8 Fakta Penemuan Mayat di Toren Pondok Aren: Korban Minta Dikeroki, Ini Kronologi Kejadian

Ruth Meliana

Rabu, 29 Mei 2024 | 15:24 WIB
8 Fakta Penemuan Mayat di Toren Pondok Aren: Korban Minta Dikeroki, Ini Kronologi Kejadian
Penemuan jasad Devi Karmawan (27), warga Pondok Aren, Tangerang Selatan, di toren salah satu rumah warga. (Ilustrasi Unsplash)

Suara.com - Warga Pondok Aren, Tangerang Selatan, digegerkan dengan penemuan mayat di toren atau tandon air pada Senin (27/5/2024). Jasad itu ternyata adalah seorang pria bernama Devi Karmawan (27).

Penemuan mayat ini bermula saat pemilik toren air, Sutrisno curiga dengan air di rumahnya. Pasalnya, air di rumahnya mendadak berbau tidak sedap selama beberapa hari.

Keanehan itu akhirnya membuat Sutrisno mengecek sumber air di toren. Betapa terkejutnya ia saat mendapati ada jasad yang sudah tenggelam di toren miliknya. Sutrisno pun buru-buru melaporkan temuannya ke pihak berwajib.

Lalu, seperti apa kronologi kejadian dan apa yang sebenarnya terjadi? Simak inilah 7 fakta selengkapnya.

Awal kecurigaan air berbau tidak sedap

Penemuan jasad Devi ini bermula ketika Sutrisno, seorang warga Pondok Aren, merasa aneh dengan keadaan air di rumahnya. Bagaimana tidak, air di rumahnya mengeluarkan bau tidak sedap dan berbusa sejak Sabtu (25/5/2024) lalu.

Situasi ini membuat Sutrisno mencoba mengecek toren air dari luar, sekaligus memastikan tutup toren tidak terbuka. Namun setelah dua hari pasca pengecekan awal, air yang mengalir di rumah Sutrisno  tetap berbau.

Sutrisno akhirnya mengajak sang mertua, Abu (60), untuk membantunya mengecek toren di rumahnya pada Senin (27/5/2024) kemarin. Ia menduga ada hewan mati di dalam torennya, dan berusaha membuka tutup tandon air.

Jasad Devi sudah mengapung di toren

baca juga

Saat Sutrisno dan Abu membuka tutup torennya, betapa kagetnya mereka saat mendapati ada sesosok jasad yang sudah mengapung dan mengeluarkan bau tidak sedap.

Sontak, Sutrisno dan Abu berteriak karena tak menyangka ada jasad manusia di toren rumah mereka. Sutrisno pun diminta Abu untuk segera melapor ke Ketua RT setempat atas penemuan jasad di toren.

Devi sempat hilang selama dua hari

Setelah mayat ditemukan, keluarga korban tidak langsung mengetahui bahwa jasad yang ditemukan di toren adalah Devi. Padahal, jarak rumah Sutrisno dengan korban hanya 100 meter. Justru ibu Devi, Darmiyati baru mengetahui sang anak sudah tak bernyawa dari warga yang melapor kepadanya.

Darmiyati pun sempat syok mendengar kabar tersebut. Pasalnya, sang putra sudah dua hari tidak pulang sejak Sabtu (25/07/2024). Sang ibu pun mengira Devi sedang menginap di rumah temannya.

Korban sempat meminta dikeroki

Darmiyati bercerita bahwa sebelum meninggal, Devi sempat tidak enak badan dan meminta dikeroki. Namun, Darmiyati mengaku menolak permintaan anaknya karena baru pulang bekerja dan masih lelah.

"Anak saya sempat minta kerok, ngakunya gak enak badan, terus kelaparan," ucap Darmiyati saat ditemui di rumah duka pada Selasa (28/5/2024).

Sempat pamit beli kopi

Korban sempat berpamitan kepada sang ibu untuk membeli kopi pada Sabtu (25/7/2024) malam. Namun sejak pamit, Devi tidak pernah muncul lagi di hadapan sang ibu.

Darmiyati pun sempat mengira sang anak pergi ke curug bersama teman-temannya dan tidak pulang ke rumah. Namun kecurigaan muncul setelah Devi tak pulang selama 2 hari.

Dapat laporan dari warga atas penemuan jasad di toren

Dua hari setelah kepergian Devi dari rumah, Darmiyati mendapat laporan dari warga atas penemuan jasad di toren sekitar rumahnya. Warga sempat mencurigai bahwa jasad tersebut adalah Devi, putra Darmiyati.

Warga pun mencoba memastikan kepada Darmiyati apakah jasad tersebut adalah anaknya. Namun, keadaan jasad Devi yang sudah membengkak membuat Darmiyati kesulitan mengetahui apakah jasad tersebut adalah benar putranya.

Darmiyati kini mencoba menghubungi kakak-kakak Devi demi memastikan jasad itu adalah anaknya. Akhirnya setelah dipastikan jasad itu adalah anaknya, Darmiyati langsung menangis histeris.

Polisi masih selidiki penyebab kematian

Kasus penemuan jasad di toren ini kini masih diselidiki oleh pihak kepolisian. Jasad Devi juga sudah dibawa ke RS Kramat Jati demi mengungkap penyebab kematiannya.

Keluarga korban curiga Devi dibunuh lantaran melihat ada memar-memar di bagian tubuhnya. Kendati demikian, polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban.

Hasil autopsi

Sementara itu, hasil autopsi yang dilakukan pihak rumah sakit mengungkap korban meninggal karena tenggelam. Hasil autopsi juga mengungkap bahwa korban masih hidup saat terendam air di toren, hingga akhirnya kehabisan napas.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misteri Pria Bertato Bunga Ditemukan Tewas Membusuk Dalam Toren Air di Tangsel

Misteri Pria Bertato Bunga Ditemukan Tewas Membusuk Dalam Toren Air di Tangsel

News | Selasa, 28 Mei 2024 | 13:25 WIB

Geger Mayat Dalam Toren di Pondok Aren, Pengakuan Penghuni Rumah: Air Berbusa dan Bau

Geger Mayat Dalam Toren di Pondok Aren, Pengakuan Penghuni Rumah: Air Berbusa dan Bau

News | Selasa, 28 Mei 2024 | 09:26 WIB

Ahmad Warga Cakung Ditemukan Tewas di Pinggir Kali Pulogadung Jaktim, Korban Pembunuhan?

Ahmad Warga Cakung Ditemukan Tewas di Pinggir Kali Pulogadung Jaktim, Korban Pembunuhan?

News | Selasa, 14 Mei 2024 | 11:19 WIB

Alasan Pedagang Soto Ikut Bantu Pembunuhan Bos Warung Madura Di Pamulang, Kesal Tak Dikasih Utang Rokok

Alasan Pedagang Soto Ikut Bantu Pembunuhan Bos Warung Madura Di Pamulang, Kesal Tak Dikasih Utang Rokok

News | Senin, 13 Mei 2024 | 14:51 WIB

Mayat Omnya Dibungkus Sarung Lalu Dibuang, Motif Ponakan Bunuh Bos Warung Madura: Kesal Kerap Dicap Males Kerja

Mayat Omnya Dibungkus Sarung Lalu Dibuang, Motif Ponakan Bunuh Bos Warung Madura: Kesal Kerap Dicap Males Kerja

News | Senin, 13 Mei 2024 | 14:26 WIB

Dibuang Pakai Motor Milik Korban, Pembunuh Mayat Pria Dalam Sarung Sempat Mutar-mutar Cari Tepat Sepi

Dibuang Pakai Motor Milik Korban, Pembunuh Mayat Pria Dalam Sarung Sempat Mutar-mutar Cari Tepat Sepi

News | Senin, 13 Mei 2024 | 13:18 WIB

Terkini

4 Zodiak Paling Hoki 24 Agustus 2026, Diprediksi Ketiban Rezeki dan Keberuntungan

4 Zodiak Paling Hoki 24 Agustus 2026, Diprediksi Ketiban Rezeki dan Keberuntungan

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:28 WIB

Romantis Sekaligus Realistis & Alasan Lain yang Bikin Harus Nonton Film "Dan Bandung" di Bioskop

Romantis Sekaligus Realistis & Alasan Lain yang Bikin Harus Nonton Film "Dan Bandung" di Bioskop

Entertainment | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:24 WIB

Warga Kepulauan Seribu Ingin Transportasi Laut Murah, Transjakarta Siap Ambil Alih

Warga Kepulauan Seribu Ingin Transportasi Laut Murah, Transjakarta Siap Ambil Alih

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:17 WIB

IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI

IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Lulusan Terbaik Undip Antre Jadi Buruh: Saat Ijazah Sarjana Tak Lagi Menjamin Pekerjaan

Lulusan Terbaik Undip Antre Jadi Buruh: Saat Ijazah Sarjana Tak Lagi Menjamin Pekerjaan

Sulsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:14 WIB

Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap

Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap

Jawa Tengah | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT

Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT

Jatim | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Emas Antam Melambung Tinggi, Harganya Rp2,75 Juta/Gram

Emas Antam Melambung Tinggi, Harganya Rp2,75 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Presiden Prabowo Dikabarkan Bakal ke Riau Tinjau Karhutla di Kampar

Presiden Prabowo Dikabarkan Bakal ke Riau Tinjau Karhutla di Kampar

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Masjid Auliya Setono Gedong, Jejak Islam dan Daha di Tengah Kediri Kota

Masjid Auliya Setono Gedong, Jejak Islam dan Daha di Tengah Kediri Kota

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:00 WIB

×