Video Wasit di Cirebon Dianiaya Penonton Mendadak Viral, Berakhir Minta Maaf

Dany Garjito | Suara.com

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 18:51 WIB
Video Wasit di Cirebon Dianiaya Penonton Mendadak Viral, Berakhir Minta Maaf
Seorang wasit di Cirebon dihajar penonton [Twitter/ndagels]

Suara.com - Seorang wasit hakim garis di Cirebon kena bogem mentah oleh penonton yang mengamuk di sebuah pertandingan desa. Adapun insiden tersebut berhasil direkam oleh seorang warga yang ada di TKP hingga akhirnya viral di media sosial. 

Tak tanggung-tanggung, sosok hakim garis tersebut menerima beberapa pukulan keras oleh salah seorang penonton yang dipenuhi emosi tersebut.

Dikejar hingga dihajar

Melalui video yang dibagikan oleh akun Twitter @ndagels pada Kamis (16/8/2022), tampak si hakim garis dikejar-kejar oleh seorang penonton yang mengenakan jaket kombinasi hitam dan merah. 

"Wasit meninggalkan permainan," tulis caption video. 

Video yang ditonton oleh ribuan warganet tersebut menggambarkan kericuhan yang berakhir pada dihajarnya wasit bernasib nahas itu. Sang wasit yang mengenakan rompi hijau neon itu tak kuasa menandingi kecepatan berlari dari penonton hingga akhirnya berhasil dihadang.

Sontak, si penonton melayangkan bogem mentah pada sang wasit yang terpaksa memukul balik demi melindungi dirinya. Adapun warga sekitar yang berada di lokasi insiden tersebut terdengar berteriak histeris atas nasib nahas yang dialami oleh sang wasit.

Pada video yang sama, tampak seorang perempuan berbaju merah bermotif kotak-kotak melerai kedua pria tersebut. Sayangnya, perempuan tersebut terdorong dan tak kuasa menghentikan wasit dan penonton yang saling bertukar tinju.

Hingga saat ini, belum diketahui penyebab penonton tersebut mengamuk hingga melakukan aksi kekerasan terhadap sang wasit.

Pelaku akhirnya minta maaf di Polsek setempat

Pelaku diamankan di Polsek Gempol [Twitter/SepakBolaCRBN]
Pelaku diamankan di Polsek Gempol [Twitter/SepakBolaCRBN]

Kini, pelaku pemukulan tersebut akhirnya berhasil diamankan di Polsek Gempol, Cirebon.

Video klarifikasi dan permintaan maaf pelaku beserta rekannya akhirnya turut viral usai dibagikan oleh akun Sepak Bola Cirebon.

Disebutkan bahwa insiden pemukulan tersebut terjadi saat sebuah pertandingan di desa Winong, Cirebon dalam rangka menyambut momen HUT Kemerdekaan RI ke-77.

Sontak, pria tersebut bersama rekan-rekan yang mendampingi di kanan dan kirinya mengucapkan permintaan maaf terbuka kepada PSSI dan Asosiasi Wasit.

"Saya warga desa Winong, atas nama Asad, mohon maaf kepada PSSI Kabupaten Cirebon dan Asosiasi Wasit Kabupaten Cirebon atas kejadian tindak kekerasan terhadap wasit pada kegiatan turnamen antar blok desa Winong dalam rangka HUT RI ke-77 tahun 2022," ucap pelaku.

Tak lupa, pria yang mengenakan kemeja lengan pendek tersebut juga berjanji tak akan melakukan tindakan serupa di kemudian hari.

"Dan kami berjanji tidak akan mengulangi hal tersebut di kemudian hari," tandasnya.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bareskrim Bongkar Sindikat Kosmetik Merkuri di Cirebon, Pemilik Akun Lou Glow Ditangkap

Bareskrim Bongkar Sindikat Kosmetik Merkuri di Cirebon, Pemilik Akun Lou Glow Ditangkap

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:18 WIB

Marc Klok Ajukan Banding Hukuman Akumulasi Kartu Kuning, Absen di Laga Terakhir Persib Bandung

Marc Klok Ajukan Banding Hukuman Akumulasi Kartu Kuning, Absen di Laga Terakhir Persib Bandung

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:21 WIB

Vincent Kompany Sebut Wasit Berpihak ke PSG: Seharusnya Ada Penalti dan Kartu Merah

Vincent Kompany Sebut Wasit Berpihak ke PSG: Seharusnya Ada Penalti dan Kartu Merah

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:31 WIB

Geger Anggota TNI Rusak Warung di Kemayoran, Ternyata Ini Pemicu di Baliknya

Geger Anggota TNI Rusak Warung di Kemayoran, Ternyata Ini Pemicu di Baliknya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:42 WIB

Nyawa Murah di Balik Tembok Kos: Mengusut Tragedi PRT Loncat dari Lantai 4 di Jakarta

Nyawa Murah di Balik Tembok Kos: Mengusut Tragedi PRT Loncat dari Lantai 4 di Jakarta

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:16 WIB

Viral CCTV Penganiayaan Balita di Daycare Aceh, Polisi Ungkap Kejadian Terjadi Dua Kali

Viral CCTV Penganiayaan Balita di Daycare Aceh, Polisi Ungkap Kejadian Terjadi Dua Kali

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:56 WIB

FIFA Kenalkan Aturan Baru Kartu Merah di Piala Dunia 2026 untuk Perangi Rasisme

FIFA Kenalkan Aturan Baru Kartu Merah di Piala Dunia 2026 untuk Perangi Rasisme

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 14:27 WIB

Heboh! Wasit Piala Dunia 2026 Tersandung Kasus Dugaan Pelecehan Remaja Laki-laki

Heboh! Wasit Piala Dunia 2026 Tersandung Kasus Dugaan Pelecehan Remaja Laki-laki

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 08:30 WIB

Kondisi Membaik, Anggota TNI Korban Penganiayaan di Stasiun Depok Baru Ternyata Dinas di Kemhan

Kondisi Membaik, Anggota TNI Korban Penganiayaan di Stasiun Depok Baru Ternyata Dinas di Kemhan

News | Senin, 27 April 2026 | 13:24 WIB

Kontroversi Gol EPA U-20 Berujung Ricuh, Komite Wasit PSSI Tegaskan Keputusan Sah

Kontroversi Gol EPA U-20 Berujung Ricuh, Komite Wasit PSSI Tegaskan Keputusan Sah

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 13:39 WIB

Terkini

28 Tahun Reformasi: Demokrasi Surut, Ekonomi Dihantui Krisis Kepercayaan

28 Tahun Reformasi: Demokrasi Surut, Ekonomi Dihantui Krisis Kepercayaan

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:25 WIB

Operasi Senyap di Blok M: Sehari Diintai, 13 Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan!

Operasi Senyap di Blok M: Sehari Diintai, 13 Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:49 WIB

Presiden Korea Selatan Mau Tangkap Benjamin Netanyahu: Dia Penjahat Perang!

Presiden Korea Selatan Mau Tangkap Benjamin Netanyahu: Dia Penjahat Perang!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:34 WIB

Alarm Bahaya Militerisme: Ruang Demokrasi Menyempit, Ekonomi Kian Terancam

Alarm Bahaya Militerisme: Ruang Demokrasi Menyempit, Ekonomi Kian Terancam

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:29 WIB

Modus Tambang Luar IUP Terbongkar, Kejagung Jebloskan Bos Bauksit Sudianto Aseng ke Penjara

Modus Tambang Luar IUP Terbongkar, Kejagung Jebloskan Bos Bauksit Sudianto Aseng ke Penjara

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:02 WIB

Konjen RI di Istambul Ungkap 9 WNI Ditendang, Dipukul dan Disetrum Selama Diculik Israel

Konjen RI di Istambul Ungkap 9 WNI Ditendang, Dipukul dan Disetrum Selama Diculik Israel

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:10 WIB

Daftar Harta yang Disita dari Tersangka Korupsi Dirjen SDA Kementerian PU

Daftar Harta yang Disita dari Tersangka Korupsi Dirjen SDA Kementerian PU

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 06:56 WIB

Begini Rangkaian Pemulangan 9 WNI Bebas dari Israel, Visum hingga Forensik

Begini Rangkaian Pemulangan 9 WNI Bebas dari Israel, Visum hingga Forensik

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 06:49 WIB

Update 9 WNI Bebas dari Israel, Kini Sudah Sampai Turki Bersama Ratusan Aktivis GSF

Update 9 WNI Bebas dari Israel, Kini Sudah Sampai Turki Bersama Ratusan Aktivis GSF

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 06:26 WIB

Kronologis 9 WNI Bebas dari Tentara Israel Setelah Diculik di Laut Menuju Gaza

Kronologis 9 WNI Bebas dari Tentara Israel Setelah Diculik di Laut Menuju Gaza

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 06:18 WIB