Polri Bertubi-tubi Didera Kasus Besar Seret Nama Jenderal, Anggota DPR RI: Reformasi Kepolisian Belum Tuntas

Dany Garjito, Dita Alvinasari

Selasa, 25 Oktober 2022 | 13:33 WIB
Polri Bertubi-tubi Didera Kasus Besar Seret Nama Jenderal, Anggota DPR RI: Reformasi Kepolisian Belum Tuntas
Ilustrasi Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari. Taufik Basari angkat bicara mengenai kasus mahasiswa UBL yang dilaporkan ke polisi oleh pihak kampus karena menggelar demo di masa pandemi Covid-19. [IST]

Suara.com - Beberapa pihak menilai reformasi di tubuh kepolisian mengalami kegagalan. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya kasus yang menyeret anggota polisi bahkan pejabat polisi dengan pangkat jenderal.

Menanggapi soal reformasi Polri yang gagal, Anggota DPR Komisi III, Taufik Basari, mengungkapkan jika reformasi Polri bukan gagal, tapi belum tuntas.

Pernyataan ini diungkapkan oleh Taufik saat menjadi narasumber dalam acara Satu Meja The Forum yang ditayangkan melalui akun YouTube KOMPASTV pada Senin (24/10/22).

Taufik menyebut bahwa publik tidak bisa membantah jika berbagai usaha telah dilakukan untuk reformasi Polri, tapi dari usaha tersebut ada yang berhasil, belum tuntas, dan gagal.

"Saya melihatnya reformasi kepolisian yang belum tuntas. Artinya gini, kita tidak boleh menafikan bahwa upaya untuk kita melakukan reformasi kepolisian ini sudah berjalan. Ada yang berhasil, ada yang belum tuntas, ada yang mungkin gagal," kata Taufik seperti dikutip Suara.com pada Selasa (25/10/22).

Dalam dialognya, Taufik menyinggung soal kasus Ferdy Sambo dan Teddy Minahasa. Ia mengungkapkan kejadian seperti rekayasa kasus kriminalisasi, penggelapan barang bukti juga terjadi di tingkat bawah dan tidak hanya dilakukan oleh pejabat Polri.

Pengusutan kasus Ferdy Sambo dan Teddy Minahasa dapat menjadi cermin jika Kapolri ingin memberantas segala bentuk kriminalisasi dari atas. Meskipun kejadian ini menjadi ironi, tapi ada hikmah yang bisa dipetik.

"Kalau saya tadi menggarisbawahi apa yang disampaikan oleh Kapolri, justru ini adalah simbol dari kepalanya yang diberantas," tutur Taufik.

"Betul memang ironi tapi di selain kita bisa ambil hikmah bahwa tanpa pandang bulu, kita mulai dari atas. Jangan hanya mulai dari bawah saja," imbuhnya.

baca juga

Catatan Buruk Institusi Polri Selama 3 Tahun Rezim Jokowi

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menilai selama tiga tahun kepemimpinannya, Jokowi gagal mereformasi Polri.

Wakil Koordinator KontraS Rivanlee Anandar mengatakan, parameter tersebut berdasarkan pada semakin maraknya pelanggaran yang dilakukan anggota Polri dalam beberapa waktu belakangan ini.

"Hal itu dipantik oleh kasus pencabulan tiga orang anak oleh ayahnya sendiri, di Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Kasus tersebut awalnya diangkat oleh Project Multatuli dalam artikel yang berjudul Tiga Anak Saya Diperkosa, Saya Lapor ke Polisi. Polisi Menghentikan Penyidikan," katanya.

Pada saat tagar itu ramai, menurut Rivanlee, sudah banyak masyarakat yang mendesak Presiden Jokowi untuk melakukan reformasi institusi Polri, tetapi hal itu tidak dilakukan.

KontraS juga menyoroti penggunaan senjata api oleh Polri. Penggunaan yang tidak profesional dinilai berdampak langsung kepada masyarakat.

Salah satu kasusnya, yakni pembunuhan berencana yang terhadap Brigadir J yang dilakukan mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022.

Kemudian, rekayasa kronologi juga turut disoroti KontraS, salah satu kasusnya yang disebut unlawful killing 6 Laskar Front Pembela Islam (FPI).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Putri Ikut Tembak Yosua, Kamaruddin Ogah Ungkap Identitas Informan: Sampai Kiamat Tak Bakal Saya Berikan Sumbernya

Sebut Putri Ikut Tembak Yosua, Kamaruddin Ogah Ungkap Identitas Informan: Sampai Kiamat Tak Bakal Saya Berikan Sumbernya

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 13:21 WIB

Satresnarkoba Polresta Solo Ungkap Kasus Narkoba Skala Besar, 11 Tersangka Diciduk, 70,17 Gram Sabu-sabu Diamankan

Satresnarkoba Polresta Solo Ungkap Kasus Narkoba Skala Besar, 11 Tersangka Diciduk, 70,17 Gram Sabu-sabu Diamankan

Surakarta | Selasa, 25 Oktober 2022 | 13:20 WIB

Kamaruddin Simanjuntak Bilang Brigadir J Sempat Minta Putus ke Pacarnya, Minta Buka Hati Buat Pria Lain

Kamaruddin Simanjuntak Bilang Brigadir J Sempat Minta Putus ke Pacarnya, Minta Buka Hati Buat Pria Lain

Cianjur | Selasa, 25 Oktober 2022 | 13:10 WIB

Kamaruddin Selesai Diperiksa di Persidangan, Bharada E ke Hakim: Keterangan Saksi Sudah Benar Semua

Kamaruddin Selesai Diperiksa di Persidangan, Bharada E ke Hakim: Keterangan Saksi Sudah Benar Semua

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 13:10 WIB

Sebut Putri Candrawathi Jadi Penembak Ketiga Brigadir J, Pernyataan Kamaruddin Dibenarkan Bharada E di Persidangan?

Sebut Putri Candrawathi Jadi Penembak Ketiga Brigadir J, Pernyataan Kamaruddin Dibenarkan Bharada E di Persidangan?

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 13:08 WIB

Surya Paloh Dicap Berpolitik Dua Kaki, Jokowi Tak Suka, Anies Terancam?

Surya Paloh Dicap Berpolitik Dua Kaki, Jokowi Tak Suka, Anies Terancam?

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 13:03 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×