Sederet Upaya Pemerintah Selamatkan Pilot Susi Air Selama Sebulan, Belum Membuahkan Hasil

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Selasa, 07 Maret 2023 | 18:14 WIB
Sederet Upaya Pemerintah Selamatkan Pilot Susi Air Selama Sebulan, Belum Membuahkan Hasil
Kondisi pilot Susi Air asal Selandia Baru, Philip Mark Merthens saat menjadi korban sandera TPNPB-OPM. (Sebby Sambom)

Baru-baru ini, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama para tokoh agama dan juga pemuda masih terus melakukan berbagai pendekatan terkait dengan pencarian Pilot Susi Air yang kurang lebih sudah satu bulan disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua Pimpinan Egianus Kogoya.

"Kami menerima informasi saat ini Polda Papua bersama pemuda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat masih terus melakukan pendekatan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi Ahmad Ramadhan di Jakarta, Senin (6/3/2023).

Ahmad menyebut bahwa pendekatan tersebut dilakukan agar situasi tetap terjaga dan juga kondusif, termasuk mengantisipasi adanya korban jiwa, baik itu dari kalangan warga sipil maupun Pilot Susi Air yakni Kapten Philip Mark Merthens yang sudah sebulan telah disandera oleh KKB Papua.

Sebelumnya disebutkan bahwa Kapolda Irjen Polisi Mathius Fakhiri menyebut upaya pembebasan Kapten Philip Mark Merthens yang berkebangsaan Selandia Baru dari KKB masih terus dilakukan.

Aparat keamanan sendiri menyebut bahwa pihaknya tidak akan melakukan langkah gegabah yang suatu saat nanti akan menimbulkan korban jiwa dari pihak manapun.

Atas dasar hal tersebut, beragam cara pendekatan masih terus dilakukan, terutama melalui para tokoh agar tidak lagi menimbulkan korban jiwa.

Berikut deretan upaya pemerintah selamatkan pilot Susi Air selama sebulan:

Menggunakan Cara Persuasif di Samping Upaya Penegakan Hukum

Sebelumnya dijelaskan oleh Panglima TNI Laksamana Yudo Margono yang menjelaskan terkait dengan upaya pembebasan pilot Susi Air tersebut. Yudo sendiri menegaskan bahwa tim gabungan TNI-Polri tidak secara langsung menggunakan cara operasi militer dalam upaya penyelamatan pilot Philip.

Yudo menegaskan bahwa tim gabungan TNI-Polri masih menggunakan cara yang persuasif di samping upaya penegakan hukum atas kasus yang terjadi.

Hal tersebut dikarenakan cara yang digunakan yakni persuasif, maka upaya penyelamatan tanpa kekerasan tersebut bisa mengedepankan peran pemerintah daerah setempat, tokoh adat serta tokoh masyarakat.

Lebih lanjut, Yudo menjelaskan bahwa proses negosiasi masih terus berjalan sampai saat ini.

Tunjuk Brigjen Juinta Omboh Sembiring Sebagai Dankolakops

Brigjen TNI Juinta Omboh Sembiring ditunjuk sebagai Komandan Komando Pelaksana Operasi (Dankolakops) pasukan TNI untuk upaya pembebasan pilot tersebut.

Saleh menyebut bahwa saat ini pihaknya masih berupaya untuk melakukan pendekatan dengan cara persuasi untuk membebaskan Philip dari sanderaan TPNPB-OPM pimpinan Egianus Kogoya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Baru Polri Bebaskan Pilot Susi Air Yang Disandera OPM

Cara Baru Polri Bebaskan Pilot Susi Air Yang Disandera OPM

News | Selasa, 07 Maret 2023 | 06:19 WIB

Asabri Beri Santunan Risiko Kematian Khusus untuk Prajurit TNI yang Gugur dalam Penyerangan KKB

Asabri Beri Santunan Risiko Kematian Khusus untuk Prajurit TNI yang Gugur dalam Penyerangan KKB

Bisnis | Senin, 06 Maret 2023 | 11:11 WIB

Egianus Kogoya Bunuh Anak Kecil di Lanny Jaya Usai Permintaannya Tak Dituruti

Egianus Kogoya Bunuh Anak Kecil di Lanny Jaya Usai Permintaannya Tak Dituruti

News | Senin, 06 Maret 2023 | 10:51 WIB

Pilot Susi Air Philip Mark Disandera OPM, Kapolda Papua: Posisinya Berpindah-pindah

Pilot Susi Air Philip Mark Disandera OPM, Kapolda Papua: Posisinya Berpindah-pindah

Jakarta | Sabtu, 04 Maret 2023 | 17:00 WIB

Komisi I DPR RI Larang Pilot Susi Air Dibarter dengan Senjata: Operasi Penyelamatan Jadi Upaya Selanjutnya

Komisi I DPR RI Larang Pilot Susi Air Dibarter dengan Senjata: Operasi Penyelamatan Jadi Upaya Selanjutnya

News | Kamis, 02 Maret 2023 | 13:51 WIB

Kapten Philips Disandera OPM, Susi Pudjiastuti Sebut Pilot Lain Takut Terbang di Papua

Kapten Philips Disandera OPM, Susi Pudjiastuti Sebut Pilot Lain Takut Terbang di Papua

News | Rabu, 01 Maret 2023 | 12:32 WIB

Terkini

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:46 WIB

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:41 WIB