Penumpang Menangis Teriakkan Takbir Saat Kapal NTB-Bali Dihantam Cuaca Buruk

Eviera Paramita Sandi | Suara.com

Kamis, 14 Maret 2024 | 10:56 WIB
Penumpang Menangis Teriakkan Takbir Saat Kapal NTB-Bali Dihantam Cuaca Buruk
Kepanikan penumpang saat kapal penyebrangan Bali-NTB berlayar di tengah cuaca buruk [Instagram]

Suara.com - Sebuah video yang menunjukkan suasana mencekam di dalam kapal penyebrangan beredar di media sosial. Video yang diunggah pada Kamis (14/3/2024) ini menunjukkan keadaan dalam kapal penyebrangan NTB-Bali tepatnya tujuan Lembar-Padangbai pada Rabu (13/3/2024) yang tengah dihantam badai.

Video ini diunggah oleh akun Instagram @mataramnow memperlihatkan penumpang di dalam kapal yang menangis ketakutan. Mereka bahkan mengucap takbir hingga istighfar di tengah suasana mengerikan tersebut.

“Astaghfirullah, astaghfirullah. Allahu Akbar,” bunyi penggalan teriakan para penumpang. Mereka terlihat saling berdekatan dan ada yang berpelukan.

Seperti diketahui cuaca buruk terjadi di sejumlah wilayah Bali dan Lombok. Hal ini pun berimbas pada pelayaran termasuk kapal penyebrangan.

Penyeberangan kapal Ferry dari Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) menuju Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Bali pun sempat ditutup sementara sejak Rabu (13/3/2024) sore. Hal ini karena cuaca buruk yang melanda kawasan itu.

"Mulai pukul 16.00 WITA kemarin kami lakukan penundaan pemberangkatan kapal, mengingat cuaca kurang kondusif," kata GM Pelabuhan Lembar Agus Djoko Trianto.

Disebutkan pula saat awal penutupan penyeberangan Rabu sore kemarin, ketinggian gelombang di Selat Lombok 1,5 meter hingga 2 meter. Ketinggian gelombang tersebut menurutnya masih aman untuk dilalui kapal. Hanya saja kecepatan angin yang sangat kencang 40-50 knot.

"Tadi perkembangannya sudah turun kecepatan angin 15 knot, sehingga aman dilakukan pelayaran, tapi itu pun tergantung cuaca," jelasnya.

Penundaan pelayaran tersebut terjadi penumpukan kendaraan di areal parkir pelabuhan, namun antrean bisa diurai setelah beberapa kapal di izinkan berlayar.

"Ya antrean ada karena penumpang tidak bisa meneruskan perjalanan, karena kondisi cuaca tidak memungkinkan tapi sekarang sudah terurai tidak sepadat tadi malam," katanya pula.

Berdasarkan surat pemberitahuan yang dirilis Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub menyebutkan penyeberangan di pelabuhan itu ditunda dengan alasan cuaca buruk dan pertimbangan keselamatan dan keamanan pelayaran.

Penundaan keberangkatan kapal di Pelabuhan Lembar ini sampai dengan cuaca normal kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Sedih Pendukung Anies Baswedan Pamit dari Media Sosial, Netizen Ikut Mewek

Momen Sedih Pendukung Anies Baswedan Pamit dari Media Sosial, Netizen Ikut Mewek

News | Kamis, 14 Maret 2024 | 01:16 WIB

Viral Jemaah Terbakar Saat Shalat Berjamaah, Semua Lari Pontang-panting: Pengendali Api Lagi Hijrah!

Viral Jemaah Terbakar Saat Shalat Berjamaah, Semua Lari Pontang-panting: Pengendali Api Lagi Hijrah!

News | Rabu, 13 Maret 2024 | 12:45 WIB

Harmoni Nyepi dan Ramadan di Bali

Harmoni Nyepi dan Ramadan di Bali

Video | Rabu, 13 Maret 2024 | 10:10 WIB

Terkini

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:35 WIB