Muncul Masalah Baru Imbas IPAL Komunal di Johar Baru: Warga Derita Sesak NapasGegara Debu Proyek!

Agung Sandy Lesmana | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Kamis, 02 November 2023 | 17:47 WIB
Muncul Masalah Baru Imbas IPAL Komunal di Johar Baru: Warga Derita Sesak NapasGegara Debu Proyek!
Muncul Masalah Baru Imbas IPAL Komunal di Johar Baru: Warga Derita Sesak NapasGegara Debu Proyek! (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Sejumlah warga di Rumah Susun (Rusun) Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat mengalami sesak napas buntut pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (Ipal) komunal oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta.

Lurah Tanah Tinggi, Nino Ardiansyah mengaku telah mendengar soal warga yang mengalami sesak napas imbas proyek Ipal komunal itu. 

"Iya saya dapat info kalau ada warga yang sakit, kusus ya mengalami gangguan pernapasan,” kata Nino, kepada awak media, Kamis (2/11/2023).

Nino juga membenarkan, jika warga yang sakit akibat menghirup debu akibat pembangunan Ipal Komunal.

"Ini terjadi karena banyak debu akibat dampak pembangunan Ipal Komunal yang dikerjakan Dinas SDA DKI Jakarta,” jelasnya.

Debu Proyek Tebal Bikin Sesak Napas

Sementara itu, salah seorang penduduk Rusun Tanah Tinggi, Misti (48) mengaku debu tebal dari proyek tersebut terhirup warga hingga banyak yang mengalami sesak napas. 

"Gara-gara pembangunan ini banyak warga yang alami sesak napas, karena debu yang cukup tebal," kata Misti.

Selain membuat pernapasan warga terganggu, anak-anak pun kehilangan tempat bermain sejak ada proyek Ipal komunal tersebut. Pasalnya, Ipal tersebut dibangun di atas lahan yang sebelumnya dipergunakan untuk Ruang Publik Terpadu Anak (RPTRA) Rusun Tanah Tinggi.

Misti juga mengeluhkan dengan banyaknya tanah merah bekas galian yang berceceran di sekitar lokasi. Ceceran tanah merah tersebut sangatlah licin bila kondisi sedang hujan.

Kondisi lorong di Indekos sleep box di Johar Baru, Jakarta Pusat. (Suara.com/Fakhri Fuadi)
Kondisi pemukiman warga Johar Baru, Jakarta Pusat. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

"Ini akses jalan warga juga jadi banyak tanah dan sangat bahaya juga kalau hujan karena licin. Kita juga sudah melapor ke kelurahan dan kecamatan tapi belum ada tindak lanjut," jelasnya.

Tak hanya Misti, hal senada juga diungkapkan Rudi. Pria berusia 61 tahun ini mengatakan, pembangunan Ipal komunal di wilayahnya seolah tidak perduli dengan masyarakat sekitar.

"Banyak warga di sini yang jadi sakit. Sudah ditegur berkali-kali tapi tetap saja, terkesan tidak peduli dengan kondisi warga. Di sini warga setiap hari jadi menghirup debu," ungkapnya. 

Rudi menyebut, saat ini yang dibutuhkan oleh warga Rusun Tanah Tinggi sebetulnya perbaikan, bukan pembangunan Ipal. Lantaran kondisi Rusun Tanah Tinggi saat ini, sangat memperihatinkan.

"Kami itu hanya butuh perbaikan rusun dan bukan malah dibangun IPAL Komunal yang justru menyengsarakan warga," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komnas HAM Temukan Bayi 8 Bulan Sesak Napas Hebat karena Tembakan Gas Air Mata di Rempang

Komnas HAM Temukan Bayi 8 Bulan Sesak Napas Hebat karena Tembakan Gas Air Mata di Rempang

News | Jum'at, 22 September 2023 | 19:12 WIB

Tawuran di Johar Baru Kembali Pecah, Polisi Belum Pastikan Sebagai Pengalihan Isu Masuknya Narkoba

Tawuran di Johar Baru Kembali Pecah, Polisi Belum Pastikan Sebagai Pengalihan Isu Masuknya Narkoba

News | Rabu, 20 September 2023 | 03:15 WIB

Kisah Tawuran di Johar Baru, Ketua RT: Berawal dari Ledek-ledekan Bocah hingga Orang Dewasa Ikutan

Kisah Tawuran di Johar Baru, Ketua RT: Berawal dari Ledek-ledekan Bocah hingga Orang Dewasa Ikutan

News | Sabtu, 16 September 2023 | 00:05 WIB

Alasan Rumah Tak Ada Septic Tank, Warga Johar Baru Jakpus Biasa BAB di Anak Kali Sentiong

Alasan Rumah Tak Ada Septic Tank, Warga Johar Baru Jakpus Biasa BAB di Anak Kali Sentiong

News | Jum'at, 15 September 2023 | 18:47 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB