Jokowi Ditelepon Perdana Menteri Agar Dikirimkan Minyak Goreng, Khawatir Bakal Terjadi Krisis Sosial hingga Ekonomi

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Selasa, 14 Juni 2022 | 12:42 WIB
Jokowi Ditelepon Perdana Menteri Agar Dikirimkan Minyak Goreng, Khawatir Bakal Terjadi Krisis Sosial hingga Ekonomi
Presiden Joko Widodo atau Jokowi ditelepon Perdana Menteri agar dikirimkan minyak goreng. [Dok. Biro Pers Setpres/Lukas]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku ditelepon langsung oleh perdana menteri agar Indonesia mengirimkan stok minyak goreng. Namun, Jokowi ogah membeberkan nama perdana menteri tersebut.

"Dua hari yang lalu, malam, saya mendapatkan telepon dari Seorang perdana menteri nggak usah saya Sebutkan, beliau meminta-minta betul, Presiden Jokowi tolong dalam sehari dua hari ini, kirim yang namanya minyak goreng," ujar Jokowi dalam Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2022 di Istana Negara, Selasa (14/6/2022).

Jokowi menceritakan Perdana Menteri tersebut meminta pengiriman stok minyak goreng dari Indonesia karena persediaan dalam negerinya telah habis.

Bahkan jika stok minyak goreng tak dikirim, akan terjadi krisis sosial yang berujung pada krisis politik di negara PM tersebut. Ia mencontohkan krisis yang telah terjadi di Sri Lanka.

"Stok kami betul-betul sudah habis dan kalau barang ini tidak datang akan terjadi krisis sosial, ekonomi, yang berujung juga pada krisis politik, dan itu sudah terjadi di negara yang namanya Sri Lanka," tutur dia.

Dalam kesempatan tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menyampaikan Bank Dunia (IMF) memperkirakan sekitar 60 negara yang ekonominya akan ambruk. Dari 60 negara, 40 negara negara kata dia, dipastikan ambruk ekonominya.

"Bank Dunia, IMF menyampaikan bahwa akan ada kurang lebih 60 negara yang akan ambruk ekonominya, yang 40 diperkirakan pasti. Inilah ketidakpastian yang tadi saya sampaikan," ucap dia.

Karena itu Jokowi mengingatkan semua jajaran baik di pusat atau daerah, harus memiliki kepekaaan dan sense of crisis.

"Kerja sekarang ini tidak bisa hanya makronya, tidak bisa. Mikronya, detail harus tahu. Inilah yang sering saya sampaikan ke pak Ateh, Pak kepala BPKP, Pak detail ini di cek, pak detail ini tolong saya dibantu, untuk apa, policynya Jangan sampai keliru," tutur Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi menceritakan dirinya kerap menyampaikan kepada jajarannya bahwa situasi saat ini adalah situasi yang tak mudah, karena ketidakpastian global.

Semua negara kata Jokowi, tengah mengalami ancaman krisis pangan, ancaman krisis energi, ancaman kenaikan inflasi.

"Sampai saat ini, ini baru awal-awal. Oleh sebab itu, kita semuanya betul-betul harus menyiapkan diri mengenai ini," papar Jokowi.

Terkait hal itu, Jokowi juga meminta kepada jajaran untuk menyiapkan dan mengkalkukasinya.

"Pangan harus betul-betul disiapkan betul. Energi betul-betul harus dikalkulasi betul, karena separuh dari energi kita itu impor dan kita ini negara besar pangannya juga butuh pangan yang besar, energinya juga butuh energi yang besar, baik untuk kendaraan, maupun untuk industri, untuk rumah tangga dan lain-lainnya," kata dia.

"Tetapi ancaman krisis pangan, ini juga bisa kita jadikan peluang karena lahan kita yang besar, banyak yang belum dimanfaatkan, banyak yang belum produktif," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Ungkap Kementerian hingga Pemda Ogah Beli Produk Dalam Negeri: Spek Gak Pas, Kualitas Gak Baik, Alasannya Banyak!

Jokowi Ungkap Kementerian hingga Pemda Ogah Beli Produk Dalam Negeri: Spek Gak Pas, Kualitas Gak Baik, Alasannya Banyak!

News | Selasa, 14 Juni 2022 | 11:56 WIB

Murka! Jokowi: Uang Rakyat Dipakai Belanja Produk Impor, Bodoh Sekali Kita

Murka! Jokowi: Uang Rakyat Dipakai Belanja Produk Impor, Bodoh Sekali Kita

News | Selasa, 14 Juni 2022 | 11:07 WIB

Kencang Kabar Presiden Jokowi akan Reshuffle Kabinet, Ini Respons Pihak Istana

Kencang Kabar Presiden Jokowi akan Reshuffle Kabinet, Ini Respons Pihak Istana

Lampung | Selasa, 14 Juni 2022 | 10:58 WIB

Heboh Isu Reshuffle Kabinet, Begini Respons Seskab Jokowi

Heboh Isu Reshuffle Kabinet, Begini Respons Seskab Jokowi

News | Selasa, 14 Juni 2022 | 10:52 WIB

Kabarnya Jokowi Reshuffle Kabinet Rabu Besok, Seskab Pramono Anung: Presiden Mau Ganti Kapan Saja Ya Terserah

Kabarnya Jokowi Reshuffle Kabinet Rabu Besok, Seskab Pramono Anung: Presiden Mau Ganti Kapan Saja Ya Terserah

News | Selasa, 14 Juni 2022 | 10:50 WIB

Abu Janda Murka, Tak Terima Roy Suryo Unggah Foto Patung Buddha Diedit dengan Wajah Presiden Jokowi

Abu Janda Murka, Tak Terima Roy Suryo Unggah Foto Patung Buddha Diedit dengan Wajah Presiden Jokowi

Surakarta | Selasa, 14 Juni 2022 | 10:23 WIB

Terkini

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:45 WIB

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:15 WIB

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:14 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:36 WIB

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:29 WIB

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:06 WIB

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:00 WIB

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:58 WIB