Menlu Australia Membantah Spekulasi Aksi Walk Out Bila Menlu Rusia Pidato

Siswanto, ABC

Jum'at, 08 Juli 2022 | 21:07 WIB
Menlu Australia Membantah Spekulasi Aksi Walk Out Bila Menlu Rusia Pidato
Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong berbicara dalam konferensi pers selama pertemuannya dengan Menlu Malaysia Saifuddin Abdullah di Putrajaya, Malaysia, 28 Juni 2022. (Kemlu Malaysia/Huzaini Mat Hussin/HO via Reuters/a)

Suara.com - Pertemuan Puncak Menteri Luar Negeri G20 akan digelar di Bali, Jumat (8/07) sore, mempertemukan untuk pertama kalinya para Menlu sejak perang Rusia-Ukraina dimulai pada akhir Februari.

Menlu RI Retno Marsudi hari Kamis menegaskan, sebagai tuan rumah, Indonesia ingin memastikan terciptanya "suasana yang nyaman bagi semua pihak" dan berharap forum ini dapat menciptakan kemajuan dalam mengakhiri perang. 

Isu perang Ukraina tampaknya tidak terelakkan dan akan memanaskan suasana forum.

Sebelumnya, Menlu Amerika Serikat, Menlu Australia, dan Menlu negara-negara Eropa, menyatakan forum ini tidak akan berlangsung "seperti biasanya", namun mereka tak mengatakan apa yang mungkin terjadi.

Invasi Rusia ke Ukraina telah membayang-bayangi kepemimpinan Indonesia atas G20 tahun ini, bahkan sempat muncul spekulasi boikot dari beberapa negara serta dan walk out Menteri Keuangan sejumlah negara saat bertemu di Washington pada bulan April.

"Pertemuan ini adalah yang pertama kalinya, sejak 24 Februari, di mana semua aktor utama duduk di ruangan yang sama," kata Menlu Retno, merujuk pada saat dimulainya invasi Rusia.

Sikap AS dan Australia

Menurut laporan kantor berita Reuters, seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS pada hari Kamis (07/07) menegaskan pentingnya mencegah "gangguan atau interupsi" pada agenda G20.

Namun pejabat itu menambahkan, tidak ada yang bisa melegitimasi tindakan "brutal" Rusia terhadap Ukraina.

Menlu Australia Penny Wong pada hari Kamis menggambarkan tindakan Rusia sebagai "ilegal, tidak adil dan tidak bermoral".

baca juga

Menlu Wong kemungkinan akan mengulangi seruannya agar negara seperti China dapat menggunakan pengaruhnya atas Rusia untuk mengakhiri perang di Ukraina.

Dia dijadwalkan bertemu dengan Menlu China, Wang Yi, di sela-sela pertemuan puncak G20 pada Jumat (08/07) hari ini. Itu akan menjadi pertemuan pertama Menlu Australia dan Menlu China sejak 2019.

Sejumlah pengamat menyebut pertemuan ini adalah pertanda hubungan Australia dan China mulai mencair.

Spekulasi aksi walk out

Invasi Rusia ke Ukraina dan blokade ekspor bahan pangan dari pelabuhan negara itu diperkirakan akan menjadi isu yang membayangi pertemuan puncak para Menlu G20 hari Jumat ini.

Dalam pertemuan bilateral dengan Menlu China, Wang Yi, di Bali pada hari Kamis, Menlu Rusia, Sergei Lavrov memuji sikap Beijing dan mengecam negara-negara Barat yang disebutnya "terang-terangan sangat agresif."

Kehadiran Menlu Rusia, Sergei Lavrov, bisa menimbulkan keretakan di antara peserta pertemuan.

Ada spekulasi bahwa Menlu beberapa negara dapat melakukan aksi walk out saat Menlu Lavrov dijadwalkan menyampaikan pidatonya.

Namun, Menlu Australia Penny Wong telah mengindikasikan bahwa hal itu tidak mungkin dilakukan.

"Kami tentu bermaksud menggunakan pertemuan ini — bukannya meninggalkan pertemuan — jadi menggunakannya untuk menyoroti apa yang telah dilakukan Rusia," kata Menlu Wong.

Sementara Menlu AS, Anthony Blinken, diperkirakan akan menuntut negara-negara lain menekan Rusia untuk membuka kembali jalur laut dan mengizinkan ekspor pangan dari Ukraina, serta memperbarui peringatan ke China untuk tidak mendukung Rusia.

Menjelang pertemuan puncak Menlu G20, Menlu Jerman, Annalena Baerbock, juga menuntut Rusia tidak dibolehkan memanfaatkan forum ini sebagai panggungnya.

Seorang pejabat menyebut Jepang juga akan menyampaikan keprihatinannya tentang perang Ukraina, tapi menambahkan tidak ada keputusan tentang aksi walk out atas Menlu Rusia.

Rusia menyebut invasinya ke Ukraina sebagai "operasi militer khusus", telah menyebabkan guncangan pada perekonomian global.

Blokade ekspor gandum Ukraina dan sanksi terhadap minyak dan gas Rusia telah mendorong krisis pangan di sejumlah negara dan lonjakan inflasi global.

Agenda hari Jumat termasuk pertemuan tertutup dengan Menlu negara G20 termasuk China, India, Amerika Serikat, Brasil, Inggris, Kanada, Jepang, Afrika Selatan, serta pembicaraan bilateral di sela-sela forum.

Menteri luar negeri Ukraina diperkirakan akan berbicara dalam pertemuan itu secara virtual.

ABC/Reuters

Diproduksi oleh Farid Ibrahim untuk ABC Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo: Indonesia Anggota G20, Tak Pantas Masih Ada Rakyat yang Lapar

Prabowo: Indonesia Anggota G20, Tak Pantas Masih Ada Rakyat yang Lapar

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Gibran Wakili Prabowo di Forum KTT G20, DPR: Jangan Cuma Hadir, Tapi Ikut Dialog

Gibran Wakili Prabowo di Forum KTT G20, DPR: Jangan Cuma Hadir, Tapi Ikut Dialog

News | Jum'at, 21 November 2025 | 18:06 WIB

Gibran Wakilkan Pidato Presiden di KTT G20, Ini Alasan Prabowo Tak Pergi ke Afrika Selatan

Gibran Wakilkan Pidato Presiden di KTT G20, Ini Alasan Prabowo Tak Pergi ke Afrika Selatan

News | Jum'at, 21 November 2025 | 13:58 WIB

Hadiri KTT G20 di Afsel, Gibran akan Berpidato di Depan Pemimpin Dunia

Hadiri KTT G20 di Afsel, Gibran akan Berpidato di Depan Pemimpin Dunia

News | Jum'at, 21 November 2025 | 13:42 WIB

Presiden Ramaphosa Puji Indonesia: Sekutu Setia Sejak Era Anti-Apartheid!

Presiden Ramaphosa Puji Indonesia: Sekutu Setia Sejak Era Anti-Apartheid!

Your Say | Kamis, 23 Oktober 2025 | 14:29 WIB

Bos BI Sebut Negara Anggota G20 Mau Pulihkan Ekonomi Dunia

Bos BI Sebut Negara Anggota G20 Mau Pulihkan Ekonomi Dunia

Bisnis | Senin, 21 Juli 2025 | 14:26 WIB

Sri Mulyani Serukan Globalisasi yang Adil di Forum G20

Sri Mulyani Serukan Globalisasi yang Adil di Forum G20

Bisnis | Jum'at, 18 Juli 2025 | 19:24 WIB

Review Film G20: Aksi Heroik Seorang Presiden dalam Menyelamatkan Dunia

Review Film G20: Aksi Heroik Seorang Presiden dalam Menyelamatkan Dunia

Your Say | Jum'at, 25 April 2025 | 07:58 WIB

Review Film G20: Aksi Heroik di Tengah Diplomasi dan Krisis Global

Review Film G20: Aksi Heroik di Tengah Diplomasi dan Krisis Global

Your Say | Selasa, 15 April 2025 | 12:40 WIB

5 Rekomendasi Film Sambut Akhir Pekan, Ada A Minecraft Movie hingga G20

5 Rekomendasi Film Sambut Akhir Pekan, Ada A Minecraft Movie hingga G20

Your Say | Sabtu, 12 April 2025 | 11:35 WIB

Terkini

ISPA di Sumsel Tembus 52.483 Kasus, September Jadi yang Terburuk dan Kian Mengkhawatirkan

ISPA di Sumsel Tembus 52.483 Kasus, September Jadi yang Terburuk dan Kian Mengkhawatirkan

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:07 WIB

PSSI Murka! Rombongan Persib U-18 Diserang, Yunus Nusi Desak Pelaku Dihukum Berat

PSSI Murka! Rombongan Persib U-18 Diserang, Yunus Nusi Desak Pelaku Dihukum Berat

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Semen Gresik Kenalkan Dunia Kerja Industri kepada Puluhan Mahasiswa Prodi Fisika UAD Yogyakarta

Semen Gresik Kenalkan Dunia Kerja Industri kepada Puluhan Mahasiswa Prodi Fisika UAD Yogyakarta

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:01 WIB

Friendship Recession: Kenapa Cari Sahabat Dewasa Itu Sulit?

Friendship Recession: Kenapa Cari Sahabat Dewasa Itu Sulit?

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Wardah Sunscreen Moisturizer SPF 35 untuk Kulit Apa? Ini Panduannya agar Tak Salah Pilih

Wardah Sunscreen Moisturizer SPF 35 untuk Kulit Apa? Ini Panduannya agar Tak Salah Pilih

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Duh! Pipa PDAM Putus Terdampak Proyek Jembatan, Warga Surabaya Antre Air Bersih

Duh! Pipa PDAM Putus Terdampak Proyek Jembatan, Warga Surabaya Antre Air Bersih

Jatim | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Menembus Tenda: Mengapa Safe Zone di Gaza Gagal Melindungi Sipil?

Menembus Tenda: Mengapa Safe Zone di Gaza Gagal Melindungi Sipil?

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:52 WIB

Sekolah Mahal Bukan Jaminan Anak Bebas Bullying, Orang Tua Perlu Lakukan Ini

Sekolah Mahal Bukan Jaminan Anak Bebas Bullying, Orang Tua Perlu Lakukan Ini

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Indonesia Resmi Tutup Ekspor Benih Lobster Selamanya

Indonesia Resmi Tutup Ekspor Benih Lobster Selamanya

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Ube Ternyata Bukan Ubi Ungu? Simak 3 Perbedaan Mendasarnya!

Ube Ternyata Bukan Ubi Ungu? Simak 3 Perbedaan Mendasarnya!

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:45 WIB

×