Kontroversi Liga 1: Jam Tanding Terlalu Malam, Pelaksanaan Belum Matang?

Farah Nabilla

Minggu, 02 Oktober 2022 | 14:23 WIB
Kontroversi Liga 1: Jam Tanding Terlalu Malam, Pelaksanaan Belum Matang?
Liga 1 antara Arema FC versus Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022) [Twitter]

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia Mahfud MD hari ini juga mengungkapkan pernyataan tertulis dalam akun Instagram-nya, terkait tim polisi yang sudah meminta perubahan jadwal pertandingan karena dinilai berbahaya hingga kapasitas penonton yang jauh dari seharusnya.

"Sebenarnya, sejak sebelum pertandingan pihak aparat sdh mengantisipasi melalui koordinasi dan usul-usul teknis di lapangan. Misal, pertandingan agar dilaksanakan sore (bukan malam), jumlah penonton agar disesuaikan dgn kapasitas stadion yakni 38.000 orang. Tapi usul2 itu tidak dilakukan oleh Panitia Pelaksana yang tampak sangat bersemangat. Pertandingan tetap dilangsungkan malam, dan ticket yang dicetak jumlahnya 42.000," tulis Mahfud melalui keterangan tertulis dalam unggahan Instagram @mohmahfudmd.

2. Pengamanan Liga 1

Dukungan terhadap pelaksanaan Liga 1 musim 2022/2023 dinyatakan oleh Polri. Izin keramaian dan pengamanan siap dilakukan demi kelancaran pertandingan.

Diwakili Kabag Jianling Biro Jianstra Sops Polri, Kombes Umar Surya Fana menyampaikan hal tersebut setelah melakukan rapat koordinasi penyelenggaraan Liga 1 di Kemenpora, Jakarta, 19 Juli lalu.

Umar menjelaskan lebih lanjut jika pengamanan Liga 1 disesuaikan dengan masing-masing wilayah yang menjadi lokasi pelaksanaan. Ia juga melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait agar kompetisi berjalan dengan lancar.

Namun, nyatanya, pengamanan Liga 1 yang diungkap Polri bisa dibilang gagal karena ratusan orang harus kehilangan nyawa saat menyaksikan pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu (1/9/2022).

3. Diancam Sanksi FIFA

Laga antara Arema vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang menewaskan ratusan orang. Indonesia kini terancam sanksi FIFA, salah satunya pencabutan status tuan rumah untuk Piala Dunia U-20 2023 mendatang.

baca juga

Melihat tragedi Heysel yang mempertemukan Liverpool vs Juventus di final Liga Champions 1984-1985, yang juga memakan korban jiwa. Maka, Indonesia berpotensi menerima sanksi FIFA.

Parahnya lagi, kerusuhan Arema vs Persebaya lebih banyak ketimbang tragedi Heysel yang menewaskan 39 penggemar. Ditambah, kematian itu disebut karena penggunaan gas air mata yang memang dilarang FIFA.

Larangan ini tercatat dalam pasal 19 aturan FIFA tentang Stadium Safety and Security Regulations. Sementara Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta membeberkan alasan pihaknya menembakkan gas air mata.

Hal itu lantaran suporter yang turun memasuki lapangan dan mulai bertindak anarkis. Kerusuhan terjadi usai Arema kalah 2-3 dari rival lamanya, Persebaya.

Suporter Arema yang dijuluki Aremania merasa kecewa dan meluapkan emosi dengan masuk ke lapangan, mengajukan protes terhadap para pemain, hingga mulai melakukan tindakan anarkis.

Rata-rata korban yang meninggal dipicu sesak napas dan terinjak karena berdesakkan saat mencoba keluar stadion. Insiden itu bukan kericuhan antar suporter karena Bonek (pendukung Persebaya) sedang dilarang menonton di dalam stadion.

Imbas dari peristiwa nahas itu, laga antara Persib melawan Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Gedebage, Kota Bandung pada Minggu (2/10/2022) sore ini resmi ditunda.

Meski begitu, pihak Persib memastikan, semua tiket yang sudah dibeli aman dan akan tetap bisa dipakai untuk laga tunda.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragedi Kanjuruhan, Media Asing Soroti Penggunaan Gas Air Mata oleh Polisi

Tragedi Kanjuruhan, Media Asing Soroti Penggunaan Gas Air Mata oleh Polisi

News | Minggu, 02 Oktober 2022 | 14:07 WIB

Ada Tembakan Gas Air Mata di Kanjuruhan Meski Dilarang FIFA, PSSI 'Cuci Tangan': Kami Tidak Campuri SOP Polisi

Ada Tembakan Gas Air Mata di Kanjuruhan Meski Dilarang FIFA, PSSI 'Cuci Tangan': Kami Tidak Campuri SOP Polisi

News | Minggu, 02 Oktober 2022 | 14:09 WIB

PSM Makassar: Tragedi Kanjuruhan Rugikan Industri Sepak Bola Indonesia

PSM Makassar: Tragedi Kanjuruhan Rugikan Industri Sepak Bola Indonesia

Sulsel | Minggu, 02 Oktober 2022 | 13:52 WIB

Tragedi Kerusuhan dalam Sepak Bola Dunia, Termasuk Peristiwa di Stadion Kanjuruhan Malang

Tragedi Kerusuhan dalam Sepak Bola Dunia, Termasuk Peristiwa di Stadion Kanjuruhan Malang

Indotnesia | Minggu, 02 Oktober 2022 | 13:49 WIB

Sebelum Tragedi Kanjuruhan Pecah, Sempat Ada Permohonan Jam Kick-off Arema FC vs Persebaya tetapi....

Sebelum Tragedi Kanjuruhan Pecah, Sempat Ada Permohonan Jam Kick-off Arema FC vs Persebaya tetapi....

Sumedang | Minggu, 02 Oktober 2022 | 13:34 WIB

Tragedi Kanjuruhan Malang, Catatan Najwa Shihab: Tak Ada Kebanggan yang Boleh Tegak di Atas Nisan

Tragedi Kanjuruhan Malang, Catatan Najwa Shihab: Tak Ada Kebanggan yang Boleh Tegak di Atas Nisan

Denpasar | Minggu, 02 Oktober 2022 | 13:23 WIB

Terkini

Pundi-pundi Uang di Piala Presiden 2026, 24 Ribu Tiket Ludes Terjual di Laga Pembuka

Pundi-pundi Uang di Piala Presiden 2026, 24 Ribu Tiket Ludes Terjual di Laga Pembuka

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 09:00 WIB

Pendidikan Masa Depan Butuh Lebih dari Sekadar Prestasi Akademik, Ini Alasannya

Pendidikan Masa Depan Butuh Lebih dari Sekadar Prestasi Akademik, Ini Alasannya

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 08:57 WIB

Sunscreen Tanpa White Cast Apa Saja? Ini 6 Rekomendasi Produk Lokal untuk Wajah Mulus

Sunscreen Tanpa White Cast Apa Saja? Ini 6 Rekomendasi Produk Lokal untuk Wajah Mulus

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 08:55 WIB

Prosesi Wisuda Lama? Ini 9 Barang Kecil tapi Bermanfaat yang Wajib Dibawa

Prosesi Wisuda Lama? Ini 9 Barang Kecil tapi Bermanfaat yang Wajib Dibawa

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 08:50 WIB

3 Cara Mengecek Smartwatch Anti Air, Teliti Sebelum Beli

3 Cara Mengecek Smartwatch Anti Air, Teliti Sebelum Beli

Tekno | Minggu, 26 Juli 2026 | 08:41 WIB

Kepengurusan Golkar Riau Disahkan, Ketua Yulisman: Tak Usah Sikut-sikutan

Kepengurusan Golkar Riau Disahkan, Ketua Yulisman: Tak Usah Sikut-sikutan

Riau | Minggu, 26 Juli 2026 | 08:33 WIB

Kecelakaan Maut di Jalur Tengkorak! Bus Adu Banteng 35 Orang Tewas

Kecelakaan Maut di Jalur Tengkorak! Bus Adu Banteng 35 Orang Tewas

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 08:30 WIB

Prabowo Sebut Pengkritik Londo Ireng: Narasi Kecurigaan yang Terus Berulang

Prabowo Sebut Pengkritik Londo Ireng: Narasi Kecurigaan yang Terus Berulang

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 08:25 WIB

Elce Putri Bontong, Mantri BRI yang Buka Akses Perbankan di Toraja Utara

Elce Putri Bontong, Mantri BRI yang Buka Akses Perbankan di Toraja Utara

Sulsel | Minggu, 26 Juli 2026 | 08:18 WIB

Mantri BRI Buka Akses Perbankan hingga Pegunungan Toraja

Mantri BRI Buka Akses Perbankan hingga Pegunungan Toraja

Kalbar | Minggu, 26 Juli 2026 | 08:14 WIB

×