5 Fakta Padepokan Nur Dzat Sejati Milik Gus Samsudin, Izin Tercatat Praktik Pijat Tradisional?

Kamis, 04 Agustus 2022 | 15:27 WIB
5 Fakta Padepokan Nur Dzat Sejati Milik Gus Samsudin, Izin Tercatat Praktik Pijat Tradisional?
Suasana Padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin di Blitar. [Suara.com/Farian]

Suara.com - Padepokan Nur Dzat Sejati yang diasuh oleh sosok ahli spiritual, Gus Samsudin Jadab kini tengah menuai berbagai polemik. Pasalnya, padepokan tersebut sempat digeruduk warga usai imbas perseteruan Gus Samsudin dengan sosok bernama Pesulap Merah.

Tak selesai dengan digeruduk warga hingga disebut telah resmi ditutup, pihak Dinas Kesehatan mengungkap polemik terkait status izin padepokan milik ahli mistis tersebut.

Berikut deretan fakta Padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin.

1. Lokasi padepokan

Gus Samsudin sebelumnya mendalami ilmu agama di Pondok Condro Mowo di Giri Mulyo, Jogo Rogo, Kota Ngawi.

Setelah memiliki pengikut setia, pria asal Blitar tersebut akhirnya memutuskan untuk mendirikan padepokan sendiri yang ia beri nama  Padepokan Nur Dzat Sejati. Padepokan tersebut kini berlokasi di  Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.

2. Mengajarkan ilmu dan pengobatan spiritual

Padepokan yang diasuh Gus Samsudin tersebut viral lantaran kerap mengunggah konten praktik ilmu spiritual melalui akun Youtube resmi.

Melalui video yang diunggah, publik disajikan peragaan ilmu pengobatan spiritual yang menjadi ciri khas padepokan tersebut.

Baca Juga: Beda Dengan Pesulap Merah, Cara Ustadz Syam Bongkar Trik Gus Samsudin Disorot, Netizen: Kasih Paham Tadz

Adapun Gus Samsudin terkenal dengan ilmu Kulhugeni yang kerap ia peragakan dalam keseharian aktivitas di padepokan tersebut. Salah satu ilmu yang ditunjukan adalah pengobatan atau rukyah terhadap orang-orang yang memiliki penyakit tertentu.

3. Sempat digeruduk warga hingga disebut resmi ditutup

Usai ilmunya terekspos ke publik melalui sosok Pesulap Merah, warga sekitar menggeruduk padepokan milik Gus Samsudin. 

Tampak massa aksi berkumpul untuk menuntut penutupan padepokan tersebut pada  Minggu (31/7/2022) lalu.

Salah seorang koordinator aksi yang diduga merupakan lurah desa setempat tampak menyerukan tuntutan padepokan itu ditutup paksa. Pasalnya, kehadiran padepokan tersebut berimbas pada marwah desa setempat.

"Melibatkan segala hal, salah satunya adalah kenyamanan ketertiban kemudian marwah desa kita dan semuanya mempertimbangkan, mari kita tabbayun untuk padepokan kita nyatakan ditutup," ujar koordinator aksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI