Ibu-ibu Korban Arisan Fiktif Laporkan Pasutri ke Polresta Surakarta, Kerugian Capai Rp 2 Miliar

Agatha Vidya Nariswari

Selasa, 10 Mei 2022 | 20:25 WIB
Ibu-ibu Korban Arisan Fiktif Laporkan Pasutri ke Polresta Surakarta, Kerugian Capai Rp 2 Miliar
Puluhan orang yang menjadi korban arisan fiktif secara online saat mengumpulkan bukti-bukti untuk diserahkan tim penyidik, di Mapolres Kota Surakarta, Selasa (10/5/2022). ANTARA/Bambang Dwi Marwoto.

Suara.com - Puluhan warga di Solo Raya melaporkan bahwa mereka telah menjadi korban arisan fiktif daring. Pelaku yang merupakan pasangan suami istri (pasutri) dilaporkan oleh para korban ke Mako Polres Kota Surakarta karena tidak memenuhi janjinya. Pelaku berinisial Br dan DU merupakan warga Mojosongo, Jebres, Solo.

Warga yang mayoritas ibu-ibu itu mengaku bahwa mereka menjadi korban arisan fiktif daring oleh pelaku yang merupakan pasutri Br dan Du tersebut dengan total kerugian mencapai Rp2 miliar.

Warga yang didominasi ibu-ibu korban arisan fiktif daring itu datang dari berbagai daerah di Solo Raya. Mereka mengaku rata-rata mengalami kerugian mulai jutaan hingga ratusan juta rupiah setiap orang. Mereka kemudian ditemui oleh Kasat Reskrim Polresta Surakarta Kompol Djohan Andika.

Menurut Kasat Reskrim Kompol Djohan Andika, pihaknya telah menerima pelaporan kasus arisan fiktif secara daring tersebut dengan nomor STBP/301/IV/2022/Reskrim.

Menurut Andika, pihaknya sudah ada laporan terkait korban arisan daring dengan korbannya sebanyak 40 orang. Pihaknya saat ini fokus pada jumlah korban. Polisi juga meminta kepada perwakilan korban untuk mendata biodata, nomor ponsel, sekaligus bukti transfer.

"Kasus saat ini, dalam proses penyelidikan dan pengumpulan bukti untuk menentukan langkah-langkah pidana dalam kasus itu," kata Andika.

Menurut Andika, kalau sudah ditemukan unsur pidana, polisi akan segera bertindak secara hukum terhadap terlapor. Polisi hingga ini belum menentukan tersangka.

Retno Jumiyati (31), warga Boyolali, salah satu korban menjelaskan dirinya mengikuti arisan diduga fiktif secara daring total kerugian mencapai Rp129,85 juta, pada periode Februari hingga April 2022.

Retno mengakui dirinya kebetulan yang terakhir lelang setiap harinya hampir Rp8 juta hingga Rp10 juta. Dirinya sebenarnya sudah pernah dapat tetapi tidak boleh menerima dan uang diputar lagi dilelang.

baca juga

Korban lainnya, Rubi (28), warga Boyolali, mengaku total kerugiannya mencapai sekitar Rp50 juta, sehingga dirinya bersama korban lainnya mendatangi Polresta Surakarta untuk mediasi melaporkan terlapor.

"Total korban yang ikut arisan fiktif cara daring itu, sebanyak 40 orang, dengan total kerugian mencapai sekitar Rp2 miliar," katanya.

Bahkan, korban sebelum sempat mendatangi Polresta Surakarta, sudah beberapa kali melakukan mediasi dengan terlapor setelah sempat kabur ke Yogyakarta dan Bali. Namun, korban hanya diberikan janji-janji akan diganti rugi uang yang mencapai Rp2 miliar itu. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puluhan Korban Arisan Fiktif Geruduk Polresta Solo, Laporkan Pasutri Asal Jebres

Puluhan Korban Arisan Fiktif Geruduk Polresta Solo, Laporkan Pasutri Asal Jebres

Jawa Tengah | Selasa, 10 Mei 2022 | 19:53 WIB

Usai Banjir, BPBD Surakarta Minta Warga Waspada Cuaca Ekstrem Hingga Akhir Mei

Usai Banjir, BPBD Surakarta Minta Warga Waspada Cuaca Ekstrem Hingga Akhir Mei

Surakarta | Selasa, 10 Mei 2022 | 07:20 WIB

Penasaran Dress Bisa Turun Naik yang Viral, Pria Ini Beli dan Wujudnya Setelah Dicoba Bikin Ngakak

Penasaran Dress Bisa Turun Naik yang Viral, Pria Ini Beli dan Wujudnya Setelah Dicoba Bikin Ngakak

Jogja | Senin, 09 Mei 2022 | 11:46 WIB

Petugas Gerebek Rumah Lapak Pemakai Sabu, Rombongan Ibu-ibu Protes Minta Bandar Narkoba Ikut Ditangkap

Petugas Gerebek Rumah Lapak Pemakai Sabu, Rombongan Ibu-ibu Protes Minta Bandar Narkoba Ikut Ditangkap

Hits | Minggu, 08 Mei 2022 | 16:11 WIB

Video Ibu-ibu Menari Rejang Tiba-tiba Berubah Cenderung Erotis Jadi Sorotan, Begini Tanggapan PHDI Bali

Video Ibu-ibu Menari Rejang Tiba-tiba Berubah Cenderung Erotis Jadi Sorotan, Begini Tanggapan PHDI Bali

Bali | Minggu, 08 Mei 2022 | 15:34 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×