Sejarah Gempa Turki dari Tahun ke Tahun, 1999 Paling Parah

Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 09 Februari 2023 | 13:04 WIB
Sejarah Gempa Turki dari Tahun ke Tahun, 1999 Paling Parah
Ilustrasi sejarah gempa Turki - Tim penyelamat mencari korban selamat di antara puing-puing bangunan yang runtuh setelah gempa bumi yang dahsyat melanda pantai barat Turki dan sebagian Yunani, di Izmir, Sabtu (31/10/2020). [OZAN KOSE / AFP]

Suara.com - Sebelum terjadi gempa Turki pada awal Februari 2023, sejarah mencatat negara berbendera bulan sabit ini telah dilanda gempa bumi hebat di masa lalu. Seperti apa sejarah gempa Turki?

Lebih dari 15.000 orang telah dilaporkan tewas dan puluhan ribu lainnya terluka oleh gempa bumi dahsyat yang mengguncang Turki dan Suriah pada Senin, (6/2/2023). Ribuan bangunan runtuh dan masyarakat bergerak bahu membahu untuk bertahan hidup.

Upaya penyelamatan besar-besaran sedang berlangsung dengan komunitas global menawarkan bantuan dalam operasi pencarian dan pemulihan. Kejadian gempa pada Senin dini hari tersebut sebetulnya bukanlah pertama kalinya.

Turki sudah pernah mengalami gempa besar juga sebelumnya, sampai ada yang berakibat tsunami. Berikut sejarah gempa Turki dari tahun ke tahun, dikutip dari allaboutturkey.com.

Tahun 1999

Turki barat laut, wilayah terpadat dan jantung industri, telah dilanda dua gempa bumi besar dalam waktu kurang dari tiga bulan pada tahun 1999. Yang pertama, pada 17 Agustus 1999 pukul 03:02 lokal, diukur gempa berkekuatan magnitudo 7,4 dan berlangsung 45 detik.

Izmit, kota industri berpenduduk lebih dari 1,2 juta di Turki barat, menjadi pusat gempa terdekat. Jumlah korban tewas resmi mencapai 17.480, dengan sekitar 44.000 orang terluka, hampir 300.000 rumah rusak atau runtuh dan lebih dari 40.000 tempat bisnis juga terkena dampaknya.

Pada hari bencana, pemerintah Turki menyatakan keadaan darurat dan meminta bantuan internasional. Banyak tim penyelamat asing dikerahkan untuk membantu tim penyelamat lokal.

Tahun 2003

Gempa bumi besar lainnya melanda kota Bingöl, bagian Timur Turki, pada tanggal 1 Mei 2003. Kejadian ini menewaskan 176 orang (kebanyakan anak-anak sekolah dasar yang tidur di asrama mereka).

Gempa terjadi pada pukul 03.27 waktu setempat yang berlangsung sekitar 17 detik dengan skala Richter 6,4.

Tahun 2011

Pada 23 Oktober 2011, gempa berkekuatan magnitudo 7,2 melanda provinsi Van dan distriknya Ercis di Anatolia Timur pada pukul 13:41 waktu setempat. Gempat tahun 2011 ini menewaskan 644 orang.

Tahun 2020

Pada tahun 2020, terjadi gempa besar dua kali. Pertama, pada 24 Januari 2020, gempa berkekuatan magnitudo 6,8 melanda provinsi Elazig dan Malatya pada pukul 20:55 waktu setempat. Gempa ini menewaskan 38 orang dan melukai lebih dari 1600 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua WNI Korban Gempa Bumi Turki Meninggal Dunia, Dimakamkan di Kahramanmaras Hari Ini

Dua WNI Korban Gempa Bumi Turki Meninggal Dunia, Dimakamkan di Kahramanmaras Hari Ini

| Kamis, 09 Februari 2023 | 12:53 WIB

5 Fakta WNI Jadi Korban Gempa Turki, Masih Ada yang Hilang, 2 Tewas

5 Fakta WNI Jadi Korban Gempa Turki, Masih Ada yang Hilang, 2 Tewas

News | Kamis, 09 Februari 2023 | 12:37 WIB

Ini 3 Fakta SSGEOS Kelompok Peneliti Prediksi Gempa Turki Tewaskan 12.000 Nyawa

Ini 3 Fakta SSGEOS Kelompok Peneliti Prediksi Gempa Turki Tewaskan 12.000 Nyawa

Lifestyle | Kamis, 09 Februari 2023 | 10:59 WIB

Kisah Dramatis Eks Pemain Chelsea yang Selamat dari Reruntuhan Gempa Turki

Kisah Dramatis Eks Pemain Chelsea yang Selamat dari Reruntuhan Gempa Turki

News | Kamis, 09 Februari 2023 | 10:43 WIB

Teori Konspirasi Di Balik Gempa Turki, Benarkah Hasil Buatan Manusia?

Teori Konspirasi Di Balik Gempa Turki, Benarkah Hasil Buatan Manusia?

News | Kamis, 09 Februari 2023 | 10:40 WIB

Terkini

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:10 WIB

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:09 WIB

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:57 WIB

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:51 WIB

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:48 WIB

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:28 WIB

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:12 WIB

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:05 WIB

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB