Guru Besar UIN Sumut: Presiden Jokowi Mampu Jaga Kondisi Politik dan Kebhinekaan

Iwan Supriyatna

Jum'at, 01 April 2022 | 14:01 WIB
Guru Besar UIN Sumut: Presiden Jokowi Mampu Jaga Kondisi Politik dan Kebhinekaan
Presiden Joko Widodo atau Jokowi usai meninjau Candi Borobudur, Magelang, Rabu (30/3/2022). (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Strategi Presiden Joko Widodo yang mau merangkul semua golongan dinilai sebagai langkah efektif untuk memimpin Indonesia yang masyarakatnya sangat majemuk. Terbukti kebijakan tersebut mampu menjaga stabilitas politik dan kebhinekaan.

Guru Besar Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) Prof Saiful Akhyar Lubis mengakui kesuksesan Jokowi dalam menciptakan iklim politik yang damai. Menurutnya, keberhasilan Presiden RI ke-7 itu berkat kebijakan merangkul dan kolaborasi dengan masyarakat yang selama ini ditunjukkannya.

“Saya kira iya (berhasil). Tentu saja Pak Jokowi adalah bukti keberhasilan semua elemen bangsa,” ujar Saiful seusai menjadi pembicara pada Seminar Kebhinekaan di UIN SU yang bertajuk Pancasila dan Moderasi Beragama: Menelaah Kebijakan Pemerintah dalam Menjaga Kebhinekaan di Indonesia.

Saiful mengatakan menjaga stabilitas politik dan kebhinekaan bukanlah hal yang mudah. Apalagi Indonesia dikenal memiliki beragam latar dan golongan yang sangat majemuk.

Maka dari itu Saiful mengatakan jika peran dari seluruh masyarakat sangatlah dibutuhkan untuk turut membantu pemerintah dalam memelihara keberagaman melalui Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila.

“Pak Jokowi tentunya tidak bisa bekerja sendiri. Tapi dukungan oleh semua elemen bangsa tanpa terkecuali,” kata Saiful.

Saiful sangat berharap jika fondasi kuat yang sudah dibangun oleh Jokowi ini mampu dilanjutkan pada kepemimpinan selanjutnya. Jangan sampai, lanjut Saiful, kebhinekaan justru runtuh karena konsep-konsep apik dari Jokowi ini tidak dilanjutkan.

“Sudah ditanamkan konsep-konsep dasar, strategi dasar untuk dilanjutkan berkesinambungan oleh siapa pun penerus kepemimpinan bangsa ini,” punkas Saiful.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketum APDESI Ngaku Baru Sekali Bertemu Luhut, Mau Deklarasi Dukung Jokowi 3 Periode

Ketum APDESI Ngaku Baru Sekali Bertemu Luhut, Mau Deklarasi Dukung Jokowi 3 Periode

Video | Jum'at, 01 April 2022 | 13:45 WIB

Ucapkan Marhaban Ya Ramadan, Jokowi: Mohon Maaf Lahir dan Batin

Ucapkan Marhaban Ya Ramadan, Jokowi: Mohon Maaf Lahir dan Batin

News | Jum'at, 01 April 2022 | 13:35 WIB

Indonesia-Malaysia Teken MoU Perlindungan Pekerja Migran, Jokowi: Saya Ingin Tidak Berhenti di Atas Kertas Saja

Indonesia-Malaysia Teken MoU Perlindungan Pekerja Migran, Jokowi: Saya Ingin Tidak Berhenti di Atas Kertas Saja

News | Jum'at, 01 April 2022 | 13:30 WIB

Terkini

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

News | Senin, 06 Juli 2026 | 22:15 WIB

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:40 WIB

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:35 WIB

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:27 WIB

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:55 WIB

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:48 WIB

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:42 WIB

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:58 WIB

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:42 WIB

×