Sejak Januari hingga Agustus 2023, BPBD DKI Jakarta Catat Ada 489 Kebakaran, Mayoritas Akibat Korsleting Listrik

Chandra Iswinarno | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Jum'at, 25 Agustus 2023 | 16:27 WIB
Sejak Januari hingga Agustus 2023, BPBD DKI Jakarta Catat Ada 489 Kebakaran, Mayoritas Akibat Korsleting Listrik
Kebakaran melanda kawasan permukiman di Jalan Kebon Jahe gang Kober II, Petojo Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu malam (23/8/2023). [Dok. Istimewa]

Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Derah (BPBD) DKI Jakarta, mencatat ada 489 kebakaran di wilayah Jakarta selama bulan Januari hingga 20 Agustus.

Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, paling banyak banyak penyebab kebakaran diakibatkan oleh korsleting listrik.

"Akibat korsleting listrik sebanyak 347 kejadian," kata Isnawa, saat dikonfirmasi, Jumat (25/8/2023).

Kemudian, kebakaran yang diakibatkan ledakan tabung gas sebanyak 60 kejadian, pembakan sampah sebanyak 18 kejadian, kebakaran akibat lilin sebanyak 3 kejadian.

"Faktor lain-lain sebanyak 73 kejadian," jelasnya.

Kemudian, untuk wilayah yang paling rawan terjadi kebakaran yakni wilayah Jakarta Timur, total ada 126 kebakaran hingga 20 Agustus kemarin.

Daerah rawan atau yang sering terjadi kebakaran selanjutnya yakni Jakarta Barat, dengan 112 kejadian, Jakarta Utara 95 kejadian, dan Jakarta Selatan 92 kejadian.

"Jakarta Pusat 61 kejadian dan Pulau Seribu 3 kejadian," ungkapnya.

Terbaru, peristiwa kebakaran terjadi di wilayah Jakarta terjadi di Jalan Kebon Jahe, Gang Kober, Gambir, Jakarta Pusat. Sebanyak 152 rumah ludes terbakar, pada Rabu (23/8/2023) malam.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan kebakaran terjadi pukul 20.20 WIB.

Api bermula dari adanya ledakan dari sebuah kompor gas di rumah warga.

"Dugaan penyebab: kompor gas. Objek terdampak: 152 rumah, 196 KK, 574 jiwa," ujar Isnawa kepada wartawan, Kamis.

Selain itu, Isnawa mengatakan ada dua orang korban tewas dan 16 luka-luka akibat dari kebakaran itu. Dua orang tewas berinisial SH (70) dan TA (83).

"2 orang meninggal dunia, 1 orang dirujuk ke Puskesmas Gambir, 3 orang dirujuk ke RS Tarakan, 12 orang ditangani di tempat," jelas Isnawa.

Kekinian, para korban kebakaran diungsikan di dua lokasi yakni masjid di kantor Wali Kota Jakarta Pusat, halaman depan kantor Wali Kota Jakarta Pusat. Belum diketahui secara rinci total kerugian akibat kebakaran itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengais Barang Berharga Pasca Kebakaran, Warga Kebon Jahe: Cari Laptop

Mengais Barang Berharga Pasca Kebakaran, Warga Kebon Jahe: Cari Laptop

News | Kamis, 24 Agustus 2023 | 22:12 WIB

Orangtuanya Tewas Terbakar di Kebon Jahe, Anak Tisna Gak Sempat Nolong: Kejadiannya Cepat

Orangtuanya Tewas Terbakar di Kebon Jahe, Anak Tisna Gak Sempat Nolong: Kejadiannya Cepat

News | Jum'at, 25 Agustus 2023 | 02:20 WIB

Siti Hajar Meninggal saat Dibawa ke Puskesmas, Anak: Bukan karena Asap Kebakaran di Kebon Jahe

Siti Hajar Meninggal saat Dibawa ke Puskesmas, Anak: Bukan karena Asap Kebakaran di Kebon Jahe

News | Jum'at, 25 Agustus 2023 | 00:05 WIB

Terkini

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:38 WIB

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17 WIB

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:10 WIB

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:18 WIB

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:07 WIB

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:34 WIB

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:26 WIB

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:24 WIB

Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat

Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:22 WIB

Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok

Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:20 WIB