Bocah 4 Tahun Diculik Rekan Bisnis Ibunya di Stasiun Manggarai

Erick Tanjung, Yosea Arga Pramudita

Jum'at, 24 Juni 2022 | 17:49 WIB
Bocah 4 Tahun Diculik Rekan Bisnis Ibunya di Stasiun Manggarai
Seorang bocah berusia 4 tahun menjadi korban penculikan di kawasan Stasiun Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/6). [Ist]

Suara.com - Seorang bocah berusia 4 tahun menjadi korban penculikan di kawasan Stasiun Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/6). Beberapa jam berselang, korban berhasil ditemukan di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.

Pelaku penculikan diduga merupakan rekan bisnis ibu korban yang baru saja dikenal melalui jejaring media sosial. Perkenalan antara ibu korban, E (32) dan pelaku penculikan berinisial GN (30) baru satu tahun.

"Ada seorang ibu-ibu merasa kehilangan anak umur 4 tahun yang diduga pelaku adalah orang yang tidak dikenal teman dari ibu, baru setahun kenal lewat medsos," kata Kapolsek Metro Tebet, Kompol Chitya Intania di Mapolsek Metro Tebet, Jumat (24/6/2022).

Kasus bermula saat E dan GN janjian untuk bisnis jual beli ponsel genggam. Maka, berangkatlah E yang membawa anaknya dengan GN dari Stasiun Bogor menuju Stasiun Jakarta Kota.

Chitya melanjutkan, pelaku kemudian mengarahkan E untuk turun sejenak di Stasiun Manggarai. Alasannya, pelaku meminta E untuk menunaikan ibadah salat dzuhur.

"Namun dengan arahan pelaku, mereka turun di Stasiun Manggarai dengan tujuan salat dzuhur dulu. Dengan alasan itu si ibu disuruh salat tapi anaknya dipegang pelaku," jelas Chitya.

Selain menitipkan sang anak kepada pelaku, E juga menitipkan tas yang berisi ponsel genggam dan uang tunai sebesar Rp500 ribu.

Selesai salat, E mendapati sang anak dan pelaku sudah tidak ada. Bahkan, E juga sempat berkeliling di kawasan Stasiun Manggarai.

"Dan menghubungi sekuriti dari Stasiun kereta api Manggarai, dari pihak stasiun dan jajarannya membantu mencari anak tersebut," sambung Chitya.

baca juga

Menerima laporan itu, pihak Stasiun Manggarai kemudian menghubungi jajaran Polsek Metro Tebet. Laporan kepada pihak kepolisian tersebut dibuat sekitar pukul 17.00 WIB.

Hanya dua jam berselang, kepolisian menemukan keberadaan sang bocah di Fun World, Plaza Kalibata. Pihak karyawan Plaza Kalibata membenarkan adanya informasi seorang anak yang terpisah dari ibunya.

"Kemudian kami temukan, anak itu ternyata benar. Ibunya menyatakan itu benar adalah anaknya," jelas Chitya.

Saat ini, polisi masih dalam rangka penyelidikan guna memburu pelaku penculikan. Pasalnya ketika sang bocah ditemukan, pelaku sudah tidak berada di lokasi kejadian.

"Untuk pelaku, kami masih dalam lidik. Karena pada saat di TKP Mal Kalibata, pelaku kami cari, tidak ada. Tapi tetap kami kejar, kami cari, kami ungkap, untuk supaya tidak terulang lagi kejadian seperti ini."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tim Kreatif Holywings Diperiksa, Buntut Miras Gratis untuk Nama Muhammad dan Maria

Tim Kreatif Holywings Diperiksa, Buntut Miras Gratis untuk Nama Muhammad dan Maria

Riau | Jum'at, 24 Juni 2022 | 17:38 WIB

Momen Irjen Napoleon dan M Kece Berpelukan saat Hakim Minta Reka Ulang Momen di Video

Momen Irjen Napoleon dan M Kece Berpelukan saat Hakim Minta Reka Ulang Momen di Video

Video | Kamis, 23 Juni 2022 | 19:05 WIB

Pelaku Jambret Anak di Jatinegara Ditangkap Polisi

Pelaku Jambret Anak di Jatinegara Ditangkap Polisi

News | Kamis, 23 Juni 2022 | 17:53 WIB

Terkini

Balas Kematian Warga Sipil, Iran Serang Fasilitas Militer AS di Dua Negara Teluk

Balas Kematian Warga Sipil, Iran Serang Fasilitas Militer AS di Dua Negara Teluk

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:31 WIB

KPK Dalami Dugaan Gratifikasi di MPR, Ma'ruf Cahyono Kembali Diperiksa

KPK Dalami Dugaan Gratifikasi di MPR, Ma'ruf Cahyono Kembali Diperiksa

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:28 WIB

Disrupsi AI: Bagaimana Teknologi Bisa Tingkatkan Kemampuan Berbahasa

Disrupsi AI: Bagaimana Teknologi Bisa Tingkatkan Kemampuan Berbahasa

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:22 WIB

Jejak Karier Febrie Adriansyah, Dari Jaksa di Jambi Hingga Jadi Jampidsus yang Dijaga Ketat TNI

Jejak Karier Febrie Adriansyah, Dari Jaksa di Jambi Hingga Jadi Jampidsus yang Dijaga Ketat TNI

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:17 WIB

Kebakaran TPA Jatiwaringin Ungkap Risiko Timbunan Sampah, Begini Penjelasan Peneliti BRIN

Kebakaran TPA Jatiwaringin Ungkap Risiko Timbunan Sampah, Begini Penjelasan Peneliti BRIN

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:07 WIB

DPR Warning Keras, Tak Boleh Ada Pihak Intervensi Kasus Korupsi Batu Bara

DPR Warning Keras, Tak Boleh Ada Pihak Intervensi Kasus Korupsi Batu Bara

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:57 WIB

Menag Perketat Syarat Jadi Kyai dan Pesantren Usai Marak Kasus Pelecehan

Menag Perketat Syarat Jadi Kyai dan Pesantren Usai Marak Kasus Pelecehan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:48 WIB

Uang yang Disita KPK dari Bupati Kuansing Ternyata Bagian dari 'Kembalian' Menhut Raja Juli

Uang yang Disita KPK dari Bupati Kuansing Ternyata Bagian dari 'Kembalian' Menhut Raja Juli

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:38 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus, Pengamat Nilai Batas Ranah Sipil dan Militer Mulai Kabur

TNI Jaga Rumah Jampidsus, Pengamat Nilai Batas Ranah Sipil dan Militer Mulai Kabur

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:27 WIB

Santri Korban Pembakaran di Ponpes Lombok Alami Trauma Berat, Sering Teriak dan Halusinasi

Santri Korban Pembakaran di Ponpes Lombok Alami Trauma Berat, Sering Teriak dan Halusinasi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:26 WIB

×