Langgar Perintah Italia, Kapal Penyelamat Migran Tolak Tinggalkan Pelabuhan Sisilia

Diana Mariska | Suara.com

Senin, 07 November 2022 | 17:01 WIB
Langgar Perintah Italia, Kapal Penyelamat Migran Tolak Tinggalkan Pelabuhan Sisilia
Ilustrasi kapal migran. (ARIS MESSINIS / AFP)

Suara.com - Kapten dari kapal penyelamat migran baru-baru ini menolak perintah otoritas Italia untuk meninggalkan sebuah pelabuhan di Sisilia pada Minggu (6/11), setelah pemerintahan sayap kanan yang baru dibentuk mengambil langkah yang lebih keras dalam penanganan migran.

Sebelumnya, pihak berwenang setempat melarang 35 penumpang untuk menuruni kapal tersebut, dan kapten kapal memutuskan untuk menolak perintah meninggalkan pelabuhan.

Pemerintahan Perdana Menteri Giorgia Meloni, yang baru berusia dua minggu, telah melarang bersandarnya empat kapal yang beroperasi di Laut Tengah. Kapal-kapal itu telah menyelamatkan para migran yang terombang-ambing di laut hingga berhari-hari. Pemerintah Italia hanya mengizinkan penumpang yang dianggap rentan untuk turun dari kapal.

Pada Minggu, Italia memerintahkan kapal Humanity 1 untuk meninggalkan Pelabuhan Catania setelah menurunkan 144 migran yang diselamatkan, termasuk anak-anak dan orang-orang dengan darurat medis.

Namun, kapten kapal tersebut menolak pergi "sebelum semua penyintas yang diselamatkan di laut diturunkan dari kapal," kata SOS Humanity, yayasan amal Jerman yang mengoperasikan kapal itu. Kapal tersebut masih ditambatkan di pelabuhan dengan 35 migran di dalamnya.

Di hari yang sama, kapal amal kedua tiba di Catania, dan proses seleksi yang sama diulangi lagi dengan 572 migran di atas kapal Geo Barents yang dioperasikan oleh Doctors Without Borders. Seleksi selesai pada malam hari dengan 357 orang diperbolehkan turun, tetapi 215 lainnya dilarang.

Kelompok-kelompok kemanusiaan, para aktivis HAM, dan dua anggota parlemen Italia yang melakukan perjalanan ke Sisilia, memprotes proses seleksi itu dan menyebutnya ilegal dan tidak manusiawi.

Menteri Dalam Negeri baru Italia, Matteo Piantedosi, menarget organisasi-organisasi non-pemerintah, yang sejak dulu dituduh pemerintah mendorong penyelundupan manusia di Laut Tengah. Grup-grup itu telah menolak klaim tersebut. [VOA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

16 Tahun Tak Pernah Pulang, Pekerja Migran asal Indramayu Hilang Kontak saat Bekerja di Arab Saudi

16 Tahun Tak Pernah Pulang, Pekerja Migran asal Indramayu Hilang Kontak saat Bekerja di Arab Saudi

Kalbar | Selasa, 01 November 2022 | 11:05 WIB

Pria Lempar Bom Molotov ke Pusat Penampungan Migran di Dover

Pria Lempar Bom Molotov ke Pusat Penampungan Migran di Dover

News | Senin, 31 Oktober 2022 | 18:09 WIB

Ajak Pekerja Migran Indonesia Naik Kelas, Bank Mandiri Gaungkan Program Mandiri Sahabatku

Ajak Pekerja Migran Indonesia Naik Kelas, Bank Mandiri Gaungkan Program Mandiri Sahabatku

News | Minggu, 30 Oktober 2022 | 19:17 WIB

Memilukan, Hasil Investigasi Menyebut 5.600 Migran Tewas Di Rute Eropa Sejak 2021

Memilukan, Hasil Investigasi Menyebut 5.600 Migran Tewas Di Rute Eropa Sejak 2021

News | Kamis, 27 Oktober 2022 | 13:35 WIB

Sempat Ditampung di Bekasi, Ratusan Perempuan Gagal Jadi Buruh Migran Ilegal di Arab Saudi

Sempat Ditampung di Bekasi, Ratusan Perempuan Gagal Jadi Buruh Migran Ilegal di Arab Saudi

Bekaci | Selasa, 25 Oktober 2022 | 14:15 WIB

Tekan Pekerja Migran Illegal, Presiden Jokowi Berikan Perlindungan dan Keselamatan

Tekan Pekerja Migran Illegal, Presiden Jokowi Berikan Perlindungan dan Keselamatan

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2022 | 17:02 WIB

Terkini

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB