Kemensos Bantu Genjot Produksi Garam Kusamba lewat Program PENA

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Senin, 19 Desember 2022 | 22:36 WIB
Kemensos Bantu Genjot Produksi Garam Kusamba lewat Program PENA
Petani garam kusamba. (Dok: Kemensos)

Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) terus memberikan dukungan kepada usaha kecil menengah, tak terkecuali kepada Kelompok Petani Garam Sarining Segara di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali. Dukungan diberikan melalui program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) untuk meningkatkan hasil produksi garam Kusamba.

Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos, Edi Suharto menjelaskan, garam kusamba memiliki potensi besar untuk menguatkan perekonomian setempat. Ini terlihat dari permintaan garam kusamba yang tidak hanya datang dari wilayah Bali, melainkan dari wilayah lain seperti Jakarta, Surabaya dan Bandung.

Bahkan, baru-baru ini, terdapat permintaan dari Yogyakarta. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya mencapai 10 ton. Tidak hanya garam konsumsi, permintaan garam juga datang dari Karangasem dalam bentuk garam mandi.

"Sayangnya permintaan yang tinggi tidak dibarengi dengan jumlah produktifitasnya. Karena cara pembuatannya masih tradisional, hasil produksinya pun terbatas," tutur Edi.

Menyikapi hal tersebut, Kemensos melalui Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial akan mendorong produk Kusamba agar mampu memenuhi kebutuhan pasar. Bantuan Kemensos, tidak hanya berupa pelatihan dan pemberian modal, tetapi sekaligus pemasaran produk.

Perbaikan kualitas, peningkatan produksi dan pengemasan akan terus dikembangkan agar garam tunnel menjadi komoditas unggulan.

“Tidak menutup kemungkinan ini bisa dicontoh petani garam di daerah-daerah lain. Kalau ini berhasil, kita bisa kembangkan di tempat-tempat lain,” tambah Edi.

Pada kesempatan tersebut, Edi juga menerangkan bahwa potensi yang tinggi namun tidak dibarengi dengan produktiftas yang memadai inilah yang mendasari Menteri Sosial Tri Rismaharini untuk menginisiasi sistem yang mampu meningkatkan hasil produksi garam turun temurun itu.

Bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Kemensos membangun sistem tunnel di Desa Kusamba pada Juni 2022 lalu.

Tunnel dikelola oleh Kelompok Petani Garam Sarining Segara yang beranggotakan 17 orang. Hal ini sesuai dengan arahan Mensos bahwa pemberdayaan tidak selalu diberikan kepada individu tetapi bisa dikelola dalam bentuk kelompok atau wilayah. Instalasi 8 tunnel yang berukuran total 4 x 26 meter itu mampu menghasilkan 50 kg garam per tunnel.

Ketua Kelompok Petani Garam Sarining Segara I Wayan Rena (67), mengatakan, produksi garam melalui sistem tunnel lebih efisien dari segi tenaga dan waktu dibandingkan dengan produksi garam secara tradisional.

“Tunnel kelebihannya tidak berat memikul dan tidak tergantung cuaca. Panen pun bisa dilakukan di malam hari,” kata Rena.

Per Agustus 2022, garam Kusamba dengan sistem tunnel telah dipanen sebanyak dua kali. Limbahnya sendiri terjual sampai 40 jerigen berisi masing-masing 35 liter dengan harga Rp90.000 per jeriken. Garamnya terjual sebanyak 130 kg. Sementara, garam kotor untuk pakan ternak terjual Rp1.500 per kg.

Rena menambahkan sistem tunnel menjadi solusi dari makin sempitnya lahan produksi karena abrasi. Ia juga berharap sistem yang mempermudah produksi garam ini mampu menarik minat anak muda untuk terjun bertani garam melestarikan garam Kusamba. Sistem tunnel membuat produk garam tidak perlu lagi berpanas-panasan yang menjadi alasan anak muda enggan bertani garam.

Bantuan yang diserahkan dalam pembuatan lahan garam tunnel di Kusamba antara lain 8 unit lahan tunnel garam, 8 set geomembrane HDPE 0.3 mm, 3 rol bahan geomembrane 0.3 mm, 8 set plastik UV 200 micron, 4 set bahan plastik UV 200 micron, 2 unit genset bensin, 2 unit pompa air laut, 1 unit pompa air tawar, 4 buah lampu jalan, 50 m selang air, 60 m pipa PVC, 150 m persegi paving, 1 set pagar pembatas, 1 set paranet, 1 set gedek bambu, 4 buah palu, 2 buah gergaji, 4 buah tang, 2 buah rol kabel, 2 buah jeriken, 1 buah corong, 2 buah cangkul, 2 buah cetok, 1 set gapura, dan 10 unit BE meter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemensos dan Masyarakat Karangasem Gotong Royong Bersihkan Pura

Kemensos dan Masyarakat Karangasem Gotong Royong Bersihkan Pura

News | Senin, 19 Desember 2022 | 22:12 WIB

Kemensos Salurkan Bantuan secara Door to Door kepada Penyandang Disabilitas di Bali

Kemensos Salurkan Bantuan secara Door to Door kepada Penyandang Disabilitas di Bali

News | Senin, 19 Desember 2022 | 21:29 WIB

Dapat Bantuan Mesin Jahit dari Kemensos, Ni Wayan Darti Makin Semangat Mengais Rezeki

Dapat Bantuan Mesin Jahit dari Kemensos, Ni Wayan Darti Makin Semangat Mengais Rezeki

News | Senin, 19 Desember 2022 | 15:04 WIB

Instalasi Air Terpadu dari Kemensos Mampu Sediakan 12.000 Liter/Hari untuk Warga Klungkung

Instalasi Air Terpadu dari Kemensos Mampu Sediakan 12.000 Liter/Hari untuk Warga Klungkung

News | Senin, 19 Desember 2022 | 09:07 WIB

Terima Mesin Gergaji Khusus dari Kemensos, Tukang Ukir di Klungkung Makin Produktif Bekerja

Terima Mesin Gergaji Khusus dari Kemensos, Tukang Ukir di Klungkung Makin Produktif Bekerja

News | Senin, 19 Desember 2022 | 08:35 WIB

Hari Disabilitas Internasional 2022, Berikut Sederet Praktek Baik Kemensos Afirmasi Kaum Difabel

Hari Disabilitas Internasional 2022, Berikut Sederet Praktek Baik Kemensos Afirmasi Kaum Difabel

News | Senin, 05 Desember 2022 | 17:11 WIB

Terkini

Balas Dendam Iran Membara di Bandara Ben Gurion Akibat Agresi AS dan Israel

Balas Dendam Iran Membara di Bandara Ben Gurion Akibat Agresi AS dan Israel

News | Senin, 06 April 2026 | 06:35 WIB

Pesawat Tempur AS Rontok Lagi Lawan Iran Hingga Angkatan Udara Kehilangan 7 Armada Udara

Pesawat Tempur AS Rontok Lagi Lawan Iran Hingga Angkatan Udara Kehilangan 7 Armada Udara

News | Senin, 06 April 2026 | 06:26 WIB

Operasi Penyelamatan Pilot F-15E AS di Iran, CIA Gunakan Taktik Sebar Hoax

Operasi Penyelamatan Pilot F-15E AS di Iran, CIA Gunakan Taktik Sebar Hoax

News | Senin, 06 April 2026 | 06:13 WIB

Iran Hancurkan Black Hawk AS di Isfahan, Gagalkan Misi Rahasia Penyelamatan Pilot Tempur Trump

Iran Hancurkan Black Hawk AS di Isfahan, Gagalkan Misi Rahasia Penyelamatan Pilot Tempur Trump

News | Senin, 06 April 2026 | 06:05 WIB

Bak Adegan Film Hollywood, Washington Klaim Sukses Selamatkan Pilot AS di Iran

Bak Adegan Film Hollywood, Washington Klaim Sukses Selamatkan Pilot AS di Iran

News | Senin, 06 April 2026 | 05:57 WIB

Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan

Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:51 WIB

Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan

Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:35 WIB

Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara

Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:24 WIB

Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon

Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:15 WIB

AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari

AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari

News | Minggu, 05 April 2026 | 20:10 WIB