Kasus Harian Covid-19 di Malaysia Melonjak Menjelang Akhir Pekan

Erick Tanjung | Suara.com

Sabtu, 30 Juli 2022 | 17:52 WIB
Kasus Harian Covid-19 di Malaysia Melonjak Menjelang Akhir Pekan
Sebuah imbauan untuk mengenakan masker terlihat di Stasiun MRT Merdeka di Kuala Lumpur, Sabtu (30/7/2022). (ANTARA/Virna P Setyorini)

Suara.com - Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) melaporkan kenaikan kasus harian Covid-29 di angka 4.860 sehari menjelang akhir pekan ini.

Berdasarkan data KKM yang diperbarui pada hari Jumat (29/7), pukul 23.59 waktu setempat di portal COVIDNOW, kasus harian lokal di Malaysia bertambah 4.849. Sedangkan kasus harian impor ada 11, sehingga akumulasi total infeksi Covid-19 di negara tersebut mencapai 4.672.999 kasus.

Kasus harian Covid-19 Malaysia di awal minggu ke-5 Juli sempat ada di angka 3.300. Perlahan angka kasus meningkat dan mencapai yang tertinggi pada Jumat, setelah sehari sebelumnya mencapai angka 3.926.

KKM juga mencatat kasus aktif Covid-19 di negara tersebut bertambah 1.014 pada periode sama, sehingga total saat ini mencapai 48.300 orang yang terkonfirmasi positif dengan 95,9 persen di antaranya atau 46.334 menjalani karantina di rumah.

Pada periode yang sama angka kesembuhan bertambah 3.836 orang, sehingga total akumulasi mereka yang sembuh dari Covid-19 sejak awal pandemi menjadi 4.599.743 orang.

Sementara itu, KKM mencatat ada 10 kematian karena Covid-19 pada Jumat, sehingga totalnya menjadi 35.956 orang meninggal dunia.

Peningkatan jumlah kasus Covid-19 memengaruhi tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit yang saat ini mencapai 69,2 persen, ICU mencapai 64,3 persen, ventilator 41,2 persen. Hanya fasilitas Pusat Karantina dan Rawatan COVID-19 (PKRC) saja yang saat ini menunjukkan warna hijau, yakni 23,7 persen.

Sama halnya dengan negara lain, guna mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19 maka Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin mulai mengimbau mereka yang berusia di atas 50 tahun dan mereka yang rentan terinfeksi SARS-CoV-2 untuk mengambil vaksin penguat atau booster.

Saat ini sudah ada 16.182.393 orang yang telah menerima booster pertama. Sedangkan untuk vaksin booster dosis kedua, ada 325.809 atau sekitar satu persen dari populasi yang telah menerimanya.

Meski demikian Menteri Kesehatan Khairy Jamaluddin mengatakan mulai Senin (1/8), seluruh wisatawan yang masuk ke Malaysia tidak perlu lagi mengisi dan melengkapi Kartu Pelancong di aplikasi MySejahtera.

Menurut dia, relaksasi yang bertujuan untuk mempermudah prosedur masuk bagi wisatawan ke Malaysia itu diputuskan karena kondisi sistem kesehatan saat ini ada pada tingkat yang baik dan terkendali. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Harian Covid-19 Indonesia Bertambah 6 Ribu Lebih, Tertinggi DKI Jakarta 2.974 Orang

Kasus Harian Covid-19 Indonesia Bertambah 6 Ribu Lebih, Tertinggi DKI Jakarta 2.974 Orang

News | Selasa, 26 Juli 2022 | 17:44 WIB

Kasus Harian Covid-19 Tembus 5000, Epidemiolog Minta Cakupan Vaksin Booster Dikejar: Jangan Tunggu Ledakan!

Kasus Harian Covid-19 Tembus 5000, Epidemiolog Minta Cakupan Vaksin Booster Dikejar: Jangan Tunggu Ledakan!

Health | Selasa, 19 Juli 2022 | 21:07 WIB

Divaksin atau Tidak, Covid-19 Dapat Menginfeksi Ulang Semua Orang

Divaksin atau Tidak, Covid-19 Dapat Menginfeksi Ulang Semua Orang

Health | Selasa, 19 Juli 2022 | 08:30 WIB

Terkini

Zulhas di Rakernas PAN: Konflik Israel-Iran 'Biadab' dan Di Luar Batas Kemanusiaan

Zulhas di Rakernas PAN: Konflik Israel-Iran 'Biadab' dan Di Luar Batas Kemanusiaan

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:58 WIB

Perubahan Iklim Tekan Produksi Pangan, BRIN Dorong Adaptasi dan Mitigasi

Perubahan Iklim Tekan Produksi Pangan, BRIN Dorong Adaptasi dan Mitigasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:50 WIB

SPPG Kemayoran Distribusikan Makan Bergizi Gratis, Libatkan 70% Warga Sekitar

SPPG Kemayoran Distribusikan Makan Bergizi Gratis, Libatkan 70% Warga Sekitar

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:47 WIB

Diproduksi dalam Kamar Hotel Bogor, Polisi Bongkar Praktik Pembuatan Uang Palsu

Diproduksi dalam Kamar Hotel Bogor, Polisi Bongkar Praktik Pembuatan Uang Palsu

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:40 WIB

5 Fakta Gugurnya 3 Prajurit TNI dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon

5 Fakta Gugurnya 3 Prajurit TNI dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:35 WIB

Pemerintah Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Minta Kewaspadaan Ditingkatkan

Pemerintah Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Minta Kewaspadaan Ditingkatkan

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:28 WIB

Modal Air Detergen, Komplotan 'Black Dollar' di Meruya Libas Uang WN Korea Rp1,6 Miliar

Modal Air Detergen, Komplotan 'Black Dollar' di Meruya Libas Uang WN Korea Rp1,6 Miliar

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:28 WIB

Wamendagri Warning ASN: WFH Bukan Berarti Libur, Pelayanan Publik Jangan Sampai Terganggu!

Wamendagri Warning ASN: WFH Bukan Berarti Libur, Pelayanan Publik Jangan Sampai Terganggu!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:25 WIB

Pengamat UGM Nilai Keputusan Tahan Harga BBM Tepat, Jaga Daya Beli di Tengah Tekanan Global

Pengamat UGM Nilai Keputusan Tahan Harga BBM Tepat, Jaga Daya Beli di Tengah Tekanan Global

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:21 WIB

Pramono Akui Laporan JAKI Banyak Mandek, Kasus Zebra Cross Tebet Disorot

Pramono Akui Laporan JAKI Banyak Mandek, Kasus Zebra Cross Tebet Disorot

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:13 WIB