Pneumonia Misterius di Argentina Pernah Muncul di Bali dan Tangerang

Siswanto, BBC

Senin, 05 September 2022 | 16:10 WIB
Pneumonia Misterius di Argentina Pernah Muncul di Bali dan Tangerang
BBC

Suara.com - Kementerian Kesehatan RI mengklasifikasikan penyakit radang paru-paru Legionella sebagai New Emerging Diseases (New-EIDs) yang saat ini perlu diwaspadai, sebab berpotensi memicu kejadian luar biasa (KLB).  

"Indonesia sudah pernah ada kasus pertama Legionella di Bali pada 1996, dan Tangerang pada 1999, serta kota lainnya," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI Maxi Rondonuwu yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin (05/09).  

Maxi mengatakan klasifikasi Legionella sebagai New-EIDs sudah tercantum dalam Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1538/Menkes/SK/XI/2003 yang ditandatangani Menkes saat itu, Achmad Sujudi.  

"Legionella merupakan penyakit infeksi bakteri akut yang dapat mengancam kesehatan masyarakat dan dapat menimbulkan KLB, sehingga perlu diantisipasi dan dicegah penyebarannya dengan tepat dan cepat," ujarnya sebagaimana dikutip kantor berita Antara.  

Dilansir dari surat keputusan tersebut, Legionella adalah penyakit infeksi bakteri akut di pernapasan manusia yang bersifat new emerging diseases.  

Secara keseluruhan baru dikenal 20 spesies dan penyebab Legionellosis adalah Legionella pneumophila.  

Baca juga:

Pneumonia misterius di Argentina

Pekan lalu, sebanyak empat orang meninggal dunia di Argentina akibat suatu jenis pneumonia yang tidak dapat dijelaskan. Sebelum meninggal mereka mengalami gejala:

  • Demam
  • Nyeri tubuh
  • Kesulitan bernapas

Selain mereka, terdapat tujuh kasus serupa. Dari tujuh kasus tersebut, “empat orang masih dirawat di rumah sakit, tiga orang mendapat bantuan pernapasan, dan tiga dirawat di rumah karena gejala klinis yang kurang parah”, kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Tucuman, Luis Medina Ruiz. 

baca juga

Semuanya berasal dari klinik swasta yang sama di Kota San Miguel de Tucuman.

Pada Sabtu (03/09), Menteri Kesehatan Argentina, Carla Vizzotti, mengatakan keempat orang yang meninggal di Provinsi Tucuman teridentifikasi mengidap penyakit Legionnaires atau Legionella.

Pertama kali muncul di mana?

Penyakit Legionella kali pertama kali muncul pada pertemuan kelompok tentara veteran American Legion di Kota Philadelphia, AS, pada 1976 lampau. 

Saat itu jumlah kasus mencapai 182 dan menyebabkan kematian 29 orang atau setara 15,9%. 

Belakangan biang keroknya ditemukan pada air yang terkontaminasi atau sistem penyejuk udara (AC) yang tidak bersih. 

Di Indonesia, dari hasil survei pada 2001 terhadap sampel air menara sistem pendingin di hotel-hotel yang ada di Jakarta dan Denpasar, ditemukan hampir 20% petugas pengelola air menara sistem pendingin tersebut pernah terpapar bakteri Legionella.  

Bakteri Legionella hidup di mana?  

Bakteri Legionella biasa hidup di air laut, air tawar, sungai, lumpur, danau, mata air panas, genangan air bersih, air menara sistem pendingin di gedung bertingkat, hotel, spa, pemandian air panas, air tampungan sistem air panas di rumah-rumah, air mancur buatan yang tidak terawat baik, adanya endapan, lendir, ganggang, jamur, karat, kerak, debu, kotoran atau benda asing lainnya.  

Bakteri tersebut juga terdapat pada peralatan rawat di rumah sakit seperti alat bantu pernapasan.  

Bakteri Legionella pneumophila termasuk bakteri Gram negatif, berbentuk batang yang hidup berkoloni dengan cara menempel pada pipa-pipa karet dan plastik yang berlumut dan tahan terhadap kaporisasi dengan konsentrasi klorin 2-6 mg/l.  

Bakteri Legionella dapat hidup pada suhu antara 5,7 °C. sampai 63 °C dan hidup subur pada suhu 30 °C-45 °C.  

Penularan bakteri Legionella pada manusia, antara lain melalui aerosol di udara atau karena meminum air yang mengandung bakteri Legionella.  

Penularan dapat pula melalui aspirasi air yang terkontaminasi, inokulasi langsung melalui peralatan terapi pernapasan dan pengompresan luka dengan air yang terkontaminasi.  

Masa inkubasi virus berkisar 1-10 hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wabah Pes Rusia Bikin Was-was, Pakar Kesehatan Ingatkan Munculnya Bakteri yang Kebal Antibiotik

Wabah Pes Rusia Bikin Was-was, Pakar Kesehatan Ingatkan Munculnya Bakteri yang Kebal Antibiotik

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Vidi Aldiano Sempat Pneumonia Sebulan Sebelum Meninggal, Ini Bahayanya bagi Pasien Kanker Ginjal

Vidi Aldiano Sempat Pneumonia Sebulan Sebelum Meninggal, Ini Bahayanya bagi Pasien Kanker Ginjal

Lifestyle | Minggu, 08 Maret 2026 | 12:21 WIB

Bukan Cuma Penyakit Orang Tua, Ini 5 'Jurus Sakti' Biar Gak Kena Pneumonia

Bukan Cuma Penyakit Orang Tua, Ini 5 'Jurus Sakti' Biar Gak Kena Pneumonia

Your Say | Senin, 17 November 2025 | 08:05 WIB

Dikira 'Lebih Aman', Dokter Paru Ungkap Vape Punya Bahaya yang Sama Ngerinya dengan Rokok

Dikira 'Lebih Aman', Dokter Paru Ungkap Vape Punya Bahaya yang Sama Ngerinya dengan Rokok

Your Say | Minggu, 16 November 2025 | 11:34 WIB

Waspada! Pneumonia Mengintai Dewasa dan Lansia, PAPDI: Vaksinasi Bukan Hanya untuk Anak-Anak

Waspada! Pneumonia Mengintai Dewasa dan Lansia, PAPDI: Vaksinasi Bukan Hanya untuk Anak-Anak

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 16:16 WIB

Studi: 1 dari 20 Balita Jakarta Kena Pneumonia akibat Polusi Udara

Studi: 1 dari 20 Balita Jakarta Kena Pneumonia akibat Polusi Udara

Health | Kamis, 10 Juli 2025 | 13:22 WIB

Sejumlah 99 Jemaah Haji Terserang Pneumonia, DPR Ingatkan Protokol Kesehatan

Sejumlah 99 Jemaah Haji Terserang Pneumonia, DPR Ingatkan Protokol Kesehatan

News | Jum'at, 23 Mei 2025 | 20:55 WIB

Mengenal Pneumonia, Diduga Penyebab Meninggalnya Mbok Yem sampai Paus Fransiskus

Mengenal Pneumonia, Diduga Penyebab Meninggalnya Mbok Yem sampai Paus Fransiskus

Lifestyle | Kamis, 24 April 2025 | 07:07 WIB

Paus Fransiskus Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Pneumonia Bilateral, Kenali Ciri-cirinya

Paus Fransiskus Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Pneumonia Bilateral, Kenali Ciri-cirinya

Lifestyle | Senin, 21 April 2025 | 18:08 WIB

Benarkah Pengharum Ruangan Semprot dan Kamar Lembap Sebabkan Pneumonia?

Benarkah Pengharum Ruangan Semprot dan Kamar Lembap Sebabkan Pneumonia?

Lifestyle | Kamis, 17 April 2025 | 14:53 WIB

Terkini

Bobol Padel House Coach Justin, Dua Pelaku Jual Hasil Curian Lewat Facebook

Bobol Padel House Coach Justin, Dua Pelaku Jual Hasil Curian Lewat Facebook

News | Senin, 02 November 2026 | 17:17 WIB

Sinopsis What a Boss Wants, Drakor Komedi Romantis Tayang 11 November

Sinopsis What a Boss Wants, Drakor Komedi Romantis Tayang 11 November

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:15 WIB

Dapur Cuanki Sadaya di Blok M Hub Terbakar, Satu Karyawan Alami Luka Ringan

Dapur Cuanki Sadaya di Blok M Hub Terbakar, Satu Karyawan Alami Luka Ringan

News | Senin, 02 November 2026 | 17:11 WIB

Review The Longest Wait: Melihat Perjuangan Timnas Garuda dari Balik Layar

Review The Longest Wait: Melihat Perjuangan Timnas Garuda dari Balik Layar

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:10 WIB

Dibeli Haji Isam, BYAN Bakal Rombak Direksi dan Komisaris

Dibeli Haji Isam, BYAN Bakal Rombak Direksi dan Komisaris

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 17:09 WIB

Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas

Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas

Bekaci | Senin, 02 November 2026 | 17:06 WIB

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:00 WIB

Investor Kabur, Rupiah Makin Loyo di Awal November

Investor Kabur, Rupiah Makin Loyo di Awal November

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:56 WIB

BEI Proyeksi Puluhan UKM Siap IPO Tahun 2027

BEI Proyeksi Puluhan UKM Siap IPO Tahun 2027

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:56 WIB

Buah Manis Kepercayaan, Investasi Senilai Rp9,7 Triliun Segera Masuk Jateng

Buah Manis Kepercayaan, Investasi Senilai Rp9,7 Triliun Segera Masuk Jateng

News | Senin, 02 November 2026 | 16:55 WIB

×