Banyak Poster hingga Baliho Tragedi Kanjuruhan, Pengamat Gambarkan Malang Kota Kehilangan Cahaya

Dany Garjito, Dita Alvinasari

Kamis, 13 Oktober 2022 | 16:00 WIB
Banyak Poster hingga Baliho Tragedi Kanjuruhan, Pengamat Gambarkan Malang Kota Kehilangan Cahaya
Kolase Stadion Kanjuruhan. (Suara.com/Dimas Angga)

Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung baru-baru ini mengunjungi Kota Malang untuk menjadi pembicara di depan komunitas-komunitas yang berada di Malang, Jawa Timur.

Saat berada di sana, Rocky dikejutkan dengan banyaknya penampakan poster hingga baliho terkait tragedi kemanusiaan yang menewaskan ratusan nyawa di Stadion Kanjuruhan.

Hal tersebut Rocky katakan saat berbincang-bincang dengan jurnalis senior Hersubeno Arief.

"Semua jalan-jalan besar itu poster baliho besar-besar usut tuntas, ini pembunuhan segala macam. Itu dengan mudah kita lihat," kata Rocky seperti dikutip Suara.com melalui kanal YouTube Rocky Gerung Official pada Kamis (13/10/22).

Ia menggambarkan bahwa kini Kota Malang seperti kota yang telah kehilangan cahaya. Banyak masyarakat yang frustasi akibat insiden berdarah tersebut.

"Begitu saya secara real ketemu dengan masyarakat di sini (Malang), Malang itu kayak kota yang kehilangan cahaya," ujar Rocky .

Di awal dialognya, Rocky menceritakan bahwa buntut dari Tragedi Kanjuruhan membuat masyarakat tak lagi menaruh kepercayaan kepada pihak-pihak terkait salah satunya Polisi.

Masyarakat Malang bahkan menilai peristiwa di awal bulan Oktober tersebut bukan sebagai peristiwa biasa. Mereka menilai bahwa peristiwa ini terjadi untuk menuntupi kasus-kasus besar yang sedang terjadi di negara tercinta ini.

Mereka merasa bahwa masyarakat menjadi getah dari persaingan yang ada di dalam elite kepolisian.

baca juga

"Terkait dengan isu-isu lain bahwa ini persaingan di dalam tingkat elite kepolisian, kenapa harus kami yang tanggung getahnya," kata Rocky.

"Jadi orang mulai mencium bahwa masyarkat Malang itu membaca dengan cara yang berlapis-lapis. Bahwa bukan itu sekadar kriminal. Bagi mereka ini bukan sekadar apa yang terjadi di lapangan, tapi ada desain yang tak terbaca," imbuhnya.

Tak hanya itu saja, Rocky menilai bahwa masyarakat Malang memiliki pola pikir yang begitu dalam usai Tragedi Kanjuruhan. Sudah tertanam pemikiran bahwa peristiwa tersebut merupakan upaya untuk menutupi kasus-kasus besar lainnya.

Lebih jauh, Rocky menjelaskan bahwa telah ada ruang gelap yang menyelimuti Kota Malang usai tragedi kemanusiaan tersebut.

Harus ada trauma healing yang dilakukan untuk orang-orang di wilayah tersebut. Namun, trauma healing tersebut tak bisa dilakukan dalam waktu sekejap karena sudah ada luka batin yang tergores begitu dalam di masyarakat.

"Untuk memulihkan ini panjang karena ada batin yang tergores besar dan dalam di masyarakat Malang," terang Rocky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komisi Hukum DPR Kawal Penanganan Tragedi Kanjuruhan: Kami Ingin Mencari Kebenaran Atas Fakta

Komisi Hukum DPR Kawal Penanganan Tragedi Kanjuruhan: Kami Ingin Mencari Kebenaran Atas Fakta

Jawa Tengah | Kamis, 13 Oktober 2022 | 15:25 WIB

Dalami Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM Selain Panggil PSSI, LIB dan Indosiar Juga Minta Pertanggung Jawaban

Dalami Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM Selain Panggil PSSI, LIB dan Indosiar Juga Minta Pertanggung Jawaban

Sumedang | Kamis, 13 Oktober 2022 | 15:22 WIB

Polri Bakal Autopsi Jenazah Korban Tragedi Kanjuruhan: Orangtua Korban Minta Minggu Depan

Polri Bakal Autopsi Jenazah Korban Tragedi Kanjuruhan: Orangtua Korban Minta Minggu Depan

Jatim | Kamis, 13 Oktober 2022 | 15:21 WIB

Kena Prank, Dugaan Miras di Stadion Kanjuruhan Ternyata Cuman Botol Obat PMK

Kena Prank, Dugaan Miras di Stadion Kanjuruhan Ternyata Cuman Botol Obat PMK

Video | Kamis, 13 Oktober 2022 | 15:30 WIB

LPSK: Korban Tragedi Kanjuruhan Berhak Ajukan Ganti Rugi, Termasuk Jaminan Keamanan

LPSK: Korban Tragedi Kanjuruhan Berhak Ajukan Ganti Rugi, Termasuk Jaminan Keamanan

News | Kamis, 13 Oktober 2022 | 15:17 WIB

PSSI Beberkan Agenda FIFA, AFC dan Presiden Jokowi untuk Transformasi Sepak Bola Indonesia

PSSI Beberkan Agenda FIFA, AFC dan Presiden Jokowi untuk Transformasi Sepak Bola Indonesia

Bola | Kamis, 13 Oktober 2022 | 15:15 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×