Suara.com - Putra diktator Filipina yang terguling Ferdinand Marcos memimpin dalam penghitungan suara tidak resmi dari pemilihan presiden Senin (09/05) kemarin.
Penghitungan tidak resmi menunjukkan bahwa Marcos Junior yang dikenal sebagai "Bongbong", telah melampaui 27,5 juta suara yang dibutuhkan untuk mayoritas, sekaligus menyiapkan panggung untuk kembalinya kekuasaan keluarga Marcos yang dulunya tak terpikirkan, 36 tahun setelah kemundurannya yang memalukan ke pengasingan setelah digulingkan oleh "kekuatan rakyat."
Marcos Jr memiliki 29,9 juta suara - dua kali lipat dari Leni Robredo, Wakil Presiden petahana negara itu - dengan 93,8 persen dari surat suara yang memenuhi syarat dihitung, menurut penghitungan tidak resmi Komisi Pemilihan Umum (COMELEC).
Jumlah pemilih sekitar 80 persen, dan hasil resminya diharapkan akan diketahui sekitar akhir bulan Mei.
Leni Robredo meminta pendukungnya untuk menerima hasil
Pemenangnya akan menjabat pada 30 Juni untuk masa jabatan tunggal enam tahun sebagai pemimpin Filipina yang terpukul keras oleh dua tahun wabah dan lockdown COVID-19.
Marcos belum mengklaim kemenangan dan menolak untuk merayakannya, sebaliknya menawarkan apa yang dia sebut pernyataan terima kasih.
"Saya harap Anda tidak akan bosan mempercayai kami," kata Marcos kepada para pendukungnya dalam sambutan yang disiarkan di Facebook, sebuah platform di jantung strategi kampanyenya.
"Ada banyak hal yang harus kami lakukan," katanya.
"Dan upaya sebesar ini tidak hanya melibatkan satu orang."
"Setiap usaha sebesar ini tidak melibatkan satu orang, ini melibatkan sangat, sangat banyak orang yang bekerja dengan cara yang sangat, sangat berbeda."
Banyak di antara jutaan pemilih Robredo marah dengan apa yang mereka lihat sebagai upaya kurang ajar oleh mantan keluarga pertama yang dipermalukan untuk menggunakan penguasaan media sosialnya untuk menemukan kembali narasi sejarah pada masa kekuasaannya.
Berbicara kepada para pendukungnya, Robredo mengatakan bahwa, terlepas dari kekhawatiran tentang proses pemilihan, penting untuk menerima hasilnya.
"Saya tahu tidak mudah bagi Anda untuk menerima angka-angka yang keluar dari hitungan cepat," katanya.
“Meskipun masih ada [suara] yang harus dihitung, meskipun masih ada pertanyaan tentang pemilihan ini yang perlu ditanggapi, suara rakyat semakin jelas.
"
Kumpulan Kuis Menarik
Komentar
Terkait
Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran
News | Rabu, 15 April 2026 | 10:52 WIB
Benarkah Gotong Royong Sudah Punah Terbunuh Individualisme dan Kesibukan Orang Kota?
Your Say | Rabu, 15 April 2026 | 10:51 WIB
Motor Matic Honda Terbaru Apa Saja? Ini 8 Tipe Paling Dicari
Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 10:46 WIB
Belanja di Malaysia Pakai QRIS BRImo, Langsung Dapat Cashback!
Bri | Rabu, 15 April 2026 | 10:42 WIB
LG Pamer Teknologi Zero Labour di InnoFest 2026, Rumah Pintar Serba Otomatis
Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 10:42 WIB
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:48 WIB
Jadwal Final Four Proliga 2026 di Semarang, Sajikan 8 Laga Penentuan
Sport | Rabu, 15 April 2026 | 10:37 WIB
Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat
Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 10:37 WIB
5 HP Honor 5G Terbaru, Spek Ideal Buat Multistasking Berat dan Produktivitas
Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 10:37 WIB
Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual
Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB
Terkini
Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran
News | Rabu, 15 April 2026 | 10:52 WIB
Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?
News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB