Merayakan Hallowen dalam Islam, Apakah Hukumnya Haram?

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Minggu, 30 Oktober 2022 | 21:09 WIB
Merayakan Hallowen dalam Islam, Apakah Hukumnya Haram?
Merayakan Hallowen dalam Islam Apakah Hukumnya Haram? (Pixabay)

Suara.com - Perayaan Halloween identik sebagai hari libur populer yang dirayakan di seluruh dunia pada tanggal 31 Oktober.  Anak-anak biasanya mengenakan kostum penyihir, goblin, pahlawan, dan lain-lain yang berbeda. Perayaan Halloween begitu luas sehingga umat Islam bertanya apakah Halloween itu haram dalam Islam.

Mari kita bahas dalam pandangan Islam, merayakan hallowen dalam Islam apakah hukumnya haram karena tidak termasuk dalam tradisi Islam? Yuk, kita cek sama-sama penjelasanya di bawah ini.

Halloween Haram dalam Islam

Sebagian besar cendekiawan Islam setuju bahwa Halloween adalah haram dalam Islam dari sudut pandang agama. Berdasarkan sejarah dan asal usul Halloween, kita tahu bahwa Halloween adalah tradisi budaya pagan dan Kristen yang berasal dari Samhain Night.

Perayaan ini menandai awal musim dingin dan hari pertama Tahun Baru di antara Celtics di Kepulauan Inggris. Cendekiawan islam menyatakan bahwa kita tidak boleh berpartisipasi dalam praktik agama dan budaya lainnya.

Bisakah Muslim Merayakan Halloween?

Hampir semua tradisi Halloween didasarkan pada budaya pagan kuno atau Kristen.  Dari sudut pandang Islam, jika seorang Muslim berpartisipasi di dalamnya, itu bisa menjadi bentuk penyembahan berhala atau Syirik. 

Oleh karena itu umat Islam tidak diperbolehkan untuk mengikuti perayaan Halloween dan adalah dosa bagi umat Islam untuk merayakan festival yang berakar pada penyembahan Setan berdasarkan referensi berikut ini:- Alquran 5:104- Alquran 12:5

Apakah Haram Memberikan Permen pada hari Halloween?

Ya, sekalipun kita hanya memberikan permen, masih dianggap haram. Tradisi Trick or Treat adalah bagian integral dari perayaan Halloween.  Dalam tradisi ini, anak-anak akan mengetuk pintu tetangga dan meminta permen atau cokelat sambil berkata, Trick or Treat!

Dalam festival Celtic kuno, orang-orang mendandani anak-anak mereka sebagai roh jahat untuk melindungi mereka dari roh yang akan membahayakan anak-anak mereka. Di sisi lain, tradisi pergi dari pintu ke pintu dan meminta permen datang dari orang-orang miskin yang meminta sesuatu untuk dimakan pada hari libur.

Dalam Islam, ada saran bahwa memberi lebih baik daripada menerima, jadi mengemis tidak disarankan, dan trik or treats ini mendorong orang-orang untuk mengemis. Itulah salah satu alasan para cendekiawan islam mempertimbangkan praktik Halloween sebagai aktifitas haram dalam islam.

Jadi umat Islam dilarang berpartisipasi dalam tradisi ini, meskipun hanya memberikan permen pada perayaan Halloween.

Di samping itu perayaan Halloween yang berlebihan tampaknya juga bisa menyebabkan tragedi. Telah terjadi tragedi kematian massal dalam perayaan Halloween di jantung kota Seoul, Itaewon, Korea Selatan. Itaewon, terletak di distrik Yongsan Seoul, identik dengan komunitas asing dan kehidupan pesta Korea Selatan.

Kerabat yang prihatin bergegas ke rumah sakit untuk mencari orang yang mereka cintai pada hari Minggu, ketika Korea Selatan berduka atas kematian setidaknya 151 orang dalam tragedi pesta Halloween tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bersimpati Atas Tragedi Itaewon yang Tewaskan 151 Orang, Presiden Jokowi: Kami Ikut Berduka Cita

Bersimpati Atas Tragedi Itaewon yang Tewaskan 151 Orang, Presiden Jokowi: Kami Ikut Berduka Cita

Surakarta | Minggu, 30 Oktober 2022 | 19:11 WIB

Kenapa Berdesak-desakan di keramaian dapat Menyebabkan Kematian?

Kenapa Berdesak-desakan di keramaian dapat Menyebabkan Kematian?

| Minggu, 30 Oktober 2022 | 18:36 WIB

Mengenal Sejarah Perayaan Halloween, Diduga Penyebab Tragedi Itaewon

Mengenal Sejarah Perayaan Halloween, Diduga Penyebab Tragedi Itaewon

| Minggu, 30 Oktober 2022 | 18:00 WIB

Kanjuruhan hingga Itaewon, Ini Rentetan Tragedi Kerumunan Mematikan di Dunia

Kanjuruhan hingga Itaewon, Ini Rentetan Tragedi Kerumunan Mematikan di Dunia

News | Minggu, 30 Oktober 2022 | 17:49 WIB

7 Fakta Tragedi Itaewon, Tumpek Blek Pesta Halloween Berujung Kematian

7 Fakta Tragedi Itaewon, Tumpek Blek Pesta Halloween Berujung Kematian

News | Minggu, 30 Oktober 2022 | 17:40 WIB

Kesaksian WNI soal Tragedi Halloween Itaewon: Orang Desak-desakan, Gencet-gencetan Jalannya

Kesaksian WNI soal Tragedi Halloween Itaewon: Orang Desak-desakan, Gencet-gencetan Jalannya

Riau | Minggu, 30 Oktober 2022 | 16:53 WIB

Terkini

Perang Iran Vs AS-Israel Terus Memanas, BEM SI Desak Program MBG Dievaluasi Tapi Jangan Disetop

Perang Iran Vs AS-Israel Terus Memanas, BEM SI Desak Program MBG Dievaluasi Tapi Jangan Disetop

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:00 WIB

Ambisi Perang AS-Zionis Bikin Rakyat Israel Sengsara, Muncul Seruan Gulingkan Netanyahu

Ambisi Perang AS-Zionis Bikin Rakyat Israel Sengsara, Muncul Seruan Gulingkan Netanyahu

News | Rabu, 01 April 2026 | 10:52 WIB

Indonesia Marah Besar di PBB Setelah 3 Pasukan TNI Gugur Akibat Serangan Militer Israel

Indonesia Marah Besar di PBB Setelah 3 Pasukan TNI Gugur Akibat Serangan Militer Israel

News | Rabu, 01 April 2026 | 10:39 WIB

Mendagri Terbitkan SE, Atur Ketentuan Transformasi Budaya Kerja bagi ASN Pemda

Mendagri Terbitkan SE, Atur Ketentuan Transformasi Budaya Kerja bagi ASN Pemda

News | Rabu, 01 April 2026 | 10:31 WIB

Tak Semua ASN Bisa WFH, Ini Daftar Sektor Pelayanan Publik yang Tetap Wajib Masuk Kantor

Tak Semua ASN Bisa WFH, Ini Daftar Sektor Pelayanan Publik yang Tetap Wajib Masuk Kantor

News | Rabu, 01 April 2026 | 10:27 WIB

Update Kasus TPKS Gedung DPP Bapera: Konfrontir Saksi Berujung Ricuh, Polisi Amankan Pelaku

Update Kasus TPKS Gedung DPP Bapera: Konfrontir Saksi Berujung Ricuh, Polisi Amankan Pelaku

News | Rabu, 01 April 2026 | 10:24 WIB

WFH ASN Bukan Work From Anywhere, Kemenag Tegaskan Pegawai Harus Standby di Rumah

WFH ASN Bukan Work From Anywhere, Kemenag Tegaskan Pegawai Harus Standby di Rumah

News | Rabu, 01 April 2026 | 10:11 WIB

Indonesia Berduka Nama Personel UNIFIL yang Tewas Dibacakan Lantang di Depan Dewan Keamanan PBB

Indonesia Berduka Nama Personel UNIFIL yang Tewas Dibacakan Lantang di Depan Dewan Keamanan PBB

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:50 WIB

Belajar dari Zebra Cross 'Pac-Man', Pemprov DKI Diminta Wadahi Kreativitas Warga di Fasilitas Publik

Belajar dari Zebra Cross 'Pac-Man', Pemprov DKI Diminta Wadahi Kreativitas Warga di Fasilitas Publik

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:46 WIB

Perang Iran di Depan Mata? Ribuan Tentara AS Mendarat, Trump Minta Negara Arab 'Bayar' Perang

Perang Iran di Depan Mata? Ribuan Tentara AS Mendarat, Trump Minta Negara Arab 'Bayar' Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:40 WIB