Viral Aremania Tantang Polri Coba Gas Air Mata Sendiri, Warganet: Ditunggu Testimoninya

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Rabu, 12 Oktober 2022 | 19:14 WIB
Viral Aremania Tantang Polri Coba Gas Air Mata Sendiri, Warganet: Ditunggu Testimoninya
Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk lapangan Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). [ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto]

Suara.com - Aremania menantang polisi untuk mencoba sendiri gas air mata kadaluarsa dalam kondisi yang sama seperti saat tragedi Kanjuruhan terjadi. Hal tersebut menyusul pernyataan Polri yang menyebut gas air mata tidak mematikan.

Sebelumnya, Ketua Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengakui bahwa gas air mata yang ditembakkan kepolisian di Stadion Kanjuruhan itu sudah kadaluarsa sejak tahun 2021.

Dalam pernyataannya tersebut, Dedi menyebutkan bahwa gas air mata yang memasuki masa kadaluarsa justru akan membuat kadar zat kimianya semakin menurun.

Menanggapi hal tersebut, Aremania yang diketahui bernama Rafi Maulana meminta pihak kepolisian untuk mencoba gas air mata tersebut dalam kondisi yang sama, seperti pada saat korban berjatuhan di tragedi Kanjuruhan.

Pria yang akrab disapa Rafi Ultras ini menyebutkan bahwa gas air mata yang ditembakkan saat tragedi mematikan tersebut menyebabkan para suporter di stadion panik, dan saling menyelamatkan diri.

Hal tersebut dikarenakan para suporter yang berada di tribun Stadion Kanjuruhan mengalami sesak napas pada saat gas air mata ditembakkan oleh polisi.

Oleh karenanya, para suporter berlarian karena panik, dan saling menyelamatkan diri. Karena kepanikan dan saling berdesak-desakan, akhirnya terjadi korban berjatuhan dan mengakibatkan sebanyak 132 orang meninggal dalam peristiwa tersebut.

Mengutip dari berbagai sumber, saat ini Rafi bersama tim gabungan Aremania masih fokus untuk menangani para korban yang mengalami luka akibat Tragedi Kanjuruhan tersebut.

Dikabarkan, hingga hari Selasa, 11 Oktober 2022, dari data yang disebutkan oleh tim gabungan Aremania, tercatat ada sebanyak 132 korban meninggal dunia, dan 80 korban yang mengalami luka berat maupun luka ringan.

Ungkapan Aremania menentang pernyataan Polri dengan meminta Polri untuk mencoba sendiri gas air mata tersebut viral dan ramai diperbincangkan di media sosial, terutama Twitter.

Pernyataan Rafi yang meminta polisi coba sendiri gas air mata mengundang berbagai komentar dari para warganet. Sebagian besar warganet mendukung ucapan dari Aremania tersebut.

Ayo bikin petisi, Polri dibarisin di lapangan tembakin gas air mata awowkwkwkwk,” tulis warganet.

Gimana pak, anggep aja air terjun kan gak membahayakan kaya kata bapak,” sindir warganet.

Nah cocok tuh. Polisinya dikurung satu sel tahanan, terus lemparin tuh semua yang katanya OKNUM pake gas air mata. Kalau perlu semua orang yang bilang gas air mata TAK APA-APA,” tegas warganet.

Nah betul, gimana kalau adain acara pembalasan, jadi ke stadion kita suporter ngundang polisi beserta keluarganya duduk di tribun, lalu pintu keluar dikunci, lalu kita tembakin gas air mata. Gue salut deh kalau misalkan mereka polisi nantinya bisa bertahan hidup dari gas air mata,” imbuh warganet.

Silakan dicoba pak pol @ListyoSigitP, suruh anggota Anda berkerumun terus tembakin gas air mata sebanyak anggota Anda nembakin gas di stadion Kanjuruhan, dan perintahin jangan pada kabur. Kan menurut statement instansi Anda gas tersebut tidak mematikan. Ditunggu testimoninya,” tambah yang lain.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernyataan Shin Tae-yong Gegerkan Publik, Bakal Mengundurkan Diri Jika Iwan Bule Mundur dari PSSI

Pernyataan Shin Tae-yong Gegerkan Publik, Bakal Mengundurkan Diri Jika Iwan Bule Mundur dari PSSI

Jogja | Rabu, 12 Oktober 2022 | 19:07 WIB

Beda Pendapat, Agum Gumelar Sebut Iwan Bule harus Tetap di PSSI, Ini Alasannya

Beda Pendapat, Agum Gumelar Sebut Iwan Bule harus Tetap di PSSI, Ini Alasannya

Jogja | Rabu, 12 Oktober 2022 | 18:53 WIB

Terjawab Alasan Shin Tae Yong Siap Mundur dari Timnas Indonesia, Warganet: Jangan Pergi Coach

Terjawab Alasan Shin Tae Yong Siap Mundur dari Timnas Indonesia, Warganet: Jangan Pergi Coach

| Rabu, 12 Oktober 2022 | 18:50 WIB

Shin Tae-yong: Bila Ketua Umum PSSI Letakkan Jabatan, Saya Juga Ikut Mundur

Shin Tae-yong: Bila Ketua Umum PSSI Letakkan Jabatan, Saya Juga Ikut Mundur

| Rabu, 12 Oktober 2022 | 18:48 WIB

Nasibnya Diumumkan Polisi Malam Ini, Rizky Billar Bakal jadi Tersangka dan Ditahan Kasus KDRT Lesti Kejora?

Nasibnya Diumumkan Polisi Malam Ini, Rizky Billar Bakal jadi Tersangka dan Ditahan Kasus KDRT Lesti Kejora?

Jakarta | Rabu, 12 Oktober 2022 | 18:49 WIB

Sebut Gas Air Mata Tidak Mematikan, Akun Medsos Polri Dibanjiri Cibiran Warganet

Sebut Gas Air Mata Tidak Mematikan, Akun Medsos Polri Dibanjiri Cibiran Warganet

Video | Rabu, 12 Oktober 2022 | 18:46 WIB

Terkini

Bahlil Sumbang Hewan Kurban ke Seluruh DPD Golkar, Totalnya Lebih dari 40 Ekor

Bahlil Sumbang Hewan Kurban ke Seluruh DPD Golkar, Totalnya Lebih dari 40 Ekor

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:05 WIB

Bukan di Kelas, Puluhan Anak PAUD Tangerang 'Geruduk' Aviary Park Demi Belajar Literasi

Bukan di Kelas, Puluhan Anak PAUD Tangerang 'Geruduk' Aviary Park Demi Belajar Literasi

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:01 WIB

Puan Maharani Kurban Sapi Limousin 1 Ton, Singgung Soal Keadilan Sosial di Idul Adha

Puan Maharani Kurban Sapi Limousin 1 Ton, Singgung Soal Keadilan Sosial di Idul Adha

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:52 WIB

Megawati dan Gereja Katedral Ikut Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

Megawati dan Gereja Katedral Ikut Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:30 WIB

Banyak Nonmuslim Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

Banyak Nonmuslim Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:22 WIB

Penampakan Sapi Jumbo Presiden Prabowo dan Wapres Gibran di Masjid Istiqlal

Penampakan Sapi Jumbo Presiden Prabowo dan Wapres Gibran di Masjid Istiqlal

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:13 WIB

Fadli Zon soal Prabowo di Prancis Saat Iduladha: Tak Harus Selalu di Indonesia

Fadli Zon soal Prabowo di Prancis Saat Iduladha: Tak Harus Selalu di Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:07 WIB

Permenhut 6/2026 Dinilai Buka Jalan Proyek Karbon Perhutanan Sosial Masuk Pasar Global, Mengapa?

Permenhut 6/2026 Dinilai Buka Jalan Proyek Karbon Perhutanan Sosial Masuk Pasar Global, Mengapa?

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:00 WIB

Zulhas Sebar Hewan Kurban saat Iduladha, dari Jakarta hingga NTT

Zulhas Sebar Hewan Kurban saat Iduladha, dari Jakarta hingga NTT

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:37 WIB

Studi Ungkap Cara Kurangi Konflik Lahan dalam Pengembangan Energi Surya

Studi Ungkap Cara Kurangi Konflik Lahan dalam Pengembangan Energi Surya

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:29 WIB