Elektabilitas Makin Meroket, Demokrat: Berkat AHY Berhasil Tuntaskan 'Pengganggu'

Nur Afitria Cika Handayani | Suara.com

Rabu, 06 April 2022 | 15:18 WIB
Elektabilitas Makin Meroket, Demokrat: Berkat AHY Berhasil Tuntaskan 'Pengganggu'
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY menyambangin Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di NasDem Tower, Jakarta, Selasa (29/3/2022). [Suar.com/bagaskara]

Suara.com - Elektabilitas Partai Demokrat semakin mengalami peningkatan berdasarkan hasil survei belakangan ini.

Dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, hasil survei tersebut bahkan menunjukkan Partai Demokrat masuk dala 5 besar partai dengan elektabilitas tertinggi.

Dalam survei Indikator Politik Indonesia (IPI) menempatkan Partai Demokrat berada di posisi empat dengan 9,3 persen.

Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengungkapkan penyebab meroketnya elektabilitas Demokrat.

Menurutnya, setidaknya ada tiga penyebab. Pertama, kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY menjadi salah satu penyebabnya.

"Kader giat turun ke lapangan membantu rakyat yang sedang kesusahan sejak pandemi secara konsisten sesuai dengan arahan Ketum AHY," kata Herzaky, seperti dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, Rabu (6/4/2022).

Kemudian, Herzaky menilai Demokrat konsisten dalam menyuarakan suara rakyat.

Selanjutnya, sosok AHY dinilai mampu menyingkirkan gangguan dalam internal partai.

"Soliditas Partai Demokrat yang terjalin kuat berkat kepemimpinan AHY, bahkan berani dan berhasil menuntaskan gangguan dari pihak eksternal yang dipimpin oleh seorang pejabat level atas di kekuasaan saat ini," tandasnya.

Meski demikian, Herzaky tak menyebutkan sosok penganggu tersebut.

"Bahkan, upaya merusak Partai Demokrat di pengadilan yang dilakukan oleh orang dekat kekuasaan tersebut, ternyata kembali menemui jalan buntu setelah AHY memimpin para pengurus dan kader Demokrat melakukan perlawanan dan membuat pengadilan memutus kasusnya secara obyektif dan adil berdasarkan kebenaran," imbuhnya.

Seperti diketahui, Partai Demokrat beberapa waktu lalu sempat bersitegang akibat adanya kelompok internal yang melakukan Kongres Luar Biasa (KLB).

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Elektabilitas Terus Naik, Partai Demokrat Buka-bukaan Ungkap 3 Alasannya

Elektabilitas Terus Naik, Partai Demokrat Buka-bukaan Ungkap 3 Alasannya

News | Rabu, 06 April 2022 | 14:37 WIB

Survei Sebut Publik Makin Takut Menyatakan Pendapat di Era Jokowi, Partai Demokrat: Alarm Bahaya Buat Demokrasi

Survei Sebut Publik Makin Takut Menyatakan Pendapat di Era Jokowi, Partai Demokrat: Alarm Bahaya Buat Demokrasi

News | Rabu, 06 April 2022 | 07:17 WIB

AHY: Demokrat Akan Kawal RUU Kekhususan Jakarta

AHY: Demokrat Akan Kawal RUU Kekhususan Jakarta

Jakarta | Rabu, 06 April 2022 | 07:05 WIB

Diawali dari Jakarta, AHY Bakal Safari Ramadhan Keliling Indonesia

Diawali dari Jakarta, AHY Bakal Safari Ramadhan Keliling Indonesia

Jakarta | Selasa, 05 April 2022 | 22:07 WIB

Pengakuan Ferdinand Hutahaean Tinggal di Rutan Enak, Begini Penjelasannya

Pengakuan Ferdinand Hutahaean Tinggal di Rutan Enak, Begini Penjelasannya

News | Selasa, 05 April 2022 | 16:40 WIB

Nostalgia Iklan Antikorupsi Demokrat, Angelina Sondakh Malu Diciduk KPK

Nostalgia Iklan Antikorupsi Demokrat, Angelina Sondakh Malu Diciduk KPK

News | Selasa, 05 April 2022 | 16:29 WIB

Terkini

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:35 WIB