Kronologi Pak Guru Reza Dipecat Gegara Ungkap Pungli di SDN 1 Cibeureum, Kepsek Akhirnya Dicopot!

Farah Nabilla | Suara.com

Kamis, 14 September 2023 | 14:48 WIB
Kronologi Pak Guru Reza Dipecat Gegara Ungkap Pungli di SDN 1 Cibeureum, Kepsek Akhirnya Dicopot!
Saat siswa dan guru menangis melihat guru honorer di Bogor dipecat gegara laporkan adanya pungutan liar [Instagram]

Suara.com - Guru honorer di SD Negeri 1 Cibeureum, Mohammad Reza Ernanda, dipecat karena mengungkap praktik pungutan liar yang dilakukan oleh Kepala Sekolah.

Pemecatan ini berawal dari ketika Reza membongkar tindakan gratifikasi atau pungli yang terjadi selama proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2023.

Namun, Reza malah dituduh mengakses WhatsApp kepala sekolah tanpa izin dan ada keraguan terhadap integritasnya sebagai seorang guru.

Pemecatan ini diberlakukan sejak tanggal 13 September 2023, tanpa adanya surat peringatan sebelumnya, seperti yang diungkapkan oleh Reza.

Dalam surat pemecatan tersebut, kepala sekolah menuduh Reza melakukan tindakan yang tidak pantas. Kepala sekolah juga berpendapat bahwa seharusnya permasalahan ini dibahas dengan orang tua dan siswa sebelum mengambil tindakan.

Reza Ernanda, yang juga menjabat sebagai Sekretaris PPDB 2023 di SDN Cibeureum 1 Kota Bogor, mengungkapkan bahwa kuota penerimaan peserta didik seharusnya hanya 112 orang. Namun, setelah proses tersebut selesai, jumlah peserta didik tiba-tiba bertambah menjadi 117, menimbulkan kecurigaan terhadap tindakan pungutan liar.

Reza sebelumnya telah mengungkapkan kecurigaannya kepada Inspektorat Kota Bogor dan mendapat perhatian dari Wali Kota Bogor, Bima Arya. Wali Kota Bogor pun merespons kecurigaan ini melalui media sosial.

Kepala Sekolah SDN Cibeureum 1 Kota Bogor, Nopi Yeni, menjelaskan bahwa awalnya kuota penerimaan PPDB 2023 adalah 112 orang, tetapi beberapa orang yang tinggal di dekat sekolah mendatanginya memohon diterima, meskipun kuota telah terpenuhi. Setelah beberapa kali memohon, akhirnya mereka diterima.

Reza pun mengungkapkan berbagai pelanggaran yang terjadi di sekolah tempatnya mengajar, termasuk maladministrasi, arogansi, dan tindakan indisipliner.

Pemecatan Reza memicu demonstrasi siswa dan orang tua murid yang merasa kecewa dengan keputusan tersebut, karena mereka menganggap Reza adalah guru favorit mereka yang tidak bersalah.

Aksi demonstrasi ini menjadi viral dan menarik perhatian Wali Kota Bogor, Bima Arya. Bima Arya datang ke sekolah dan berbicara dengan para siswa yang memprotes pemecatan Reza. Setelah bertemu dengan kepala sekolah, Bima Arya memutuskan untuk mencopot kepala sekolah tersebut dari jabatannya.

Bima Arya juga berjanji untuk melindungi para pelapor dan berjuang melawan korupsi dan pungli selama dia menjabat sebagai Wali Kota. Dia menyebut bahwa kepala sekolah, Nopi Yeni, telah terbukti menerima suap selama proses PPDB tahun ajaran sebelumnya dan dikenai sanksi sebagai akibatnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Biodata Nopi Yeni: Kepsek SDN Cibeureum 1 Dipecat Usai Berhentikan Guru Lapor Pungli PPDB

Profil Biodata Nopi Yeni: Kepsek SDN Cibeureum 1 Dipecat Usai Berhentikan Guru Lapor Pungli PPDB

News | Kamis, 14 September 2023 | 14:23 WIB

Beredar Pesan Suara Diduga Guru SMKN 1 Depok Ancam Siswa Untuk Dukung Pungli di Sekolah

Beredar Pesan Suara Diduga Guru SMKN 1 Depok Ancam Siswa Untuk Dukung Pungli di Sekolah

Bogor | Kamis, 14 September 2023 | 11:03 WIB

Bima Arya Pecat Kepsek SDN 1 Cibeureum, Guru Pelapor Pungli Kembali Mengajar

Bima Arya Pecat Kepsek SDN 1 Cibeureum, Guru Pelapor Pungli Kembali Mengajar

Bogor | Kamis, 14 September 2023 | 09:23 WIB

Dipecat Usai Laporkan Pungli, Guru Honorer di Bogor Bikin Siswa-siswa Terharu

Dipecat Usai Laporkan Pungli, Guru Honorer di Bogor Bikin Siswa-siswa Terharu

Bogor | Rabu, 13 September 2023 | 20:32 WIB

Sosok Nopi Yeni: Kepsek Dicopot Buntut Pecat Reza Guru SD yang Bongkar Pungli

Sosok Nopi Yeni: Kepsek Dicopot Buntut Pecat Reza Guru SD yang Bongkar Pungli

News | Rabu, 13 September 2023 | 20:11 WIB

Profil dan Biodata Reza Ernanda: Guru SD di Bogor Dipecat Usai Bongkar Pungli PPDB

Profil dan Biodata Reza Ernanda: Guru SD di Bogor Dipecat Usai Bongkar Pungli PPDB

News | Rabu, 13 September 2023 | 19:37 WIB

Profil dan Biodata Sri Wahyunarti, Wanita yang Didemo Warga usai Diduga Palsukan Tanda Tangan Camat Godean

Profil dan Biodata Sri Wahyunarti, Wanita yang Didemo Warga usai Diduga Palsukan Tanda Tangan Camat Godean

Jogja | Rabu, 13 September 2023 | 16:24 WIB

Terkini

Prabowo Instruksikan RUU Ketenagakerjaan Rampung Tahun Ini: Harus Berpihak kepada Buruh!

Prabowo Instruksikan RUU Ketenagakerjaan Rampung Tahun Ini: Harus Berpihak kepada Buruh!

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:30 WIB

rabowo Ultimatum Aplikator Ojol: Potongan Harus di Bawah 10 Persen atau Angkat Kaki dari Indonesia

rabowo Ultimatum Aplikator Ojol: Potongan Harus di Bawah 10 Persen atau Angkat Kaki dari Indonesia

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:25 WIB

Prabowo Teken Perpres 27: Aplikator Cuma Boleh Potong 8 Persen, Ojol Berhak 92 Persen Pendapatan

Prabowo Teken Perpres 27: Aplikator Cuma Boleh Potong 8 Persen, Ojol Berhak 92 Persen Pendapatan

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:19 WIB

Aung San Suu Kyi Pindah ke Tahanan Rumah Saat Krisis Politik Myanmar

Aung San Suu Kyi Pindah ke Tahanan Rumah Saat Krisis Politik Myanmar

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:07 WIB

May Day 2026 di DPR: Massa Diwarnai Ibu-Ibu Bawa Anak, Ikut Suarakan Nasib Lahan Tergusur

May Day 2026 di DPR: Massa Diwarnai Ibu-Ibu Bawa Anak, Ikut Suarakan Nasib Lahan Tergusur

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:05 WIB

Jejak Sejarah Unhas, Kampus Pertama di Indonesia yang Kelola Dapur Makan Bergizi Gratis

Jejak Sejarah Unhas, Kampus Pertama di Indonesia yang Kelola Dapur Makan Bergizi Gratis

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:03 WIB

Demo May Day di DPR: Lalu Lintas Palmerah Ramai Lancar, Belum Terlihat Pergerakan Massa Buruh

Demo May Day di DPR: Lalu Lintas Palmerah Ramai Lancar, Belum Terlihat Pergerakan Massa Buruh

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:57 WIB

Soal Calon Pimpinan KPK: MK Putuskan Tak Perlu Mundur dari Jabatan

Soal Calon Pimpinan KPK: MK Putuskan Tak Perlu Mundur dari Jabatan

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:52 WIB

Masa Depan Kalian di Dasar Laut! Iran Ancam 'Tendang' Militer AS dari Timur Tengah

Masa Depan Kalian di Dasar Laut! Iran Ancam 'Tendang' Militer AS dari Timur Tengah

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:48 WIB

Harga Mati! Iran Siap Perang Demi Pertahankan Teknologi Nuklir dan Rudal Canggih

Harga Mati! Iran Siap Perang Demi Pertahankan Teknologi Nuklir dan Rudal Canggih

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:42 WIB