Tahap Pertama Evakuasi WNI dari Sudan, Pembatasan BBM Membuat Operasi Penyelamatan Tidak Bisa Sekali Jalan

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Rabu, 26 April 2023 | 00:00 WIB
Tahap Pertama Evakuasi WNI dari Sudan, Pembatasan BBM Membuat Operasi Penyelamatan Tidak Bisa Sekali Jalan
Ratusan WNI menempuh perjalanan darat dari Ibu Kota Khartoum ke Port Sudan, untuk kemudian dievakuasi ke Indonesia melalui Jeddah, Arab Saudi, Minggu (23/4/2023) [ANTARA/HO-KBRI Khartoum/am].

Suara.com - Berdasarkan data KBRI Khartoum, tercatat 1.209 Warga Negara Indonesia atau WNI yang tinggal di Sudan. Negara yang tengah berkonflik perang antara militer Sudan (SAF) dan paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF) sejak 15 April 2023. Sebagian besar dari WNI itu adalah pelajar dan mahasiswa yang berdomisili di Ibu Kota Khartoum.

Dikutip dari kantor berita Antara, keberadaan dan keselamatan para WNI di Sudan menjadi perhatian karena Khartoum dan wilayah sekitarnya adalah titik utama pertempuran.

Pada Selasa (25/4/2023), Pemerintah RI berhasil menyelamatkan 542 WNI dalam tahap pertama evakuasi dari Sudan.

Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono (kanan) dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo (dua kanan) berjalan menghampiri Tim Evakuasi WNI di Sudan selepas apel di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (24/4/2023) [ANTARA/Genta Tenri Mawangi].
Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono (kanan) dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo (dua kanan) berjalan menghampiri Tim Evakuasi WNI di Sudan selepas apel di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (24/4/2023) [ANTARA/Genta Tenri Mawangi].

"Sebanyak 542 WNI sedang dalam perjalanan dari Port Sudan menuju Jeddah, Arab Saudi," jelas Judha Nugraha,Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri melalui pesan singkatnya.

Jeddah akan menjadi tempat singgah para WNI yang dievakuasi dari Sudan sebelum mereka diterbangkan ke Tanah Air.

Jumlah WNI yang dievakuasi dalam tahap pertama bertambah dari 538 orang, menurut angka yang diumumkan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi pada Senin (24/4/2023), yaitu menjadi 542 orang.

Tambahan angka ini adalah mahasiswa Indonesia yang bergabung dengan tim KBRI Khartoum dan WNI evakuasi lainnya di Port Sudan melalui jalur lain.

"Sementara itu evakuasi tahap kedua sedang dilaksanakan dari Khartoum ke Port Sudan," lanjut Judha Nugraha.

Penyelamatan WNI dari Sudan disebut Menlu Retno Marsudi tidak mudah, karena dilakukan di tengah pertempuran yang masih terus berlangsung antara SAF dan RSF.

Mengingat situasi di lapangan yang sangat cepat berubah dan adanya pembatasan bahan bakar bagi kendaraan pengangkut para warga negara asing yang dievakuasi, Indonesia tidak bisa mengevakuasi seluruh WNI dalam sekali jalan.

Dalam evakuasi tahap kedua, pemerintah berencana mengevakuasi 298 WNI, meskipun mungkin jumlahnya akan bertambah setelah Menlu RI mengimbau WNI lainnya untuk segera melapor diri ke KBRI agar dievakuasi dari Sudan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengusaha Soroti Risiko Ekonomi di Balik Imbauan WFH dan Pembatasan BBM Subsidi

Pengusaha Soroti Risiko Ekonomi di Balik Imbauan WFH dan Pembatasan BBM Subsidi

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:30 WIB

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:28 WIB

Efisiensi! Beli BBM Pertalite Dibatasi 50 Liter per Kendaraan

Efisiensi! Beli BBM Pertalite Dibatasi 50 Liter per Kendaraan

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:52 WIB

Benarkah Mobil Hanya Boleh Isi Pertalite 7 Hari Sekali? Cek Fakta Aturan Terbaru Pertamina 2025

Benarkah Mobil Hanya Boleh Isi Pertalite 7 Hari Sekali? Cek Fakta Aturan Terbaru Pertamina 2025

News | Selasa, 23 September 2025 | 15:03 WIB

Hanya Pelaksana, Pertamina Angkat Tangan Soal Larangan Ojol Dibatasi Beli BBM Subsidi

Hanya Pelaksana, Pertamina Angkat Tangan Soal Larangan Ojol Dibatasi Beli BBM Subsidi

Bisnis | Senin, 09 Desember 2024 | 14:47 WIB

Rencana Pembatasan BBM Subsidi Ditunda? Anak Buah Bahlil Masih Bingung

Rencana Pembatasan BBM Subsidi Ditunda? Anak Buah Bahlil Masih Bingung

Bisnis | Jum'at, 27 September 2024 | 14:42 WIB

Sosialisasi Mulai Jalan, Luhut Harap Pembatasan BBM Subsidi Berlaku Oktober

Sosialisasi Mulai Jalan, Luhut Harap Pembatasan BBM Subsidi Berlaku Oktober

Bisnis | Sabtu, 14 September 2024 | 09:16 WIB

Jangan Berasumsi, Bahlil Sebut Pembatasan BBM Subsidi Prosesnya Masih Panjang

Jangan Berasumsi, Bahlil Sebut Pembatasan BBM Subsidi Prosesnya Masih Panjang

Bisnis | Kamis, 12 September 2024 | 14:25 WIB

Dalih Jokowi Batasi Pembelian BBM Subsidi: Efisiensi APBN Dan Polusi

Dalih Jokowi Batasi Pembelian BBM Subsidi: Efisiensi APBN Dan Polusi

News | Rabu, 28 Agustus 2024 | 13:25 WIB

BBM Subsidi Mulai Dibatasi 17 Agustus? Presiden Jokowi: Belum Rapat

BBM Subsidi Mulai Dibatasi 17 Agustus? Presiden Jokowi: Belum Rapat

News | Selasa, 16 Juli 2024 | 13:50 WIB

Terkini

Ruang Publik Masih Sulit Diakses Sebagian Warga, Peneliti Dorong Kota Lebih Inklusif

Ruang Publik Masih Sulit Diakses Sebagian Warga, Peneliti Dorong Kota Lebih Inklusif

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:00 WIB

Kemendagri Gandeng KPK dan Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Antikorupsi

Kemendagri Gandeng KPK dan Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Antikorupsi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:59 WIB

Sok Jago Hadang Ambulans di Depok, Pria Ini Langsung Ciut Saat Diciduk Polisi

Sok Jago Hadang Ambulans di Depok, Pria Ini Langsung Ciut Saat Diciduk Polisi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:49 WIB

Donald Trump Kesal Mahalnya Tiket Piala Dunia 2026: Saya Nggak Mau Beli

Donald Trump Kesal Mahalnya Tiket Piala Dunia 2026: Saya Nggak Mau Beli

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:48 WIB

Langsung Kena Kritik, CFD Rasuna Said Bakal Diberlakukan dengan Penyesuaian Jam

Langsung Kena Kritik, CFD Rasuna Said Bakal Diberlakukan dengan Penyesuaian Jam

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:44 WIB

Krisis Energi Global Mulai Hantam Industri AMDK, Apa Dampaknya Bagi Konsumen?

Krisis Energi Global Mulai Hantam Industri AMDK, Apa Dampaknya Bagi Konsumen?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:43 WIB

Sampah Pasar Bisa Jadi Pupuk Cuma 2 Jam, Jakarta Uji Teknologi Baru di Kramat Jati

Sampah Pasar Bisa Jadi Pupuk Cuma 2 Jam, Jakarta Uji Teknologi Baru di Kramat Jati

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:36 WIB

DPRD DKI: Jakarta Calon Kota Global, Tidak Boleh Jadi Tempat Aman bagi Sindikat Judi Internasional

DPRD DKI: Jakarta Calon Kota Global, Tidak Boleh Jadi Tempat Aman bagi Sindikat Judi Internasional

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:36 WIB

Mengapa Krisis Iklim Disebut Bisa Memperparah Penyebaran Hantavirus?

Mengapa Krisis Iklim Disebut Bisa Memperparah Penyebaran Hantavirus?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:30 WIB

Donald Trump Ancam Hancurkan Siapa Pun yang Dekati Uranium Iran

Donald Trump Ancam Hancurkan Siapa Pun yang Dekati Uranium Iran

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:21 WIB