Cara Mengisi eHAC di PeduliLindungi, Salah Satu Syarat Perjalanan Mudik

Rifan Aditya

Sabtu, 16 April 2022 | 12:04 WIB
Cara Mengisi eHAC di PeduliLindungi, Salah Satu Syarat Perjalanan Mudik
Ilustrasi Cara Mengisi eHAC di PeduliLindungi (Instagram/@kemenkes_ri)

Suara.com - Terkait dengan pengisian eHAC, kini sudah bisa diisi melalui aplikasi PeduliLindungi dari ponsel. Bagaimana cara mengisi eHAC di PeduliLindungi?

Belum banyak yang tahu mengenai cara mengisi eHAC di PeduliLindungi. Untuk itu, Suara.com berikan ulasan mengenai cara mengisinya berikut ini.

Electronic Health Alert Card atau eHAC merupakan kartu kewaspadaan kesehatan yang dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Nantinya sistem eHAC ini akan berguna untuk memonitoring pemudik ketika hendak bepergian. Simak cara mengisi eHAC di PeduliLindungi berikut ini. 

Kehadiran eHAC ini bermanfaat untuk mencegah dan mengurangi resiko penularan suatu penyakit, seperti contohnya yaitu virua Covid-19. eHAC juga mendukung akses layanan kesehatan dan mencegah penyebaran penyakit yang dibawa penumpang. 

Selain itu sistem ini membantu mendeteksi kedatangan penumpang, baik melalui pintu gerbang darat, udara atau pun laut. Dengan adanya sistem terbaru ini, diharapkan seluruh masyarakat yang mudik dapat merasakan layanan yang lebih baik lagi. Oleh karena itu, eHAC wajib diisi oleh calon penumpang ketika hari keberangkatan atau sehari sebelum jadwal penerbangan. 

Cara Daftar eHAC di PeduliLindungi 

• Pertama buka Playstore atau Appstore diponsel Anda 

• Unduh aplikasi PeduliLindungi secara gratis 

• Buat akun untuk pendaftaran 

baca juga

• Isi data diri 

• Bagi pengguna yang sudah memiliki akun, langsung saja Log In 

• Selanjutnya klik fitur eHAC' di bagian utama halaman 

• Pilih buat eHAC 

• Pilih "Domestik" bagi pelaku perjalanan dalam negeri 

• Setelah itu pilihbsalah satu sarana perjalanan. Seperti pesawat terbang, kapal laut, atau kendaraan darat 

Cara Mengisi eHAC di PeduliLindungi 

Melansir dari laman kemkes.go.id terdapat beberapa langkah untuk pengisian eHAC PeduliLindugi untuk sarana transportasi udara, darat dan laut. Untuk mengisinya ikuti langkah-langkah berikut ini: 

1. eHAC Transportasi Udara 

Pelaku perjalanan domestik yang menggunakan transportasi udara, harus melakukan pengisian data sebelum keberangkatan atau paling cepat sehari sebelum diperiksa oleh petugas bandara. Berikut ini cara mengisi eHAC transportasi udara: 

• Isi data keberangkatan

Data keberangkatan yang harus diisi berupa tanggal keberangkatan, masukkan nomor tiker dan informasi penerbangan. Jika terdapat kendala pada saat pengisian nomor keberangkatan Anda bisa mengisijya secara menual seperti memilih nama maskapai, bandara keberangkatan dan tujuan. 

• Masukkan data pribadi 

Isi data pribadi yang diperlukan, kemudian masukkan jumlah penumpang. Data personal tersebut dapat diisi maksimal sebanyak 4 orang. 

• Cek status kelayakan terbang 

Sitem eHAC akan menampilkan informasi hasil tes kelayakan atau tidak layak terbang. Jika data ini muncul, maka silakan menghubungi kantor petugas kesehatan yang tersedia. Petugas akan melakukan verifikasi data sertifikat vaksin dan hasil tes antigen/PCR. 

• Isi riwayat perjalan 

Langkah selanjutnya, mengisi pernyataan kesehatan dan riwayat perjalanan. Jika sudah benar kemudian klik konfirmasi maka pengisian eHAC transportasi udara selesai. 

2. Transportasi Darat dan Laut 

• Mengisi informasi pribadi 

Calon penumpang darat atau laut melakukan pengisiab data pribadi seperti nama lengkap, NIK, dan kewarganegaraan. Data pribadi dapat diisi maksimal 4 orang dalam aplikasi. 

• Masukkan detail transportasi 

Masukkan detail perjalanan menggunakan sarana transportasi laut seperti nama kapal, pelabuhan keberangkatan, dan pelabuhan tujuan. Selain itu, isi juga informasi kedatangan. 

Sedangkan untuk transportasi darat isi tanggal, nama kendaraan, provinsi keberangkatan, kota keberangkatan, dan tujuan. Jangan lupa isi data tes antigen dan PCR untuk melakukan perjalanan. 

Demikian tadi informasi mengenai cara mengisi eHAC di PeduliLindungi. Pastikan anda mengisinya dengan benar supaya perjalanan anda lancar sampai tujuan. Semoga ulasan tersebut bermanfaat!

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PeduliLindungi DItuding Melanggar HAM, Kemenkes Buka Suara

PeduliLindungi DItuding Melanggar HAM, Kemenkes Buka Suara

Health | Sabtu, 16 April 2022 | 11:22 WIB

AS Tuding Aplikasi PeduliLindungi Langgar HAM, DPR Minta Pemerintah Beri Tanggapan Serius

AS Tuding Aplikasi PeduliLindungi Langgar HAM, DPR Minta Pemerintah Beri Tanggapan Serius

News | Sabtu, 16 April 2022 | 10:01 WIB

Cara Mengisi e-Hac Indonesia di PeduliLindungi yang Jadi Syarat Mudik

Cara Mengisi e-Hac Indonesia di PeduliLindungi yang Jadi Syarat Mudik

News | Sabtu, 16 April 2022 | 06:35 WIB

Terkini

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:18 WIB

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:40 WIB

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:32 WIB

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:28 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:42 WIB

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:32 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:25 WIB

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:40 WIB

Prahara Internal PBNU, Menakar Jejak Konflik KH Miftahul Akhyar dari Surabaya hingga Pusat

Prahara Internal PBNU, Menakar Jejak Konflik KH Miftahul Akhyar dari Surabaya hingga Pusat

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:05 WIB

×