Artinya: "Aku niat sholat sunat Idul Adha dua rakaat menjadi makmum karena Allah Ta’ala."
Tata Cara Sholat Idul Adha
Idul Adha dilaksanakan sebanyak dua rakaat, dengan 7 takbir pada rakaat pertama dan 5 takbir pada rakaat kedua. Berikut ini tata cara sholat Idul Adha sesuai dengan sunnah:
1. Membaca niat sholat Idul Adha baik dilafalkan dilisan maupun di dalam hati
2. Lakukan takbiratul ihram (Allahu Akbar) dengan mengangkat kedua tangan
3. Membaca doa iftitah
4. Lakukan gerakan takbir sebanyak 7 kali pada rakaat pertama, di luar takbiratul ikhram. Di sela-sela takbir pada saat sholat Idul Adha umat muslim membaca:
“Subhanallah, walhamdulillah, wala ilaha illallah, wallahu akbar, wa la haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil azhim.”
Artinya: Maha Suci Allah, segala puji bagi-Nya, tiada tuhan selain Dia, Allah Maha Besar, dan tiada daya serta upaya selain berkat pertolongan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.
5. Kemudian dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah
6. Membaca salah satu surat pendek
7. Rukuk dengan membaca doanya
8. I'tidal dan melafalkan doanya
9. Sujud dan membaca doanya
10. Duduk di antara dua sujud
11. Sujud kedua
12. Setelah itu bangun untuk mengerjakan rakaat kedua
13. Lakukan takbir seperti rakaat pertama sebelum membaca Al-Fatihah sebanyak 5 kali dengan membaca doa seperti takbir di rakaat pertama
14. Setelah selesai sujud kedua pada rakaat terakhir, dilanjut dengan tasyahud akhir
15. Akhiri dengan salam
Waktu Pelaksanaan Sholat Idul Adha
Dalam menjalankan sholat Idul Adha secara jamaah, biasanya juga akan ada kutbah yang sampaikan. Sholat Idul Adha dilaksanakan lebih awal dibandingkan dengan sholat Idul Fitri.
Jika biasanya sholat Idul Fitri dilaksanakan sekitar pukul 07.00 maka sholat Idul Adha dapat dilksanakan lebih pagi sekitar pukul 06.30 waktu setempat. Hal ini karena setelah sholat Idul Adha akan dilanjutkan untuk kegiatan penyembelihan dan pembagian hewan kurban.
Itu tadi niat sholat Idul Adha lengkap dengan tata cara dan waktu pelaksanaannya. Karena hanya terjadi sekali dalam setahun, maka sebagai seorang muslim yang beriman hendaknya kita menjalankan sunnah Nabi ini.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari