Potret Kuburan Massal dan Kehancuran di Bucha dan Hostomel

Siswanto, Deutsche Welle

Senin, 18 April 2022 | 17:18 WIB
Potret Kuburan Massal dan Kehancuran di Bucha dan Hostomel
DW

Suara.com - Setelah pasukan Rusia ditarik, di pinggiran kota Kyiv ranjau dibersihkan dan mayat warga sipil digali dari kuburan massal untuk proses identifikasi. Reporter DW Alexander Savitsky melaporkan dari Hostomel dan Bucha.

Hostomel adalah salah satu dari sejumlah pinggiran kota yang menyenangkan di tepi barat laut Kyiv. Namun, sekarang setelah penarikan pasukan Rusia, jalanan terpantau kosong dipenuhi dengan tiang listrik yang ambruk dan pagar yang hancur.

Banyak bangunan yang merupakan blok apartemen lima lantai kini mayoritas tidak lagi memiliki atap. Selama sekelompok jurnalis berada di Hostomel, satu-satunya orang yang kami lihat adalah satu pria dan satu perempuan, setengah baya, yang menoleh ke arah bus pers dengan harapan di mata mereka.

Antonov Airlines, sebuah mimpi yang hancur Bandara Hostomel yang berjarak sekitar 20 kilometer dari Kyiv adalah pusat di mana Antonov Airlines berada.

Dikenal dengan pesawat kargonya, yang termasuk pesawat terbesar di dunia: Antonov An-225 "Mriya" memiliki arti "Mimpi." Jalan menuju bandara telah rusak parah oleh serangan tembakan pasukan Rusia.

Terdapat banyak peralatan militer Rusia yang hangus berserakan di bandara. Yang tersisa dari satu-satunya An-225 "Mriya" adalah bagian hidung dan sayapnya, serta enam mesin.

Bagian dalam pesawat besar yang terbakar itu terlihat melalui lubang menganga di tengahnya. Para jurnalis diperbolehkan untuk mengambil foto pemandangan yang luar biasa ini, tetapi tidak boleh terlalu dekat dengan puing-puingnya, karena bandara masih dipenuhi dengan peluru senapan mesin berat dan persenjataan yang belum meledak.

"Para ahli hanya akan dapat memeriksa pesawat dan menentukan penyebab kebakaran setelah area tersebut dibersihkan," kata Menteri Dalam Negeri Ukraina, Denys Monastyrskiy, yang menemani kunjungan para jurnalis.

Hostomel: Dipertahankan, tetapi ditinggalkan Monastyrskiy mengatakan penjajah Rusia menduduki bandara pada hari pertama serangan di Kyiv, 24 Februari 2022.

baca juga

Belasan helikopter tempur Rusia terbang sangat rendah di atas reservoir Kyiv, sehingga tidak terlihat oleh radar. Sebanyak 500 penerjun payung Rusia pertama kemudian mendarat di Hostomel.

"Pasukan Ukraina berhasil menembak jatuh enam helikopter musuh dalam pertempuran yang sangat brutal," kata Monastyrskiy, seraya menambahkan bahwa ratusan pasukan terjun payung tewas.

Militer Ukraina menggunakan peluncur roket yang mampu memusnahkan salah satu unit elit pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov dengan semua peralatannya. Monastyrskiy mengatakan Rusia kemudian mengirim bala bantuan besar-besaran sehingga mereka dapat merebut bandara dan kota.

Tujuannya, kata menteri, adalah agar Hostomel berfungsi sebagai tempat pendaratan pasukan Rusia yang akan menaklukkan dan menduduki Kyiv.

Namun, Ukraina telah meledakkan landasan pacu sehingga akhirnya dapat memaksa pasukan Rusia untuk mundur. "Namun, Kyiv tidak keluar dari bahaya," kata Monastyrskiy.

"Kami sedang mempersiapkan kemungkinan serangan baru." Korban tewas yang harus diidentifikasi Hostomel dan Bucha berbatasan langsung, hanya taman kota yang menandai batas administratif antara keduanya.

Namun, perbedaannya sekarang sangat mencengangkan. Hanya satu minggu setelah Bucha dibebaskan dari invasi Rusia, ada kehidupan di kota itu lagi. Namun, di sini juga, gedung-gedung rusak, supermarket hancur, dan penghalang jalan adalah pengingat akan pertempuran baru-baru ini.

Sementara itu, banyaknya mayat yang bergelimpangan di jalanan Bucha masih segar dalam ingatan, tidak hanya bagi penduduk kota, tetapi juga bagi orang-orang di seluruh dunia. Andriy Nebytov dari Kepolisian Nasional, wilayah Kyiv, mengatakan kepada wartawan bahwa sejauh ini 40 orang telah ditemukan di sebuah kuburan massal di samping gereja.

Seorang pegawai kotamadya mendapat izin dari pasukan Rusia untuk mengumpulkan mayat-mayat dari jalanan kota. "Kami sekarang menyerahkan mayat-mayat itu kepada ahli forensik," kata Nebytov.

"Banyak yang mengalami luka tembak di kepala atau di tubuh mereka. Kita dapat mengatakan bahwa mereka menjadi sasaran dan ditembak dengan senapan mesin atau senapan sniper."

Kepolisian mengatakan, kecuali dua personel militer, yang tewas adalah warga sipil laki-laki dan perempuan dengan usia yang berbeda.

"Selain 40 mayat ini, lebih dari 400 jenazah dari seluruh wilayah Kyiv telah dibawa ke lembaga forensik," kata Nebytov. "Lebih dari 360 di antaranya berasal dari Bucha, Hostomel, dan Irpin." (ha/pkp)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cukur Kamboja 5-1, Timnas Indonesia Belum Aman: Skenario Lolos Semifinal Piala AFF 2026 Masih Rumit

Cukur Kamboja 5-1, Timnas Indonesia Belum Aman: Skenario Lolos Semifinal Piala AFF 2026 Masih Rumit

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:57 WIB

Profil Hendi Prio Santoso: Dari Dirut PGN, MIND ID Hingga Resmi Jadi Koruptor

Profil Hendi Prio Santoso: Dari Dirut PGN, MIND ID Hingga Resmi Jadi Koruptor

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:56 WIB

Daftar Harga Mobil Listrik BYD 2026: Cek Budget Kamu Mulai Rp199 Juta Sampai Rp750 Juta

Daftar Harga Mobil Listrik BYD 2026: Cek Budget Kamu Mulai Rp199 Juta Sampai Rp750 Juta

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:55 WIB

Saat Biaya Logistik Ditekan, Pelaku Industri Beralih ke Layanan Distribusi Terintegrasi

Saat Biaya Logistik Ditekan, Pelaku Industri Beralih ke Layanan Distribusi Terintegrasi

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:49 WIB

Seperti Pesawat Jatuh! Kesaksian Horor Ledakan di AEON Mall yang Tewaskan 2 Orang

Seperti Pesawat Jatuh! Kesaksian Horor Ledakan di AEON Mall yang Tewaskan 2 Orang

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:43 WIB

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:41 WIB

Aplikasi Snapboost Ditutup, Modusnya Berikan Suka di Media Sosial Bikin Uang Raib

Aplikasi Snapboost Ditutup, Modusnya Berikan Suka di Media Sosial Bikin Uang Raib

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:38 WIB

Rudal Balistik Iran Hantam Pasukan AS, Timur Tengah di Ambang Perang Besar

Rudal Balistik Iran Hantam Pasukan AS, Timur Tengah di Ambang Perang Besar

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:35 WIB

Anomali Harga Minyak, Mengapa Tidak Melonjak Meski Timur Tengah Memanas?

Anomali Harga Minyak, Mengapa Tidak Melonjak Meski Timur Tengah Memanas?

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:34 WIB

Bos BCA Titip Pesan Buat Calon Gubernur Bank Indonesia Baru, Apa Isinya?

Bos BCA Titip Pesan Buat Calon Gubernur Bank Indonesia Baru, Apa Isinya?

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:29 WIB

Terkini

Usai Aksi Warga, Wali Kota Solo Perintahkan Pemeriksaan SCMPP dan Dampak Lingkungan Putri Cempo

Usai Aksi Warga, Wali Kota Solo Perintahkan Pemeriksaan SCMPP dan Dampak Lingkungan Putri Cempo

Surakarta | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:17 WIB

Piala Presiden 2026: Shin Tae-yong Senyum Lebar, Persija Imbangi Port FC Usai Tertinggal Dua Gol

Piala Presiden 2026: Shin Tae-yong Senyum Lebar, Persija Imbangi Port FC Usai Tertinggal Dua Gol

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:15 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Peringatkan Bahaya Dominasi Militer, Sebut Demokrasi dan HAM Terancam

Koalisi Masyarakat Sipil Peringatkan Bahaya Dominasi Militer, Sebut Demokrasi dan HAM Terancam

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:08 WIB

Waktu untuk Tidak Menikah dan Alasan yang Menyertainya

Waktu untuk Tidak Menikah dan Alasan yang Menyertainya

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:00 WIB

Maling Rp1,2 Miliar di Kalideres Tertangkap, Hasil Kejahatan Tinggal Rp200 Juta

Maling Rp1,2 Miliar di Kalideres Tertangkap, Hasil Kejahatan Tinggal Rp200 Juta

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 17:59 WIB

Doli Golkar Pertanyakan OTT Kepala Daerah Tiap Pekan: Ada Skenario Parade Korupsi?

Doli Golkar Pertanyakan OTT Kepala Daerah Tiap Pekan: Ada Skenario Parade Korupsi?

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 17:58 WIB

Akselerasi Layanan Zero Down Time di GIIAS 2026, Mitsubishi Fuso: Roda Bisnis Harus Terus Berputar

Akselerasi Layanan Zero Down Time di GIIAS 2026, Mitsubishi Fuso: Roda Bisnis Harus Terus Berputar

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 17:55 WIB

Bidik World Athletics Label, PB PASI Puji PLN Electric Run 2026

Bidik World Athletics Label, PB PASI Puji PLN Electric Run 2026

Sport | Rabu, 29 Juli 2026 | 17:55 WIB

Promo Diskon Grab Sepanjang Agustus 2026, Syaratnya Jadi Nasabah BRI

Promo Diskon Grab Sepanjang Agustus 2026, Syaratnya Jadi Nasabah BRI

Bri | Rabu, 29 Juli 2026 | 17:54 WIB

Balsa Sekulic Terpukau Atmosfer Bobotoh, Siap Kejar Gol Perdana Bersama Persib

Balsa Sekulic Terpukau Atmosfer Bobotoh, Siap Kejar Gol Perdana Bersama Persib

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 17:53 WIB

×