Ahli Komunikasi Politik Sebut Ucapan Benny Rhamdani Bisa Membuatnya Dicopot dari Jabatan Kepala BP2MI

Diana Mariska | Suara.com

Kamis, 01 Desember 2022 | 15:57 WIB
Ahli Komunikasi Politik Sebut Ucapan Benny Rhamdani Bisa Membuatnya Dicopot dari Jabatan Kepala BP2MI
Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani saat dikonfirmasi wartawan perihal kasus penipuan online di Kamboja di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (8/8/2022). [ANTARA/Abdu Faisal]

Suara.com - Ahli komunikasi politik menyebut ucapan Kepala BP2MI, Benny Rhamdani, yang meminta izin Presiden Joko Widodo untuk bertempur melawan pihak yang coba menjatuhkan pemerintahan sangat tidak pantas dan tidak seharusnya disampaikan.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam sebuah potongan video yang tersebar luas, Benny terlihat berbicara dengan Presiden Jokowi dan meminta izin untuk bertempur melawan kelompok-kelompok oposisi yang melancarkan serangan.

Analis komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, mengatakan ucapan Benny tersebut dapat membuatnya dicopot dari jabatannya sebagai orang nomor satu di BP2MI.

"Video Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Benny Rhamdani, yang meminta izin di depan Presiden Joko Widodo untuk bertempur melawan serangan lawan tentu sangat tidak layak," kata Jamiluddin, Kamis (1/12), dilansir dari Warta Ekonomi.

Ucapan Benny, katanya, memberikan kesan bahwa Indonesia merupakan negara otoriter di mana kekerasan masih digunakan untuk menyelesaikan konflik dan perbedaan pendapat.

“Padahal Benny sekarang hidup dan berkiprah dalam negara demokrasi. Penyelesaian berbagai persoalan seharusnya melalui dialog dan musyawarah," kata dia.

Oleh karena itu, Jamiluddin mengatakan sangat wajar jika presiden memutuskan untuk mencopot Benny dari jabatannaya sebagai kepala sebuah instansi pemerintah. Sebab, sosoknya dinilai tidak mewakili karakter pemimpin di era kini.

"Karena itu, sepantasnya Jokowi mencopot Benny sebagai Kepala BP2MI. Hal itu diperlukan agar instansi pemerintah tidak ada dipimpin orang yang menyukai kekerasan dalam menyelesaikan masalah. Orang seperti ini tidak sejalan dengan semangat reformasi," kata dia.

Benny sebelumnya telah membela diri setelah menerima kritik keras atas pernyataannya.

Menurut Benny, pernyataan bahwa pihaknya siap tempur melawan pihak-pihak yang dianggap menjadi lawan dari Presiden Jokowi itu hanya menjadi sebuah pesan. Ia menekankan, pernyataannya tersebut merupakan dorongan bagi penegak hukum. 

"Ya, itu hanya sebagai gambaran ilustrasi bahwa, pertama, kalau penegakan hukum tidak jalan, kegemasan dan kemarahan kita itu bisa dilakukan dengan cara tadi, masa kita tidak bisa turun ke jalan? Itu hanya pesan saja, tetapi yang kita dorong kuncinya penegakan hukum," kata Benny ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/11). 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buntut Izin 'Tempur' ke Jokowi, Benny Rhamdani Dianggap Tak Layak Pimpin BP2MI

Buntut Izin 'Tempur' ke Jokowi, Benny Rhamdani Dianggap Tak Layak Pimpin BP2MI

News | Kamis, 01 Desember 2022 | 15:21 WIB

Pakar soal 'Ancaman' Benny Ramdhani: Pejabat Negara Kok Bicara Tempar Tempur?

Pakar soal 'Ancaman' Benny Ramdhani: Pejabat Negara Kok Bicara Tempar Tempur?

Your Say | Rabu, 30 November 2022 | 13:32 WIB

CEK FAKTA: Pasca Izin Tempur ke Jokowi, Benny Rhamdani Digeruduk Massa dan Dipecat Sebagai Kepala BP2MI, Benarkah?

CEK FAKTA: Pasca Izin Tempur ke Jokowi, Benny Rhamdani Digeruduk Massa dan Dipecat Sebagai Kepala BP2MI, Benarkah?

| Rabu, 30 November 2022 | 13:30 WIB

Orang Pro Istana Ngomong Seenak Udelnya Saja Kata Refly Harun Menyikapi Kepala BP2MI Benny Rhamdani yang 'Ngejilat' di Hadapan Jokowi

Orang Pro Istana Ngomong Seenak Udelnya Saja Kata Refly Harun Menyikapi Kepala BP2MI Benny Rhamdani yang 'Ngejilat' di Hadapan Jokowi

| Rabu, 30 November 2022 | 13:16 WIB

Kepala BP2MI Sebut Jokowi Presiden Paling Sabar di Dunia

Kepala BP2MI Sebut Jokowi Presiden Paling Sabar di Dunia

News | Rabu, 30 November 2022 | 12:36 WIB

Soal 'Siap Tempur', Benny Rhamdani: Kami Mayoritas, Bayangkan Kalau Kami Bereaksi

Soal 'Siap Tempur', Benny Rhamdani: Kami Mayoritas, Bayangkan Kalau Kami Bereaksi

News | Rabu, 30 November 2022 | 11:50 WIB

Terkini

Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga

Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:35 WIB

Krisis PPPK di NTT: 9.000 Pegawai Terancam Putus Kontrak Masal

Krisis PPPK di NTT: 9.000 Pegawai Terancam Putus Kontrak Masal

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:30 WIB

Di Balik Cloud Storage, Ada Biaya Lingkungan yang Harus Kita Bayar

Di Balik Cloud Storage, Ada Biaya Lingkungan yang Harus Kita Bayar

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:30 WIB

Jerman 'Impor' Tenaga Kerja India: Solusi di Tengah Tsunami Pensiun

Jerman 'Impor' Tenaga Kerja India: Solusi di Tengah Tsunami Pensiun

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:25 WIB

Tak Masalah Dilaporkan ke Dewas KPK, Deputi Penindakan dan Eksekusi: Bentuk Kepedulian Masyarakat

Tak Masalah Dilaporkan ke Dewas KPK, Deputi Penindakan dan Eksekusi: Bentuk Kepedulian Masyarakat

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:24 WIB

Israel Perluas Serangan ke Lebanon, Begini Sejarahnya!

Israel Perluas Serangan ke Lebanon, Begini Sejarahnya!

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:21 WIB

Mutasi Kabais Tak Transparan, Imparsial Cium Upaya Putus Rantai Komando di Kasus Andrie Yunus

Mutasi Kabais Tak Transparan, Imparsial Cium Upaya Putus Rantai Komando di Kasus Andrie Yunus

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:17 WIB

Efek Perang Iran: Kim Jong Un Makin Yakin Nuklir Adalah Kunci Selamat

Efek Perang Iran: Kim Jong Un Makin Yakin Nuklir Adalah Kunci Selamat

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16 WIB

Darurat Panic Buying, Pemerintah Jepang Jamin Pasokan Tisu Aman

Darurat Panic Buying, Pemerintah Jepang Jamin Pasokan Tisu Aman

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:10 WIB

Arus Balik Masih Tinggi, 52 Ribu Penumpang Kereta Api Tiba di Jakarta Hari Ini

Arus Balik Masih Tinggi, 52 Ribu Penumpang Kereta Api Tiba di Jakarta Hari Ini

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:05 WIB