facebook

Saksi Raihan Ungkap Detik-detik Kakek Wiyanto Sebelum Tewas: Dikejar Massa, Diteriaki Maling, Mobil Dirusak

Bangun Santoso | Yosea Arga Pramudita
Saksi Raihan Ungkap Detik-detik Kakek Wiyanto Sebelum Tewas: Dikejar Massa, Diteriaki Maling, Mobil Dirusak
Empat saksi dihadirkan JPU dalam sidang dakwaan terhadap enam terdakwa pengeroyokan yang menewaskan kakek Wiyanto Halim di PN Jakarta Timur, Senin (18/4/2022). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Raihan mengaku awalnya nongkrong ketika mobil kakek Wiyanto Halim melintas dikejar massa dan diteriaki maling

Suara.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan saksi dalam sidang kasus pengeroyokan terhadap kakek Wiyanto Halim (89), korban pengeroyokan hingga tewas di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (18/4/2022). Mereka adalah Muhammad Raihan dan Chandra.

Dalam kesaksiannya, pada saat kejadian, yakni Minggu (23/1/2022) dini hari, Raihan ikut mengejar Wiyanto yang diteriaki sebagai maling. Semula, Raihan sedang asyik nongkrong bersama terdakwa Zulfikar dan Tria Julian di sebuah warung di kawasan Cipinang Muara.

Raihan mengatakan, saat itu melintas sebuah mobil yang kaca depannya sudah dalam kondisi retak. Tidak jauh dari mobil tersebut, ada sekitar empat unit sepeda motor yang sedang mengejar.

‌"lagi nongkrong mobil lewat tapi kaca depannya retak, di belakang itu ada empat motor atau empat orang gitu dibelakang itu teriak maling sambil ngejar pakai motor, setau saya empat motor," kata Raihan di ruang sidang utama, Senin sore.

Melihat situasi tersebut, Raihan, Zulfikar, dan Tria yang sedang asyik nongkrong terpancing dan ikut mengejar mobil yang dikemudikan oleh Wiyanto tersebut. Saat itu, Raihan berboncengan dengan terdakwa Zulfikar.

‌"Saya ngikut semua, saya sama Zulfikar tapi saya yang bawa motor. Yang nongkrong tadi ngejar semua ‌sampai ke TKP," ucap dia.

Baca Juga: 6 Terdakwa Pengeroyok Kakek Wiyanto Halim Didakwa Lakukan Kekerasan dan Perusakan Barang

Selama proses pengejaran, kata Raihan, massa ada yang menimpuk mobil Wiyanto. Sebagian massa lainnya ada yang meneriaki Wiyanto dengan sebutan maling.

Hingga pada akhirnya, antara pukul 02.00 dan 03.00 WIB, tepat di kawasan Pulokambing, Jakarta Timur, massa yang mengejar Wiyanto jumlahnya makin banyak. Raihan yang berboncengan dengan Zulfikar pun sempat memarkirkan kendaraannya.

Tidak lama berselang, Zulfikar langsung bergegas ke arah mobil Wiyanto yang sudah terhenti. Terdakwa Zulfikar menendang bemper mobil milik Wiyanto.

"Saya nyari parkiran. Zulfikar turun duluan, saya lihat dia menyentuh bemper depan pakai kaki," ucap dia.

Raihan mengaku, pada saat itu dirinya juga melihat terdakwa Muhammad Amar. Dalam peristiwa itu, Amar naik ke atas kap mobil dan menginjak-injak mobil Wiyanto.

Baca Juga: Selain Agenda Dakwaan, Anak-Menantu Almarhum Kakek Wiyanto Halim Akan Bersaksi di Sidang Perdana

"Saya lihat Muhammad Amar, naik ke atas mobil kap, terus injak-injak. ‌Kalau Tria Julian, dia tidak saya perhatikan karena di jalan tidak kelihatan (gelap)," ungkap Raihan.

Komentar