Usai Rapat Konsolidasi Tim Pemenangan, Mardiono PPP Soal Cawapres Ganjar: Pembahasan Masih Hangat

Erick Tanjung | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Rabu, 13 September 2023 | 20:55 WIB
Usai Rapat Konsolidasi Tim Pemenangan, Mardiono PPP Soal Cawapres Ganjar: Pembahasan Masih Hangat
Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono mengungkapkan, bakal calon wakil presiden pendamping Ganjar Pranowo masih terus dipertimbangkan dan jadi pembahasan hangat. Menurutnya dalam menentukan pasangan capres dan cawapres tidak sesederhana yang dipikirkan.

Hal itu diungkapkan Mardiono menjawab pertanyaan awak media terkait apakah dalam rapat konsolidasi partai-partai politik pengusung Ganjar bersama Tim Pemenangan Nasional (TPN) turut membahas nama bacawapres atau tidak.

"Tentu yang dipertanyakan paling utama soal cawapres. Jadi pembahasan tentang cawapres ini kita masih hangat, karena memang kita semua dari ke empat partai politik ini," kata Mardiono usai rapat di Gedung High End MNC, Jakarta Pusat, Rabu (13/9/2023).

"Kita mengutamakan bukan orang, nama, dan kelompok dari golongan mana dan daripada apa, tetapi mengutamakan tentang kapasitas ya capres itu sendiri yang akan kita pasangkan dengan Pak Ganjar Pranowo," sambungnya.

Menurutnya, pihaknya lebih mendalami soal kriteria-kriteria yang pas mengenai bacawapres Ganjar. Terkait dengan nama-nama dalam bursa masih sama seperti yang beredar.

"Jadi soal nanti orangnya itu kemudian namanya tertuju pada siapa, saat ini masih muncul ya. masih ada Pak Sandiaga Salahuddin Uno, masih pak Mahfud MD, masih ada juga yang ada di sini, ada Pak Andika, ada Tuan Guru Bajang," tuturnya.

Nantinya, kata dia, Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri bersama dengan tiga ketua umum parpol pengusung Ganjar akan menentukan yang terbaik mengenai bacawapres.

Lebih lanjut, Mardiono mengatakan, dalam penentuan capres-cawapres untuk Pilpres 2024 tidak semudah apa yang dipikirkan.

"Jadi ada dua ya sering, pasangan-pasangan ini kemudian karena kita ini mau mencalonkan Presiden dan Wakil Presiden, ini tentu ya tidaklah sederhana cara kita berpikir," katanya.

Bahkan Mardiono menganalogikan dalam penentuan cawapres Ganjar ini layaknya orang menjalin kasih menuju jenjang pernikahan.

"Ya seperti kalau saya analogikan seperti sebuah pacaran ya karena pacaran itu nanti akan membangun rumah tangga yang panjang dan akan menghasilkan produk-produk keturunan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebelum Aktif Jadi Ketua TPN Ganjar di Pilpres 2024, Arsjad Rasjid Bakal Penuhi Dulu Ketentuan Organisasi KADIN

Sebelum Aktif Jadi Ketua TPN Ganjar di Pilpres 2024, Arsjad Rasjid Bakal Penuhi Dulu Ketentuan Organisasi KADIN

News | Rabu, 13 September 2023 | 20:20 WIB

Arahan Langsung Megawati, Parpol Pengusung Ganjar Diminta Bergegas Turun ke Bawah, Menangis Tersenyum dengan Rakyat

Arahan Langsung Megawati, Parpol Pengusung Ganjar Diminta Bergegas Turun ke Bawah, Menangis Tersenyum dengan Rakyat

News | Rabu, 13 September 2023 | 19:10 WIB

Aturan Azan di TV Menurut KPI, Dilarang Ada Iklan dalam Tayangan Panggilan Sholat

Aturan Azan di TV Menurut KPI, Dilarang Ada Iklan dalam Tayangan Panggilan Sholat

News | Rabu, 13 September 2023 | 18:45 WIB

Terkini

Ironi Awak Kapal Perikanan: Banting Tulang di Tengah Laut, Pulang Malah Nombok Utang ke Majikan

Ironi Awak Kapal Perikanan: Banting Tulang di Tengah Laut, Pulang Malah Nombok Utang ke Majikan

News | Senin, 25 Mei 2026 | 17:37 WIB

Biadab! Sambil Hujan-hujanan, Pria Mabuk di Tangsel Cabuli Bocah Saat Main Petak Umpet

Biadab! Sambil Hujan-hujanan, Pria Mabuk di Tangsel Cabuli Bocah Saat Main Petak Umpet

News | Senin, 25 Mei 2026 | 17:20 WIB

Vivace E Menjawab Kebutuhan Rumah Modern yang Estetik, Aman, dan Ramah Anak

Vivace E Menjawab Kebutuhan Rumah Modern yang Estetik, Aman, dan Ramah Anak

News | Senin, 25 Mei 2026 | 17:14 WIB

Relokasi Akibat Krisis Iklim: Mengapa Memindahkan Warga Tidak Sesederhana Memindahkan Rumah?

Relokasi Akibat Krisis Iklim: Mengapa Memindahkan Warga Tidak Sesederhana Memindahkan Rumah?

News | Senin, 25 Mei 2026 | 16:55 WIB

Asa Baru Pascabencana: Anggaran Rp100 Triliun Disetujui DPR untuk Pulihkan Sumatra!

Asa Baru Pascabencana: Anggaran Rp100 Triliun Disetujui DPR untuk Pulihkan Sumatra!

News | Senin, 25 Mei 2026 | 16:54 WIB

Bawa Mandat Prabowo Terkait RUU Polri, Menkum: UU Sudah Berlaku Dua Dekade, Perlu Disesuaikan

Bawa Mandat Prabowo Terkait RUU Polri, Menkum: UU Sudah Berlaku Dua Dekade, Perlu Disesuaikan

News | Senin, 25 Mei 2026 | 16:49 WIB

Miris! 6 Bulan Melaut Bertaruh Nyawa, Awak Kapal Perikanan Cuma Digaji Rp500 Ribu

Miris! 6 Bulan Melaut Bertaruh Nyawa, Awak Kapal Perikanan Cuma Digaji Rp500 Ribu

News | Senin, 25 Mei 2026 | 16:44 WIB

Benarkah Pertumbuhan Ekonomi Selalu Merusak Alam? Studi Baru Justru Menemukan Sebaliknya

Benarkah Pertumbuhan Ekonomi Selalu Merusak Alam? Studi Baru Justru Menemukan Sebaliknya

News | Senin, 25 Mei 2026 | 16:35 WIB

DPR Beberkan Poin-poin Perubahan di RUU Polri: Ada Soal Aturan Polisi Bertugas di Luar Institusi

DPR Beberkan Poin-poin Perubahan di RUU Polri: Ada Soal Aturan Polisi Bertugas di Luar Institusi

News | Senin, 25 Mei 2026 | 16:24 WIB

Bukan Dibacok Begal! Pria di Tambora Patah Kaki Hantam Beton Gara-gara Mabuk

Bukan Dibacok Begal! Pria di Tambora Patah Kaki Hantam Beton Gara-gara Mabuk

News | Senin, 25 Mei 2026 | 16:21 WIB