Catatan Merah Buat Pemerintah, Survei: Masyarakat Takut Menyatakan Pendapat, Aparat Makin Semena-mena

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 11 Juli 2022 | 20:57 WIB
Catatan Merah Buat Pemerintah, Survei: Masyarakat Takut Menyatakan Pendapat, Aparat Makin Semena-mena
Ilustrasi demokrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Hasil survei Lembaga Indikator Politik Indonesia menyatakan responden banyak yang menyatakan kondisi demokrasi di Indonesia kekinian masih tetap sama. Tapi responden memberikan catatan terhadap pemerintah soal demokrasi.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi menyampaikan, ada 38,4 persen responden yang mengatakan demokrasi di Indonesia masih tetap sama.

"Paling banyak mengatakan indonesia tetap sama-sama keadaannya tapi 29,1 persen yang mengatakan Indonesia lebih demokratis, dan ada 21,1 persen yang mengatakan Indonesia menjadi kurang demokratis," kata Burhanuddin dalam paparannya secara daring, Senin (11/7/2022).

Namun, Burhanuddin menyampaikan, ada indikator kebebasan sipil yang menurut respoden perlu diperbaiki. Memang menurutnya, ada beberapa poin positif yang harus diapresiasi dan masyarakat mengapresisai tetapi masyarakat memberikan persepsi yang relatif harus menjadi pekerjaan buat pemrrintah.

Menurutnya, dari surveinya kali ini ada 60 persen responden yang menyatakan takut untuk menyampaikan pendapat.

"Jadi pertanyaan yang wana kuning adalah setuju atau tidak setuju sekarang ini warga makin takut menyatakan pendapat? Jadi ada 23 plus 37 persen jadi ada 60 persen ada masyarakat yang menyatakan warga sekarang ini takut menyatakan pendapat," ungkapnya.

"Ada iklim kebebsan menyatakan pendapat yang mulai terganggu. Nah ini harus segera diatasi supaya masyarakat bebas menyatakan pendapatnya," katanya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan, ada 47 persen responden yang menyatakan sulit berdemontrasi dan aparat disebut semakin semena-mena.

"Kemudian ada juga poin sekarang ini warga makin sulit berdemontrasi ini yang setuju dengan pernyataan ini cukup besar. Sekarang ini aparat makin semena-mena menangkap warga yang berbeda piluhan itu juga ada 17 plus 30 persen 47 persen yang setuju dengan pendapat ini. Jadi indikator terkait terkait kebebsan sipil itu catatan merah dari responden," katanya.

baca juga

Untuk diketahui, survei Indikator Politik ini dilakukan pada periode 16-24 Juni 2024. Jumlah sampel survei ini mencapi 1.200 responden dengan metode multistage random sampling.

Margin of error dalam survei ini +/- 2,9 persen dan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penegakan Hukum Dapat Respons Positif, Survei Indikator Politik: Yang Sebut Baik-Sangat Baik Lebih Banyak

Penegakan Hukum Dapat Respons Positif, Survei Indikator Politik: Yang Sebut Baik-Sangat Baik Lebih Banyak

News | Senin, 11 Juli 2022 | 19:01 WIB

Survei SPIN: Cuma 9,7 Persen Publik Nyatakan Tak Puas Atas Kinerja Jokowi-Maruf

Survei SPIN: Cuma 9,7 Persen Publik Nyatakan Tak Puas Atas Kinerja Jokowi-Maruf

News | Jum'at, 08 Juli 2022 | 17:45 WIB

Survei SMRC: Mayoritas Masyarakat Indonesia Keberatan Hidup Berdampingan dengan Orang Yahudi

Survei SMRC: Mayoritas Masyarakat Indonesia Keberatan Hidup Berdampingan dengan Orang Yahudi

News | Kamis, 07 Juli 2022 | 14:46 WIB

Terkini

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 00:03 WIB

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×