Dear Pendukung AMIN, Tom Lembong Bilang Pilpres Dua Putaran Masih Terbuka Lebar

Eko Faizin

Minggu, 18 Februari 2024 | 13:09 WIB
Dear Pendukung AMIN, Tom Lembong Bilang Pilpres Dua Putaran Masih Terbuka Lebar
Tom Lembong. [instagram/@tomlembong]

Suara.com - Co Captain Timnas AMIN Thomas Lembong atau Tom Lembong baru-baru ini menyampaikan pesan kepada seluruh relawan dan pendukung Anies-Muhaimin (AMIN) untuk tetap semangat.

Hal tersebut disampaikan Tom Lembong melalui video berdurasi 3 menit 54 detik yang diunggahnya di akun X @tomlembong, Minggu (18/2/2024).

“Sama halnya seperti semua manusia setara di mata Tuhan Allah, dan semua warga seyogyanya setara di depan Hukum, maka setiap suara dalam Pemilu itu setara dan sama penting-nya. Nilai “tidak ada manusia yg boleh ditinggal” berarti setiap suara harus dihargai, dikawal dan dijemput. Ber-sama² kita semua lagi mencatat sejarah - semangat terus membela dan memperbaiki demokrasi kita.” demikian caption video.

Awalnya, Tom Lembong menyatakan dirinya sedang berada di ruang studio Anies-Muhaimin pada Sabtu (17/2/2024). Ia menyebut kemungkinan Pilpres dua putaran masih terbuka lebar jika pelanggaran melewati margin kemenangan yang telah diklaim pihak tertentu.

"Kemungkinan untuk terjadinya putaran kedua masih terbuka lebar kalau setelah tabulasi volume pelanggaran, penyimpangan itu melampaui margin kemenangan yang diklaim oleh kubu tertentu itu akan menjadi putaran kedua," ucapnya dalam video.

Lebih lanjut, Tom Lembong kemudian mengajak semua untuk mengawal setiap suara dari mulai TPS, kecamatan hingga ke pusat.

"Jadi kita semua harus kawal setiap suara di setiap tingkat dari TPS ke kecamatan, kabupaten dan seterusnya," jelas dia.

Tak lupa, Mantan Menteri Investasi ini juga mengajak semua, terutama relawan AMIN untuk tetap semangat demi memperbaiki nasib bangsa.

Unggahan tersebut mendapat reaksi beragam dari warganet. Tak sedikit yang memberi semangat untuk memperjuangkan kemenangan AMIN, bahkan ada yang menyinggung Mahkamah Konstitusi (MK).

"coba tanya temennya pak tom yg ambil hukum di luar negeri, gmana caranya bisa menang kalo misalkan gugat di MK? soalnya kayaknya secerdas apapun tim hukum pasti kalah kalo lanjut di MK," tulis warganet.

"Setuju, setiap suara dari rakyat berharga dan patut diperjuangkan. Segala bentuk ketidakadilan harus ditegakkan. Kita tidak KKN dipelihara dan hukum jadi lemah, mau jadi apa negara ini dipimpin orang-orang seperti itu," sahut yang lain.

"Apabila masuk putaran kedua, koordinasi jaringan saksi agar Bisa lebih diperkuat Pak Tom. Seharusnya selesai penghitungan suara pilpres di msg2 TPS, TIM AMIN sudah bisa mengantongi hasil real count sementara dr hasil laporan saksi dimaksud. Terus semangat," ungkap netizen.

Diketahui, berdasarkan data real count KPU, pemilu2024.kpu.go.id, Minggu (18/2/2024) pukul 12.48 WIB, pasangan Prabowo-Gibran unggul sementara dengan perolehan suara 57,95 persen. Disusul Anies-Muhaimin (AMIN) dengan suara 24,48 persen lalu pasangan Ganjar-Mahfud mendapat 17,57 persen suara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan

Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 07:00 WIB

Singgung Kasus Tom Lembong hingga Nadiem, Mahfud Ungkap Bahaya Intervensi Politik di Hukum RI

Singgung Kasus Tom Lembong hingga Nadiem, Mahfud Ungkap Bahaya Intervensi Politik di Hukum RI

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:57 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto

Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto

News | Minggu, 15 Februari 2026 | 18:29 WIB

Resmi! KY Rekomendasikan 3 Hakim Perkara Tom Lembong Disanksi Nonpalu

Resmi! KY Rekomendasikan 3 Hakim Perkara Tom Lembong Disanksi Nonpalu

News | Jum'at, 26 Desember 2025 | 20:44 WIB

Johan Budi Dukung Abolisi dan Amnesti Tom Lembong - Ira Puspadewi, Tapi Kritisi Untuk Hasto

Johan Budi Dukung Abolisi dan Amnesti Tom Lembong - Ira Puspadewi, Tapi Kritisi Untuk Hasto

News | Sabtu, 06 Desember 2025 | 20:22 WIB

Kuasa Hukum Nadiem Makarim: Kasus Kliennya Mirip Polemik Tom Lembong dan Ira Puspadewi

Kuasa Hukum Nadiem Makarim: Kasus Kliennya Mirip Polemik Tom Lembong dan Ira Puspadewi

News | Rabu, 26 November 2025 | 16:05 WIB

Nasib Charles Sitorus Terpidana Kasus Gula Tom Lembong usai Vonisnya Diperkuat di Tingkat Banding

Nasib Charles Sitorus Terpidana Kasus Gula Tom Lembong usai Vonisnya Diperkuat di Tingkat Banding

News | Senin, 03 November 2025 | 18:00 WIB

Komisi Yudisial Periksa 3 Hakim Kasus Tom Lembong, Hasilnya Belum Bisa Dibuka ke Publik

Komisi Yudisial Periksa 3 Hakim Kasus Tom Lembong, Hasilnya Belum Bisa Dibuka ke Publik

News | Senin, 03 November 2025 | 17:21 WIB

Usai Tom Lembong Bebas, 4 Bos Perusahaan Swasta Divonis 4 Tahun Kasus Importasi Gula

Usai Tom Lembong Bebas, 4 Bos Perusahaan Swasta Divonis 4 Tahun Kasus Importasi Gula

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 16:47 WIB

Terkini

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:45 WIB

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:23 WIB

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

×