Apa Itu Sesar Cimandiri? Penyebab Gempa Cianjur M 5,6 Tanggal 21 November

Aulia Hafisa | Suara.com

Selasa, 22 November 2022 | 14:38 WIB
Apa Itu Sesar Cimandiri? Penyebab Gempa Cianjur M 5,6 Tanggal 21 November
Apa Itu Sesar Cimandiri (Unsplash)

Suara.com - Telah terjadi gempa bumi yang berpusat di Cianjur, Jawa Barat pada hari Senin (21/11/2022). Diduga, gempa berkekuatan M 5,6 yang mengguncang Cianjur, Jawa Barat, tersebut disebabkan oleh aktivitas Sesar Cimandiri. Apa itu sesar Cimandiri?

Penasaran kan, apa yang dimaksud dengan Sesar Cimandiri yang disebut-sebut sebagai salah satu penyebab gempa dengan kekuatan besar?

Sesar Cimandiri adalah patahan geser aktif yang terletak di Jawa Barat. Cimandiri ini berukuran kurang lebih 100 kilometer dan memanjang meliputi Kabupaten Sukabumi, Cianjur, dan Sumedang. Untuk diketahui, sesar ini bergerak dengan kecepatan geser hingga 4-6 milimeter per tahun.

Mengenal Apa itu Sesar Cimandiri

Berdasarkan penelitian Teknik Geologi Universitas Padjadjaran pada 2017 silam, sesar Cimandiri adalah sesar tua yang terbentuk selama berlangsungnya orogenesa tahap II, yaitu pada waktu Akhir Eosen Tengah. Sesar ini terus aktif hingga menyebabkan terbentuknya tinggian purba atau paleo hight antara Lembah Ciletuh dan Lembah Cimandiri. 

Sementara itu, dikutip dari situs Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Cimandiri adalah sesar mendatar mengiri berkomponen naik yang membentang dari Teluk Palabuhan Ratu hingga tenggara Sukabumi. 

Sementara itu, dalam jurnal Universitas Gadjah Mada yang ditulis oleh Muhammad Adis S W pada 2018, sesar Cimandiri adalah sesar aktif di Jawa Barat dengan arah orientasi timur laut barat daya.

Dijelaskan pula bahwa sesar ini telah menyebabkan beberapa gempa bumi seperti Gempa Pelabuhan Ratu (1900), Gempa Padalarang (1910), Gempa Conggeang (1948), Gempa Tanjungsari (1972), Gempa Cibadak (1973), Gempa Gandasoli (1982) dan Gempa Sukabumi (2001).

Dilansir dari laman geologi.co.id, sesar Cimandiri adalah sesar atau patahan geser aktif sepanjang kurang lebih 100 km, di mana sesar ini memanjang dari muara Sungai Cimandiri di Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, lalu mengarah ke timur laut melewati Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Subang.

Sesar Cimandiri terbagi menjadi lima segmen, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Cimandiri Pelabuhan Ratu-Citarik

2. Citarik-Cadasmalang

3. Ciceureum-Cirampo

4. Cirampo-Pangleseran

5. Pangleseran-Gandasoli. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Pantau Langsung Penanganan Pascagempa Bumi di Cianjur

Jokowi Pantau Langsung Penanganan Pascagempa Bumi di Cianjur

| Selasa, 22 November 2022 | 14:35 WIB

Ini Analisis Badan Geologi Soal Gempa Cianjur

Ini Analisis Badan Geologi Soal Gempa Cianjur

Sumut | Selasa, 22 November 2022 | 14:31 WIB

Tinjau Dampak Gempa di Cianjur, Jokowi Perintahkan Jajarannya Dahulukan Evakuasi Korban yang Masih Tertimbun

Tinjau Dampak Gempa di Cianjur, Jokowi Perintahkan Jajarannya Dahulukan Evakuasi Korban yang Masih Tertimbun

News | Selasa, 22 November 2022 | 14:21 WIB

Terkini

Gerak Cepat, BPJS Ketenagakerjaan Penuhi Hak Beno Prasetio yang Wafat Dalam Kecelakaan Kerja

Gerak Cepat, BPJS Ketenagakerjaan Penuhi Hak Beno Prasetio yang Wafat Dalam Kecelakaan Kerja

News | Sabtu, 18 April 2026 | 09:00 WIB

Satgas PKH Buka Suara Soal Pertemuan Letjen Richard Tampubolon dengan Gubernur Sherly

Satgas PKH Buka Suara Soal Pertemuan Letjen Richard Tampubolon dengan Gubernur Sherly

News | Sabtu, 18 April 2026 | 08:10 WIB

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

News | Sabtu, 18 April 2026 | 00:03 WIB

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:13 WIB

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB