan Ranjau Laut AS Ditolak Mentah-Mentah Militer Iran?

News | Minggu, 12 April 2026 | 07:04 WIB

Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran

Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 06:45 WIB

Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan

Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan

News | Minggu, 12 April 2026 | 06:26 WIB

Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata

Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata

News | Minggu, 12 April 2026 | 06:09 WIB

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:57 WIB

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:47 WIB

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

News | Sabtu, 11 April 2026 | 20:18 WIB

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

News | Sabtu, 11 April 2026 | 19:15 WIB

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:23 WIB

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:00 WIB