facebook

Cerita Politisi PSI Raja Juli Antoni Dipanggil Jokowi dengan Mendadak Jelang Reshuffle Kabinet

Pebriansyah Ariefana | Ria Rizki Nirmala Sari
Cerita Politisi PSI Raja Juli Antoni Dipanggil Jokowi dengan Mendadak Jelang Reshuffle Kabinet
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni (Antara)

Antoni bertemu dengan Presiden Joko Widodo pada Selasa sore (14/6) kemarin setelah dipanggil cukup mendadak sekira pukul 17.30 WIB.

Suara.com - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni mengaku dipanggil mendadak oleh Presiden Jokowi ke Istana Kepresidenan kemarin. Antoni disebut-sebut bakal jadi wakil menteri.

Namun Antoni enggan mengungkapkan maksud pemanggilan Presiden Jokowi itu.

"Kemarin sore dipanggil. Etisnya biar Pak Presiden yang umumkan. Nanti kita dengar presiden ya," kata dia yang tampil dalam busana resmi sipil lengkap dengan peci hitam, kepada awak media,

Antoni bertemu dengan Presiden Joko Widodo pada Selasa sore (14/6) kemarin setelah dipanggil cukup mendadak sekira pukul 17.30 WIB.

Baca Juga: Heboh Disebut Bakal Dilantik jadi Wamen, Saras Keponakan Prabowo Ngaku Hari Ini Sibuk Urus Anak di Rumah

Nama dia mencuat dan disebut-sebut bakal ditunjuk sebagai wakil menteri Agraria dan Tata Ruang/wakil kepala Badan Pertanahan Nasional.

Saat ini jabatan itu diduduki politisi lain PSI, Surya Tjandra, yang berlatar pegiat di Lembaga Bantuan Hukum.

Saat ditanya apakah dia akan masuk Kabinet Indonesia Maju mewakili PSI atau Muhammadiyah, dia tak menampik keduanya,

"Ya saya orang PSI. Saya orang Muhammadiyah."

Para tokoh sudah berkumpul di Istana Kepresidenan Jakarta, di antaranya Surya Paloh, Megawati Soekarnoputri, Muhaimin Iskandar, Suharso Monoarfa, Airlangga Hartarto, Prabowo Subianto, dan Zulkifli Hasan, dan mereka berkumpul di salah satu ruangan Istana Kepresidenan dan disambut Presiden Joko Widodo. (Antara)

Baca Juga: Mendadak Ditelepon Istana, Raja Juli PSI Ogah Umbar Jabatan Baru: Biar Pak Presiden yang Umumkan

Komentar