7 Ketua PSSI Paling Kontroversial: Ada yang Sudah Dipenjara Tetap Ogah Mundur

Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 09 Oktober 2022 | 11:25 WIB
7 Ketua PSSI Paling Kontroversial: Ada yang Sudah Dipenjara Tetap Ogah Mundur
Ketua PSSI Iwan Bule - Daftar Ketua PSSI Paling Kontroversial (Instagram/@mochamadiriawan84)

Nurdin kemhdian menjadi public enemy pencinta sepak bola Indonesia, karena di saat bersamaan prestasi Timnas Indonesia dalam berbagai event internasional terpuruk. 

3. Djohar Arifin Husin 

Djogar Arifin Husin resmi menjadi Ketua Umum PSSI pada Kongres Luar Biasa PSSI di Solo pada 2011 silam. Dengan mengusung gerakan reformasi sepak bola Indonesia, pada awal kepemimpinan Djohar sebagai ketua PSSI secara kontroversi ia merombak format kompetisi profesional. Kompetisi kasta tertinggi Indonesia Super League (ISL) cetusan PT Liga Indonesia diganti dengan Indonesia Primer League (IPL) yang kemudian dioperatori oleh PT Liga Prima Indonesia Sportindo. 

Mayoritas dari klub-klub anggota PSSI lantas menentangnya. Mereka semua menolak kehadiran kompetisi model baru serta para operator yang mengelolanya.  Sepanjang musim 2012 ISL dan IPL berjalan beriringan. Kemudian, PSSI terbelah dua kubu. 

Empat anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang terdiri dari La Nyalla Mattalitti, Roberto Rouw, Toni Aprilani, dan Erwin Budiawan, membelot lalu membentuk organisasi Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI). 

KPSI bergerak menjadi organisasi tandingan PSSI yang mendapat dukungan dari banyak anggota PSSI. Di saat bersamaan muncullah kasus dualisme klub. Persija Jakarta, Gresik United, PSMS Medan, Persebaya Surabaya, Arema Indonesia, terbelah menjadi dua. 

Pemerintah RI lewat Kemenpora kemudian mengikutu intervensi untuk menyelesaikan konflik dualisme. Melalui proses yang cukup panjang dan berliku rekonsiliasi PSSI dilakukan lewat forum Kongres Luar Biasa yang berada di Hotel Borobudur pada medio Maret 2013. Menariknya, dalam acara itu Djohar dan La Nyalla bersatu. Keduanya lalu berduet untuk memimpin PSSI. 

4. La Nyalla Mattalitti 

Nama La Nyalla Mahmud Mattalitti begitu kontroversial terdengar di telinga pecinta olahraga sepak bola Indonesia. Ia diketahui menjadi figur uatama dalam kasus dualisme federasi serta kompetisi dan juga pembekuan PSSI. Daftar sikap kontroversialnya bertambah semenjak aktif sebagai pengurus teras di dalam PSSI pada tahun 2011 lalu. 

baca juga

Setelah masa kepemimpinan Djohar sebagai ketua umum PSSI selesai, La Nyalla kemudian maju sebagai pemimpin berikutnya. Dia terpilih sebagai ketua umum PSSI melalui Kongres PSSI pada 17 Maret 2015 di Hotel JW Marriot, Surabaya. 

Akan tetapi, sesaat setelah ia terpilih, Menpora Imam Nahrawi kala itu menjatuhkan sanksi administratif terhadap kepengurusan PSSI pimpinan La Nyalla. Kegaduhan pun terjadi, organisasi yang ia pimpinnya lumpuh akibat hukuman tersebut. 

Tak hanya Kemenpora, status PSSI juga telah dibekukan pada bulan Mei 2015 oleh FIFA. Otoritas tertinggi dari sepak bola dunia tersebut menjatuhkan sanksi terhadap PSSI karena intervensi pemerintah (Kemenpora). Hal tersebut dinilai tabu oleh FIFA. Dari awal La Nyalla terpilih sebagai ketua PSSI, kepemimpinannya tak berhenti diterpa prahara. 

5. Edy Rahmayadi 

Edy Rahmayadi resmi menanggalkan jabatan sebagai Ketua Umum PSSI pada saat membuka Kongres Tahunan PSSI, di Hotel Sofitel, Nusa Dua, Bali, Minggu (20/1/2018). Keputusan ini mengejutkan lantaran Edy berulang kali menolak mundur dari jabatannya yang sempat disampaikan oleh beberapa pihak. 

Selama masih aktif sebagai ketua PSSI, Edy menuai beragam kecaman lantaran ucapan kontroversi yang pernah ia lontarkan. Edy sempat mengecam keputusan Evan dan Ilham yang akan pindah ke Selangor FA. Keduanya dinilai tidak pas sebab peran mereka saat itu sedang dibutuhkan Timnas Indonesia U-23 untuk tampil dalam Asian Games 2018. 

Tak sampai disitu, Edy menampar seorang suporter saat ia menyaksikan PSMS melawan Persela Lamongan pada 21 September 2018 yang digelar di Stadion Teladan, Medan. Video viral penamparan Edy terhadap seorang suporter itu bermula ketika suporter terlihat menyalakan flare saat pertandingan berlangsung. 

Edy Rahmayadi yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara kembali tuai kontroversi. Terbaru, Edy mengaku jika dirinya pernah mencicipi narkoba pada saat hendak menjalankan tugas di Batam. 

6. Joko Driyono 

Joko Driyono ditunjuk sebagai Ketua Umum PSSI menggantikan Edy Rahmayadi yang mundur 20 Januari 2019 lalu. Sejak menjabat sebagai ketua PSSI, nama Joko Driyono menjadi sorotan lantaran beberapa kontroversi yang dibuatnya. 

Belum genap sebulan ia menjabat sebagai ketua PSSI, Joko Driyono ditetapkan sebagai tersangka, tepatnya pada Jumat malam (15/2/2019). Hal tersebut menyusul adaya kasus dugaan pengaturan skor yang diusut Satgas Anti-Mafia Bola. 

Sebelum itu, Jokdri sapaan akrap Joko Driyono beberapa kali menuai kontroversi. Salah satu kontroversi Jokdri yang menghebohkan yaiti pada tahun 2014 lalu, kala penggabungan Liga Primer Indonesia (LPI) dan Liga Super Indonesia (LSI). Saat itu, Jokdri mengungkap jika hanya asa empat klub LPI yang dapat bermain di kompetisi leburan. 

7. Mochamad Iriawan (Iwan Bule

Mochamad Iriawan (Iwan Bule) resmi terpilih sebagai Ketua Umum PSSI pada periode 2019-2023 sesuai dengan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Pemilihan di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (2/11/2019). Selama masa kepemimpinannya, memang prestasi Timnas mulai membaik. 

Namum prestasi ini tak terlepas dari kepiawaian pelatih Shin Tae-yong dan kerja keras para pemain Timnas itu sendiri. Alih-alih menyanjung perjuangan sang pelatih Shin Tae-yong dan juga anak asuhnya, PSSI justru menyebut jija Iwan Bule merupakan tokoh utama dalam kemenangan bersejarah Indonesia atas Kuwait itu. 

Kontroversi Iwan Bule tak berhenti disitu saja, ia mendapat kecaman ketika mengangkat adik iparnya, Maaike Ira Puspita, sebagai Wakil Sekjen PSSI pada tanggal 16 Januari 2020 lalu. Selain itu, Iwan Bule juga pernah memiliki rencana masuk ruang ganti Timnas Indonesia dalam final Piala AFF 2020. Sontak, hal itu ditentang oleh warganet sebab kehadirannya dianggap akan mengganggu konsentrasi para pemain Timnas Indonesia. 

Terbaru, Iwan Bule menuai kontroversi terkait tragedi Kanjuruhan. Meskipun telah mengungkapkan permohonan maaf dan duka citanya, namun sejumlah respons dari Iwan Bule terkait tragedi Kanjuruhan justru membuat masyarakat geram. 

Iwan Bule menegaskan bahwa dia tidak mau disalahkan atas Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada hari Sabtu, 1 Oktober 2022 lalu. Ia bahkan menolak mundur dari jabatannya, padahal lebih dari 34.147 orang telah menandatangani petisi yang berisi desakan agar Iwan Bule mundur dari PSSI. 

Demikian tadi ulasan mengenai 7 daftar ketua PSSI paling kontroversial dari masa ke masa. Terbaru Iwan Bule yang menolak mundur usai tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 131 suporter. 

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beri Pendampingan ke Korban Tragedi Kanjuruhan, Dinkes Sleman: Banyak yang Alami Trauma Luar Biasa

Beri Pendampingan ke Korban Tragedi Kanjuruhan, Dinkes Sleman: Banyak yang Alami Trauma Luar Biasa

Jogja | Minggu, 09 Oktober 2022 | 11:07 WIB

FIFA Wajibkan Liga 1 Digelar Akhir Pekan, Kick Off Tak Boleh Lebih dari Jam 5 Sore

FIFA Wajibkan Liga 1 Digelar Akhir Pekan, Kick Off Tak Boleh Lebih dari Jam 5 Sore

Banten | Minggu, 09 Oktober 2022 | 10:59 WIB

Indonesia Bebas dari Sanksi FIFA Imbas Tragedi Kanjuruhan, Tapi 5 Syarat Ini Harus Dipenuhi

Indonesia Bebas dari Sanksi FIFA Imbas Tragedi Kanjuruhan, Tapi 5 Syarat Ini Harus Dipenuhi

Bogor | Minggu, 09 Oktober 2022 | 10:46 WIB

Potret-Potret Bos Arema Juragan 99 Gelar Tujuh Harian Korban Tragedi Kanjuruhan, Dihadiri Seribu Anak Yatim

Potret-Potret Bos Arema Juragan 99 Gelar Tujuh Harian Korban Tragedi Kanjuruhan, Dihadiri Seribu Anak Yatim

Entertainment | Minggu, 09 Oktober 2022 | 10:31 WIB

Presiden Federasi Sepakbola Malaysia Temui PSSI Jelang Laga Penentuan Indonesia vs Malaysia, Ngapain Sih?

Presiden Federasi Sepakbola Malaysia Temui PSSI Jelang Laga Penentuan Indonesia vs Malaysia, Ngapain Sih?

Purwokerto | Minggu, 09 Oktober 2022 | 09:33 WIB

Publik Serukan Ketua PSSI Mundur, Kaesang hingga Azrul Ananda Dijagokan Jadi Pengganti

Publik Serukan Ketua PSSI Mundur, Kaesang hingga Azrul Ananda Dijagokan Jadi Pengganti

Denpasar | Minggu, 09 Oktober 2022 | 09:13 WIB

Terkini

PN Jaksel Meluap! Massa Roy Suryo Berkaus 'Telah Mati Penegakan Hukum' Menanti Putusan Praperadilan

PN Jaksel Meluap! Massa Roy Suryo Berkaus 'Telah Mati Penegakan Hukum' Menanti Putusan Praperadilan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:48 WIB

KPK Bongkar Borok MBG, Kepala BGN Nanik S Deyang Malah 'Ngilang' Usai Audiensi

KPK Bongkar Borok MBG, Kepala BGN Nanik S Deyang Malah 'Ngilang' Usai Audiensi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:34 WIB

Jangan Mimpi Punya Generasi Emas, FKBI Soroti Ironi Negara Raup Rp2,23 Triliun dari Perokok Anak

Jangan Mimpi Punya Generasi Emas, FKBI Soroti Ironi Negara Raup Rp2,23 Triliun dari Perokok Anak

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:19 WIB

Bukan Tenggelam! Bercak Darah Buktikan 3 Polisi Katingan Dihabisi Sebelum Dibuang ke Sungai

Bukan Tenggelam! Bercak Darah Buktikan 3 Polisi Katingan Dihabisi Sebelum Dibuang ke Sungai

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:16 WIB

Kunjungan Prabowo dan PM India Narendra Modi, Operasional Candi Prambanan Disesuaikan

Kunjungan Prabowo dan PM India Narendra Modi, Operasional Candi Prambanan Disesuaikan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:12 WIB

Mengapa Banjir Pesisir kini Semakin Sering Terjadi? Penelitian Ungkap Imbas Krisis Iklim

Mengapa Banjir Pesisir kini Semakin Sering Terjadi? Penelitian Ungkap Imbas Krisis Iklim

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:09 WIB

Pemprov DKI Respons Usulan Kenaikan Tarif Transjakarta, Fokus pada Rute Bandara

Pemprov DKI Respons Usulan Kenaikan Tarif Transjakarta, Fokus pada Rute Bandara

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:04 WIB

Penugasan Presiden ke Ketua MPR Dipertanyakan, Mekanisme Ketatanegaraan jadi Sorotan

Penugasan Presiden ke Ketua MPR Dipertanyakan, Mekanisme Ketatanegaraan jadi Sorotan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 12:57 WIB

Bedah Buku Presiden Solusi, Abdul Mu'ti Ajak Publik Jangan Cuma Melihat Kekurangan Prabowo

Bedah Buku Presiden Solusi, Abdul Mu'ti Ajak Publik Jangan Cuma Melihat Kekurangan Prabowo

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 12:54 WIB

Isu PHK 1.250 Karyawan Mereda, Said Iqbal Batalkan Demo ke Kantor ByteDance Indonesia

Isu PHK 1.250 Karyawan Mereda, Said Iqbal Batalkan Demo ke Kantor ByteDance Indonesia

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 12:48 WIB

×