Mengenal Apa Arti Warna Baret TNI yang Berbeda-beda

Aulia Hafisa | Suara.com

Jum'at, 14 Oktober 2022 | 13:47 WIB
Mengenal Apa Arti Warna Baret TNI yang Berbeda-beda
Apa Arti Warna Baret TNI (Indomitramedia)

Suara.com - Seperti yang telah diketahui, bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) adalah komponen utama yang dapat digunakan untuk pertahanan negara. Tahukah Anda, bahwa di TNI memiliki warna baret yang berbeda antar-satuan? Hal ini tentu saja menimbulkan tanda tanya bagi masyarakat awam. Apa arti warna baret TNI, dan apa bedanya antara yang satu dengan lainnya?

Ada tiga matra di TNI, yaitu Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU). Baret menjadi salah satu kebanggaan pasukan TNI, pasalnya baret tersebut tidak didapatkan dengan mudah. Tes-tes berat yang menguji mental serta fisik menanti calon-calon prajurit yang mengikuti seleksi.

Kemudian setelah menjadi anggota TNI, baik itu Angkatan Darat, Angkatan Laut, maupun Angkatan Udara, prajurit akan menerima baret sesuai dengan di matra mana ia bertugas.

Terlebih untuk mendapatkan status sebagai anggota pasukan khusus Indonesia dengan warna baret tertentu, maka tentunya diperlukan upaya yang sangat berat dan bahkan harus bertaruh nyawa.

Arti Warna Baret TNI

Mengenai warna baret TNI, khususnya Angkatan Laut (AL) pernah disampaikan akun Twitter resmi TNI AL, @_TNIAL_, pada 28 September 2017 lalu. Dijelaskan bahwa baret ungu digunakan oleh Korps Marinir, sementara baret merah maroon digunakan oleh Komando Pasukan Katak atau Kopaska. Lalu ada baret biru digunakan oleh prajurit TNI AL yang berdinas di satuan lainnya atau di Kapal Republik Indonesia (KRI). Serta baret hitam digunakan oleh prajurit yang berdinas atau pengawak kapal selam.

Untuk prajurit TNI Angkatan Udara (AU), menggunakan baret berwarna biru, prajurit TNI AU dari Korps Pasukan Khas atau Paskhas yang namanya telah diubah menjadi Korps Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) memakai baret dengan warna berbeda. Dilansir dari laman tni-au.mil.id, prajurit Kopasgat menggunakan baret yang berwarna jingga.

Baret jingga Kopasgat tersebut mempunyai latar belakang historis, di mana saat operasi penerjunan payung pertama oleh 13 personel Angkatan Udara Republik Indonesia pada tanggal 17 Oktober 1947 di Sambi Kotawaringin, Kalimantan Tengah.

Di dalam buku "A Comprehensive Indonesian-English Dictionary" oleh Alan M Stevens juga dibahas sedikit mengenai warna baret TNI. Dituliskan bahwa baret hijau digunakan oleh prajurit Komando Strategis Cadangan Angkatan Darat atau Kostrad, sedangkan baret merah digunakan oleh Komando Pasukan Khusus atau Kopassus.

Bagaimana, sekarang sudah tahu kan apa arti warna baret TNI yang berbeda di setiap matranya?

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota TNI Serda BTW jadi Tersangka! Aniaya Aremania Pakai Tendangan Kungfu saat Tragedi Kanjuruhan

Anggota TNI Serda BTW jadi Tersangka! Aniaya Aremania Pakai Tendangan Kungfu saat Tragedi Kanjuruhan

| Jum'at, 14 Oktober 2022 | 12:28 WIB

Kasus Tendangan Kungfu Anggota TNI di Tragedi Kanjuruhan, Serda BTW Resmi Tersangka!

Kasus Tendangan Kungfu Anggota TNI di Tragedi Kanjuruhan, Serda BTW Resmi Tersangka!

News | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 12:25 WIB

Jenderal Andika soal Kelalaian Prajurit Pakai Senjata: Tak Hanya Pidana Juga Sanksi Disiplin

Jenderal Andika soal Kelalaian Prajurit Pakai Senjata: Tak Hanya Pidana Juga Sanksi Disiplin

Riau | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 12:25 WIB

Terkini

Tepis Isu RI Bakal 'Collapse', Prabowo: Rakyat di Desa Nggak Pakai Dolar, Indonesia Masih Oke!

Tepis Isu RI Bakal 'Collapse', Prabowo: Rakyat di Desa Nggak Pakai Dolar, Indonesia Masih Oke!

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:15 WIB

Prabowo: Kita Tidak Sombong, Tapi Indonesia Kini di Pihak yang Memberi Bantuan bagi Dunia

Prabowo: Kita Tidak Sombong, Tapi Indonesia Kini di Pihak yang Memberi Bantuan bagi Dunia

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:49 WIB

Canda Prabowo ke Jumhur Hidayat di Nganjuk: Dulu Bolak-balik Masuk Penjara, Sekarang Jadi Menteri

Canda Prabowo ke Jumhur Hidayat di Nganjuk: Dulu Bolak-balik Masuk Penjara, Sekarang Jadi Menteri

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:40 WIB

Kelakar Prabowo saat Cari Dony Oskaria di Nganjuk: Menteri Saya Banyak Masuk RS Karena Kerja Keras

Kelakar Prabowo saat Cari Dony Oskaria di Nganjuk: Menteri Saya Banyak Masuk RS Karena Kerja Keras

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:20 WIB

Tampang Pria Jepang yang Terlibat Kasus Prostitusi Anak, Bos Perusahaan Hiburan Ikut Terseret

Tampang Pria Jepang yang Terlibat Kasus Prostitusi Anak, Bos Perusahaan Hiburan Ikut Terseret

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:02 WIB

Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Ini Peristiwa Langka di Dunia

Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Ini Peristiwa Langka di Dunia

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:01 WIB

Resmikan Museum-Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Saya Tadi Melihat Kamarnya

Resmikan Museum-Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Saya Tadi Melihat Kamarnya

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 10:46 WIB

WHO Pastikan Risiko Hantavirus Rendah, Tapi Ancaman Belum Berakhir

WHO Pastikan Risiko Hantavirus Rendah, Tapi Ancaman Belum Berakhir

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 10:45 WIB

Cara Keji Tentara Zionis Israel Bunuh 7 Warga Gaza, Perempuan dan Anak Jadi Korban

Cara Keji Tentara Zionis Israel Bunuh 7 Warga Gaza, Perempuan dan Anak Jadi Korban

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 10:04 WIB

Apa Hasil Lawatan Trump ke China? Isu Taiwan Menggantung, Beijing Tetap Dukung Iran

Apa Hasil Lawatan Trump ke China? Isu Taiwan Menggantung, Beijing Tetap Dukung Iran

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:59 WIB