Ngeluh Minta Kursi Lama Dikembalikan ke Ruang Rapat, Anggota DPR: Kursi Baru Ini Bikin Saya Gak Nyaman!

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Selasa, 22 Maret 2022 | 13:30 WIB
Ngeluh Minta Kursi Lama Dikembalikan ke Ruang Rapat, Anggota DPR: Kursi Baru Ini Bikin Saya Gak Nyaman!
Penampakan kursi yang dikeluhkan Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay. Minta Dikembalikan Kursi Lama, Anggota DPR Susah Move On: Kursi Rapat yang Baru Gak Nyaman Sekali. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay mengeluhkan tingkat kenyamanan kursi yang ia duduki pada saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR. Bukan karena kondisi kursi yang buruk, sebab keluhan justru terjadi sebaliknya.

Saleh merasa kurang nyaman dengan kursi para anggota DPR di Komisi IX itu karena baru saja diganti. Tampaknya Saleh susah berpaling dan masih terkenang kenyamanan kursi anggota di Komisi IX yang lama. Sehingga tidak merasakan kenyamanan serupa kursi lama, kendari kursi diganti dengan lebih baru.

Adapun keluhan itu disamlaikan Saleh di sela-sela menanggapi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di rapat kerja. Tanggapan Saleh berkaitan dengan bahan materi rapat yang dibawa Kemenkes.

"Kemudian yang ketiga, ini saya agak gak nyaman secara teknis ini, kursi-kursi baru ini membuat saya gak nyaman sekali ini," kata Saleh di ruang rapat Komisi IX DPR, Selasa (22/3/2022).

Merasakan dampak menduduki kursi baru yang dinilai tidak senyaman kursi lama, Saleh kemudian mengusulkan agar kondisi ruangan rapat Komisi IX dikembalikan sepeeti semula. Di mana kursi anggota DPR dan kursi untuk mitra kerja mereka disamakan kembali.

Ketua DPP PAN Saleh Daulay di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (22/11/2021). [Suara.com/Novian]
Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (22/11/2021). [Suara.com/Novian]

Pantauan Suara.com, kekinian hanya kursi untuk mitra kerja saja yang tidak mengalami perubahan. Sementara kursi anggota DPR yang tadinya berbentuk sama, kini telah diganti dengan yang baru.

Sebagai contoh, pada rapat dengar pendapat antara Komisi IX dengan Badan POM yang disiarkan di kanal YouTube Komisi IX DPR RI Channel, keadaan kursi masih sama seperti sebelumnya pada 7 Februari 2022.

"Jadi kalau saya usul ini ganti saja sama kursi yang lama aja deh. Ini gak jelas ini iya enggak? Iya ini susah, katanya enak, apa yang enak begini. Itu ketua terima kasih," usul Saleh.

Penampakan kursi yang dikeluhkan Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay. (Suara.com/Novian)
Penampakan kursi yang dikeluhkan Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay. (Suara.com/Novian)

Semprot Menkes

baca juga

Menkes Budi Gunadi lagi-lagi mendapat sorotan dari anggota Komisi IX DPR dalam rapat kerja. Sebelumnya Menkes mendapat teguran lantaran tidak dianggap menghargai anggota DPR di raker pada Selasa (25/1).

Kekinian Budi kembali mendapat sorotan lantaran membagikan materi rapat kerja pada hari ini yang dinilai tidak detail sehingga menyulitkan untuk dipahami. 

Adapun materi tersebut berkaitan dengan raker membahas pergeseran pagu alokasi Kemenkes tahun anggaran 2022 sesuai perubahan struktur organisasi dan tata kerja Kemenkes.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin saat ditemui wartawan di Gedung DPR RI. (Suara.com/Novian)
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin saat ditemui wartawan di Gedung DPR RI. (Suara.com/Novian)

Sorotan pun datang dari Anggota Komisi IX Dewi Asmara. Dewi menilai materi rapat yang diberikan Menkes seperti rencana bisnis dalam ringkasan eksekutif atau executive summary. Hal itu yang membuat materi sulit untuk dipahami. Padahal raker hari ini merupakan rapat resmi, terlebih membahas perubahan anggaran.

Dewi meminta agar Kemenkes terutma tidak menyamakan cara pandang anggota DPR dengan staf atau pegawai mereka.

"Kan ini rapat resmi, kemudian bahan itu kan ada persyaratan layaknya bahan, bukan executive summary mirip ke siapa gitu. Kita bahas anggaran masak cuma kayak eksekutif summary kayak gini. Rasa-rasanya juga nggak seperti ini kalau pemerintah memberikan bahan di Badan Anggaran," kata Dewi 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesulitan Baca Materi Tak Detail di Rapat, Anggota DPR "Ngamuk" ke Menkes Budi Gunadi: Kami Bukan Akuntan Apalagi Staf!

Kesulitan Baca Materi Tak Detail di Rapat, Anggota DPR "Ngamuk" ke Menkes Budi Gunadi: Kami Bukan Akuntan Apalagi Staf!

News | Selasa, 22 Maret 2022 | 12:42 WIB

Potret Rara Pawang Hujan dan Puan Maharani, Disebut Mirip Bak Pinang Dibelah Dua

Potret Rara Pawang Hujan dan Puan Maharani, Disebut Mirip Bak Pinang Dibelah Dua

Lifestyle | Selasa, 22 Maret 2022 | 11:47 WIB

Kecewa Berat Ingkari soal Minyak Goreng, Anggota DPR Minta Mendag Lutfi Jangan Asal Bicara Lagi: Janjinya Palsu!

Kecewa Berat Ingkari soal Minyak Goreng, Anggota DPR Minta Mendag Lutfi Jangan Asal Bicara Lagi: Janjinya Palsu!

News | Selasa, 22 Maret 2022 | 11:11 WIB

Puan Maharani: Usulan Resolusi Soal Rusia-Ukraina di IPU Sesuai dengan Semangat RI untuk Bangun Budaya Damai

Puan Maharani: Usulan Resolusi Soal Rusia-Ukraina di IPU Sesuai dengan Semangat RI untuk Bangun Budaya Damai

DPR | Selasa, 22 Maret 2022 | 09:47 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×