Besok 15 Juli Matahari Akan Berada di Atas Kakbah, Waktu Tepat Untuk Cek Arah Kiblat

Farah Nabilla

Kamis, 14 Juli 2022 | 20:55 WIB
Besok 15 Juli Matahari Akan Berada di Atas Kakbah, Waktu Tepat Untuk Cek Arah Kiblat
Ilustrasi matahari di atas Kakbah. (Pixabay)

Suara.com - Fenomena alam matahari yang akan melintas di atas Kakbah akan terjadi pada Jumat (15/7/2022), tepat pada siang hari.

Kementerian Agama menyatakan, peristiwa matahari melintas tepat di atas Kakbah akan terjadi selama dua hari, yakni 15 dan 16 Dzulhijah atau 15 dan 16 Juli 2022.

Peristiwa langka ini sebelumnya juga pernah terjadi pada terjadi pada 28 Mei 2022 yang lalu.

Sementara itu, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) melalui akun instagramnya @lapan_ri menyatakan, fenomena ini terjadi ketika deklinasi matahari layak sama atau selisihnya kecil dengan lintang pengamat.

Matahari nantinya akan berada tepat di atas kepala pengamat saat tengah hari. Fenomena ini sering juga disebut Kulminasi Agung.

Secara astronomis, fenomena ini terjadi ketika deklinasi matahari atau selisih kecilnya dengan letak geografis Kakbah.

Kulminasi Agung ini dimanfaatkan untuk menentukan arah kiblat, karena terbilang sangat mudah dan murah.

Hasilnya juga akurat, bahkan lebih akurat dari pada menggunakan alat bantu seperti halnya kompas dan yang ditentukan secara alami menggunakan medan magnet alami.

Dikutip dari laman kemenag.go.id menurut Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama, Adib mengatakan,  fenomena deklinasi matahari ini sebut juga sebagai fenomena alam yang dikenal dengan istilah Rashadul Kiblah.

baca juga

Peristiwa ini dimanfaatkan untuk memverifikasi arah kiblat, sebeb ketika matahari melintas di atas Kakbah, bayangan semua benda yang terkena sinar matahari akan menunjuk lurus ke arah Kiblat.

“Rashdul qiblah bisa dimanfaatkan untuk memverifikasi arah kiblat. Peristiwa alam ini terjadi pada 27 dan 28 Mei 2022 pukul 16.18 WIB atau 17.18 WITA. Bayang-bayang benda yang berdiri tegak lurus, di mana saja, akan mengarah lurus ke Kakbah,” terang Adib beberapa waktu lalu.

Menurut Adib, ada beberapa tahapan yang perlu diperhatikan dalam proses verifikasi arah kiblat salah satunya dengan memastikan benda yang mejadi patokan harus benar-benar berdiri tegak lurus.

Beriku beberapa cara menentukan arah kiblat saat matahari melintas di atas Kakbah :

1.            Menentukan arah yang ingin diketahui arah kiblatnya, dengan mencari lokasi yang rata dengan matahari

2.            Gunakan benda atau tongkat yang lurus bisa juga menggunkan benang berbandul

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria Mengaku Jadi Dewa Matahari, Alami Gangguan Jiwa

Pria Mengaku Jadi Dewa Matahari, Alami Gangguan Jiwa

Poptren | Kamis, 14 Juli 2022 | 14:45 WIB

Sebarkan Ajaran Sesat, 7 Fakta Pria di Lebak Ngaku Sebagai Dewa Matahari

Sebarkan Ajaran Sesat, 7 Fakta Pria di Lebak Ngaku Sebagai Dewa Matahari

News | Kamis, 14 Juli 2022 | 14:30 WIB

Akhir Perjalanan Pria Bekasi Mengaku Jadi Dewa Matahari, Ternyata Gangguan Jiwa

Akhir Perjalanan Pria Bekasi Mengaku Jadi Dewa Matahari, Ternyata Gangguan Jiwa

News | Kamis, 14 Juli 2022 | 13:16 WIB

Meresahkan! Pria ini Mengaku Dewa Matahari

Meresahkan! Pria ini Mengaku Dewa Matahari

Poptren | Kamis, 14 Juli 2022 | 13:03 WIB

Pria Penyebar Paham Dewa Matahari Ternyata Gangguan Jiwa, Ini Penjelasan Polisi

Pria Penyebar Paham Dewa Matahari Ternyata Gangguan Jiwa, Ini Penjelasan Polisi

Sumbar | Kamis, 14 Juli 2022 | 12:36 WIB

Geger Pria di Lebak Ngaku Dewa Matahari, Polisi: Kami Sarankan Kontrol ke Psikiater

Geger Pria di Lebak Ngaku Dewa Matahari, Polisi: Kami Sarankan Kontrol ke Psikiater

News | Kamis, 14 Juli 2022 | 11:56 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×