Blak-blakan Dosen UGM, Ada Operasi yang Menahan Civitas Akademika Kritik Jokowi Soal Pemilu

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 07 Februari 2024 | 20:18 WIB
Blak-blakan Dosen UGM, Ada Operasi yang Menahan Civitas Akademika Kritik Jokowi Soal Pemilu
Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu (24/1/2024). (Suara.com/Novian)

Suara.com - Dosen Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr Abdul Gaffar Karim, menyebut keresahan atas kondisi keberlangsungan Pemilu sudah lama dirasakan. Penyalahgunaan kekuasaan dalam praktik politik disebutnya telah semakin terlihat nyata.

Hal ini dikatakan Gaffar dalam diskusi publik yang digelar oleh Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) bertajuk 'Demokrasi Kian Tergerus Presiden Harus Dengarkan Suara Kampus' di Youtube KontraS, Rabu (7/2/2024).

“Saya merasakan kekhawatiran itu sebenarnya sudah lama ada, sudah merasa bahwa politik itu tidak baik itu sudah lama ada di kalangan akademisi,” ujar Goffar

Kendati demikian, para civitas akademika tak langsung mengutarakan keresahan itu lewat kritik terhadap Presiden Joko Widodo seperti yang ramai belakangan ini. Sebab, ia menyebut ada semacam operasi yang berupaya menahan pergerakan pihak universitas.

“Cuma bedanya kita paham semua, sampai beberapa waktu belakangan, ada sesuatu yang holding hit back. Yang menahan yang membuat gerakan bersama-sama itu tidak dimungkinkan," ungkapnya.

"Kita harus mengakui bahwa ada operasi kuasa yang berlangsung di kampus yang membuat mahasiswa itu tidak bisa banyak bicara, dosen tidak banyak bicara,” jelasnya menambahkan.

Operasi ini, kata Gaffar, tidak dilakukan secara frontal seperti menangkap pihak yang mengkritisi pemerintah. Caranya adalah dengan membuat suasana tidak nyaman dan memunculkan ketakutan.

“Memang beda, bukan dengan gaya otoriter ditangkap kalau bicara. Tapi kita dibikin sungkan, tidak nyaman kalau berbicara mengkritisi kekuasaan,” katanya.

Seorang mahasiswa membakar poster salah satu capres saat menggelar aksi unjuk rasa di belakang Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/2/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Seorang mahasiswa membakar poster salah satu capres saat menggelar aksi unjuk rasa di belakang Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/2/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Selain itu, kampus-kampus juga belakangan diminta fokus terhadap akademik hingga proyek bisnis. Mulai dari startup, pendidikan masa depan, hingga sociopreneurship.

Akibatnya, pihak yang berani mengkritisi kekuasaan terkesan kurang kerjaan dan tak solutif atas masa depan mahasiswa.

“Gerakan mahasiswa sekarang diharuskan untuk fokus secara akademik hebat, startup, future studies, sociopreneurship. Kalau mengkritisi pemerintah kelihatan kurang kerjaan, kelihatan tidak memberikan solusi,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Media Asing Sebut TikTok Jadi 'Medan Perang' Capres Indonesia di Pilpres 2024

Media Asing Sebut TikTok Jadi 'Medan Perang' Capres Indonesia di Pilpres 2024

Tekno | Rabu, 07 Februari 2024 | 20:07 WIB

Aksi Tuntut Pemakzulan Jokowi, Mahasiswa Bakar APK di Dekat Istana

Aksi Tuntut Pemakzulan Jokowi, Mahasiswa Bakar APK di Dekat Istana

News | Rabu, 07 Februari 2024 | 20:06 WIB

Minta Jokowi Dimakzulkan, Mahasiswa Demo di Istana Bakar Poster Capres-cawapres

Minta Jokowi Dimakzulkan, Mahasiswa Demo di Istana Bakar Poster Capres-cawapres

Foto | Rabu, 07 Februari 2024 | 20:04 WIB

Tegas, Presiden Jokowi Pastikan Tak akan Ikut Berkampanye!

Tegas, Presiden Jokowi Pastikan Tak akan Ikut Berkampanye!

Your Say | Rabu, 07 Februari 2024 | 19:35 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB