Ridwan Kamil Ramai Dikritik, Seberapa Buruk Transportasi di Bandung?

Farah Nabilla

Sabtu, 07 Januari 2023 | 18:04 WIB
Ridwan Kamil Ramai Dikritik, Seberapa Buruk Transportasi di Bandung?
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau pembangunan Masjid Al Jabbar di Gedebage, Bandung, Jawa Barat, Rabu (14/9/2022). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/YU]

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil atau lebih akrab dengan sapaan Kang Emil baru-baru ini terlibat perseteruan dengan warganet terkait dengan pembangunan Masjid Raya Al Jabbar yang diketahui menggunakan dana APBD.

Kang Emil juga diketahui tidak hanya sedang dikritik soal pembangunan masjid Al Jabbar yang menggunakan dana APBD Rp 1 Triliun, tetapi juga soal transportasi publik.

Tak sedikit warganet yang menganggap bahwa Ridwan Kamil tidak bijak, warganet menganggap bahwa transportasi juga merupakan salah satu bagian terpenting yang perlu diperhatikan.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat tersebut mengklaim bahwa Bandung sudah memiliki transportasi massal. Namun, klaimnya tersebut kembali dipertanyakan oleh warganet.

Kang Emil tampak tersulut dengan kritikan dari warganet terkait dengan ketersediaan transportasi publik di kawasan Jawa Barat. Pasalnya, hal tersebut dipertanyakan oleh warganet terkait dengan penggunaan dana APBD yang dimanfaatkan untuk pembangunan Masjid Al Jabbar, sementara menurut warganet, Jawa Barat lebih membutuhkan transportasi publik yang baik.

Tak sedikit warganet yang melayangkan kritikan terkait dengan urgensi pembangunan masjid dan ketersediaan transportasi publik yang memadai.

Tidak sedikit pula yang mengaitkan transportasi publik di Jawa Barat dengan janji kampanye yang pernah digembar-gemborkan oleh Ridwan Kamil sebelum ia menjabat sebagai gubernur.

Lantas, seburuk apakah transportasi publik di Bandung? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

Diketahui, sebelumnya pernah ada salah seorang warganet yang mengeluhkan transportasi di Bandung. Akun yang bernama Rail-Boy menyampaikan kritiknya terkait dengan transportasi di Kota Bandung yang tidak memadai.

baca juga

Sementara itu, Kota Semarang yang merupakan tempatnya merantau diakuinya sudah mempunyai aspek transportasi yang cukup baik.

"Sebagai orang Bandung juga KTP-nya Bandung yg merantau di Semarang dan juga ikut projek transportasi umum di sini (Trans Semarang), saya emang heran sama Bandung. Sama-sama ibu kota provinsi tapi bisa jauh bgt sistem transportasi umumnya. Tiap balik ke Bandung berasa ke jaman batu," ujar pengguna Twitter tersebut.

Jika ditelusuri, persoalan angkutan umum di Bandung, sarana dan prasarananya bukan sekali ini dikeluhkan oleh warganet. Bahkan ada yang membanding-bandingkan dengan kota lain, diantaranya seperti Solo dan Semarang.

Bandung Juara Macet di Indonesia

Melansir dari berbagai sumber, berdasarkan dari data Asian Development Bank (ADB) atau Bank Pembangunan Asia pada 2019, Bandung menduduki peringkat ke-14 sebagai kota termacet di Asia.

Bandung disebut-sebut sebagai kota termacet pertama di Indonesia, bahkan mengalahkan Surabaya.

Jumlah kendaraan yang terlalu banyak menjadi faktor utama adanya hal tersebut. Selain flyover, kebijakan lain yang menjadi perhatian Pemkot Bandung yaitu penguatan transportasi umum.

Transportasi Umum yang Buruk Menjadikan Warga Pilih Gunakan Kendaraan Pribadi

Melansir dari berbagai sumber, kejengkelan warga soal transportasi umum di Bandung sudah bertumpuk sejak 10 tahun lamanya. Padahal, sejumlah negara seperti Jerman, Inggris, dan Eropa sempat mengajukan program kerja sama soal transportasi massal dan pengembangan kota Bandung tetapi entah mengapa tak pernah terealisasikan.

Seorang pakar transportasi dari ITB, Sonny Wibowo menyebut bahwa transportasi publik Kota Bandung tertinggal jauh dari kota metropolitan lain seperti Jakarta.

Hal tersebut dikarenakan transportasi massal yang sekarang beroperasi disebut tidak ada kemajuan bahkan tidak dikelola dengan baik, sehingga ditinggalkan penumpang dan akhirnya banyak warga yang beralih menggunakan kendaraan pribadi.

Kota yang Memiliki Transportasi Bagus

Melansir dari laman resmi ITB, Jakarta banyak dinilai sebagai kota dengan sarana transportasi terbaik di Indonesia. Terlepas dari berbagai kekurangannya, sarana transportasi di Jakarta disebut-sebut sangat beragam, mulai dari MRT, LRT, Transjakarta, KRL, dan berbagai angkutan lain.

Dua kota lain yang bisa dijadikan contoh terkait dengan reformasi sarana transportasinya yaitu Semarang dan juga Solo.

Diketahui, Kota Semarang mempunyai Feeder Trans Semarang dan Bus Trans Semarang. Disebutkan bahwa kunci sukses dari reformasi transportasi di Kota Semarang ini yaitu komitmen yang tinggi dari pemerintah daerahnya.

Kota Solo juga disebut-sebut merupakan salah satu kota yang mulai berhasil melakukan reformasi transportasi publiknya. Saat ini, Kota Solo sudah mempunyai Bus Batik Solo Trans dan Feeder Batik Solo.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengejutkan! Dekat Makam Alm Eril Khan Ditemukan Mata Air : Masya Allah, Alhamdulilah

Mengejutkan! Dekat Makam Alm Eril Khan Ditemukan Mata Air : Masya Allah, Alhamdulilah

Soreang | Sabtu, 07 Januari 2023 | 16:00 WIB

Persib Bandung Sat Set Datangkan Wajah Baru, Ternyata Bukan Septian David Maulana atau Yusuf Meilana

Persib Bandung Sat Set Datangkan Wajah Baru, Ternyata Bukan Septian David Maulana atau Yusuf Meilana

Denpasar | Sabtu, 07 Januari 2023 | 18:01 WIB

Pemain Persib Bandung Pamer Pesawat Carteran, Warganet Malah Gagal Fokus Sama Shin Tae yong dan Asnawi Mangkualam

Pemain Persib Bandung Pamer Pesawat Carteran, Warganet Malah Gagal Fokus Sama Shin Tae yong dan Asnawi Mangkualam

Denpasar | Sabtu, 07 Januari 2023 | 17:30 WIB

Sinyal Jelas Wilujeng Sumping, Persib Bandung Menunggu Hatur Nuhun, Sosok Ini Rekrutan Pertama Pangeran Biru?

Sinyal Jelas Wilujeng Sumping, Persib Bandung Menunggu Hatur Nuhun, Sosok Ini Rekrutan Pertama Pangeran Biru?

Denpasar | Sabtu, 07 Januari 2023 | 17:15 WIB

Lawan Persija, Trio Shin Tae yong Fix Bisa Perkuat Persib Bandung? Alternatif B Luis Milla, Marc Klok CS Kirim Sinyal

Lawan Persija, Trio Shin Tae yong Fix Bisa Perkuat Persib Bandung? Alternatif B Luis Milla, Marc Klok CS Kirim Sinyal

Denpasar | Sabtu, 07 Januari 2023 | 16:31 WIB

Fix Coret Naturalisasi Rp34,76 Miliar, Shin Tae yong Mantap Pilih Pemain K League, Trio Persib Bandung Nyawa Timnas Indonesia di Piala AFF 2022

Fix Coret Naturalisasi Rp34,76 Miliar, Shin Tae yong Mantap Pilih Pemain K League, Trio Persib Bandung Nyawa Timnas Indonesia di Piala AFF 2022

Denpasar | Sabtu, 07 Januari 2023 | 15:50 WIB

Ridwan Kamil Bakal Pakai Mata Air Dekat Makam Eril untuk Air Minum Warga: Bahaya Gak Sih?

Ridwan Kamil Bakal Pakai Mata Air Dekat Makam Eril untuk Air Minum Warga: Bahaya Gak Sih?

Lifestyle | Sabtu, 07 Januari 2023 | 17:15 WIB

Terkini

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:14 WIB

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:45 WIB

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:25 WIB

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:10 WIB

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:29 WIB

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:18 WIB

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:02 WIB

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:46 WIB

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:08 WIB

×