Bocah 13 Tahun Kena Peluru Nyasar, Polisi Sebut Anggota Tak Sengaja

Bella Suara.Com
Senin, 12 Februari 2024 | 22:33 WIB
Bocah 13 Tahun Kena Peluru Nyasar, Polisi Sebut Anggota Tak Sengaja
Peristiwa penembakan, seorang remaja perempuan menjadi korban peluru nyasar di Kendari. (pixabay)

Suara.com - Seorang bocah perempuan berusia 13 tahun menjadi korban peluru nyasar dari anggota kepolisian di kawasan Jalan Pattimura, Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kendari, Minggu (11/2) sekitar pukul 04.00 Wita.

Kejadian itu bermula saat anak perempuan berinisial SF tersebut sedang tidur di kamarnya. Tiba-tiba, terdapat sebuah suara mengejutkan yang berasal dari atas rumahnya.

Seketika, punggung bocah malang tersebut terasa sakit. Tak diduga, punggung anak tersebut terkena tembakan peluru nyasar saat anggota Polresta Kendari mengejar remaja bersenjata tajam yang diduga telah melakukan tindak pembegalan.

Saat melakukan pengejaran, pihak kepolisian melepaskan tembakan peringatan. Tak disangka, peluru tersebut nyasar hingga mengenai punggung SF.

“Kami mau tangkap remaja yang membawa sajam, bu. Anggota kami mengeluarkan tembakan peringatan tapi pelurunya sampai di rumah ibu,” kata Kapolresta Kendari, Aris Tri Yunarko kepada keluarga korban, Minggu.

Aris mengungkapkan bahwa tidak ada unsur kesengajaan dalam kejadian tersebut.

"Itu di luar kesengajaan dan dugaan kami," katanya.

Atas kejadian tersebut, korban pun segera dilarikan ke rumah sakit. Korban mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari untuk menjalani proses operasi pengangkatan sisa proyektil peluru.

Terkait hal itu, Aris menyampaikan permohonan maaf dan menyampaikan pihaknya siap bertanggung jawab serta akan menanggung segala biaya serta kebutuhan korban hingga benar-benar sembuh.

Baca Juga: Detik-detik Suami Istri Jadi Korban Salah Tangkap oleh Sekelompok Orang Diduga Polisi: Lapor Propam!

“Sekali lagi atas nama Polri, kami sangat meminta maaf,” tambahnya.

Cerita SF yang terkena peluru nyasar pun kini viral dan telah beredar di media sosial. Sebagian warganet mengaku kurang puas dengan sikap kepolisian yang terkesan hanya meminta maaf dan membiayai pengobatan korban tanpa menindak lebih lanjut anggota yang melakukan tembakan nyasar.

"Enak ya jadi polisi Konoha. Kalau yang bersalah polisi Konoha cuman minta maaf kelar urusan sekalipun memenuhi unsur pidana. Lain halnya dengan orang yang gak punya keluarga polisi Konohanya apalagi kagak punya duit ya, hukum harus ditegakkan. Emang pada suka ngelawak nih polisi konoha," kata netizen.

"Itu yang salah angin...tersangkanya pasti angin," ungkap warganet.

"Kemarin salah Tangkap sekarang salah tembak," ujar netizen lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI