Manusia Lubang, Anggota Terakhir Suku Asli Brasil Meninggal

Siswanto, BBC

Jum'at, 02 September 2022 | 00:01 WIB
Manusia Lubang, Anggota Terakhir Suku Asli Brasil Meninggal
BBC

Suara.com - Anggota terakhir dari suku asli di Brasil, yang hidup tanpa kontak dengan dunia luar, telah meninggal dunia.

Pria yang namanya tidak diketahui itu hidup dalam isolasi total selama 26 tahun terakhir. Dia diperkirakan berusia sekitar 60 tahun.

Dikenal sebagai "Man of the Hole" atau "Manusia Lubang", dia menggali lubang-lubang yang dalam, beberapa di antaranya dia gunakan untuk menjebak hewan liar, sedangkan lubang lainnya sebagai tempat persembunyian.

Jenazahnya ditemukan pada 23 Agustus lalu di luar gubuk jeraminya. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.

Pria itu merupakan anggota terakhir dari kelompok masyarakat adat di Tanaru, Rondnia, Brasil, yang berbatasan dengan Bolivia. Enam orang anggota terakhir lainnya dari suku itu telah tewas dibunuh pada 1995.

Sebagian besar orang-orang dari suku itu diperkirakan telah dibunuh pada awal 1970-an oleh para peternak yang ingin memperluas lahan mereka.

Namun, "manusia lubang" itu diduga meninggal secara alami.

Tidak ada tanda-tanda serangan di wilayah tempat tinggalnya. Pihak berwenang mengatakan tidak ada hal di gubuknya yang terganggu, namun polisi masih melakukan penyelidikan post-mortem.

Baca juga:

baca juga

Berdasarkan konstitusi Brasil, masyarakat adat memiliki hak atas tanah mereka, sehingga pihak-pihak yang ingin menguasai tanah itu akan membunuh mereka.

"Manusia lubang" telah dipantau keselamatannya oleh agen dari Badan Urusan Adat Brasil (Funai) sejak 1996.

Pada 2018, anggota Funai berhasil memfilmkan pria itu dalam sebuah pertemuan yang tidak disengaja di hutan.

Dalam rekaman itu, dia terlihat menebang phon menggunakan sesuatu yang menyerupai kapak.

Dia tidak terlihat lagi sejak saat itu, namun agen Funai menemukan gubuk jeraminya serta lubang-lubang yang dia gali.

Pada beberapa lubang, terdapat paku runcing di bagian bawah dan diperkirakan sebagai perangkap untuk berburu hewan.

Sedangkan lubang-lubang lainnya diyakini sebagai ruang persembunyian yang digunakannya ketika orang lain mendekat.

Berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan di gubuk dan di tempat perkemahannya, terlihat bahwa dia menanam jagung, ubi kayu, serta buah-buahan seperti pepaya dan pisang.

Ada sekitar 240 suku asli di Brasil. Survival International, sebagai kelompok yang memperjuangkan hak-hak masyarakat adat mengatakan banyak yang terancam karena penambangan ilegal, penebangan, serta pelanggaran batas wilayah oleh petani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suku Bali Aga Menjaga Tradisi Leluhur Pulau Dewata

Suku Bali Aga Menjaga Tradisi Leluhur Pulau Dewata

News | Jum'at, 30 Juni 2023 | 23:35 WIB

Begini Perjuangan Suku Asli Amerika Tutup Empat Waduk Perusak Lingkungan

Begini Perjuangan Suku Asli Amerika Tutup Empat Waduk Perusak Lingkungan

Video | Kamis, 08 Desember 2022 | 09:00 WIB

Anggota Terakhir Suku Asli Brasil yang Meninggal: Hidup Dalam Isolasi Total 26 Tahun hingga Kerap Menggali Lubang

Anggota Terakhir Suku Asli Brasil yang Meninggal: Hidup Dalam Isolasi Total 26 Tahun hingga Kerap Menggali Lubang

Video | Selasa, 06 September 2022 | 14:15 WIB

Terkini

5 Toner untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas Sesuai Review

5 Toner untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas Sesuai Review

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Guru Besar Ekonomi UI: Konser Andrea Bocelli Bisa Picu 'Experience Economy'

Guru Besar Ekonomi UI: Konser Andrea Bocelli Bisa Picu 'Experience Economy'

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!

Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:24 WIB

3 Pilihan Skin Tint dengan Hasil Akhir Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak

3 Pilihan Skin Tint dengan Hasil Akhir Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur

Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:19 WIB

Bagaimana Cara Membuat BPJS Kesehatan Gratis?

Bagaimana Cara Membuat BPJS Kesehatan Gratis?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Gerindra Buka Suara Usai MA Batalkan Suket SMA Gibran: Selesaikan Secara Konstitusional

Gerindra Buka Suara Usai MA Batalkan Suket SMA Gibran: Selesaikan Secara Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

×