Bakal Kesulitan Bertani, Warga Eks Kampung Bayam Tolak Tawaran Tinggal di Rusun Nagrak

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 05 Juni 2024 | 13:37 WIB
Bakal Kesulitan Bertani, Warga Eks Kampung Bayam Tolak Tawaran Tinggal di Rusun Nagrak
Warga berunjuk rasa di depan gerbang Kampung Susun Bayam, Jakarta Utara, Senin (21/11/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Ketua Paguyuban Warga Kelompok Tani Kampung Bayam Madani (PWKTKBM), Furqon, menjelaskan alasan para warga eks Kampung Bayam tak bersedia dipindahkan ke Rumah Susun (Rusun) Nagrak. Salah satunya adalah warga jadi kesulitan untuk bertani.

Menurut Furqon, hampir seluruh warga Kampung Bayam berprofesi sebagai petani. Sementara, Rusun Nagrak memiliki keterbatasan penggunaan lahan hingga akses.

"Bukan hanya jauh saja, ruang hidup baru itu, kami sudah survei (Rusun Nagrak). Untuk memulihkan ekonomi akan lama kembali. Kami sudah cukup untuk itu, masa harus berproses kembali," ujar Furqon kepada wartawan, Rabu (5/6/2024).

Furqon mengatakan, warga telah dilibatkan dalam pembangunan Kampung Susun Bayam (KSB) pada era kepemimpinan Anies Baswedan sebagai gubernur. Para petani merasa KSB bisa mengakomodir semua kebutuhan untuk tetap bertani.

"Kenapa kami menolak ke Nagrak? Alasan terkuat adalah sebelum membangun JIS dan KSB, kami berproses sampai pemetaan, membantu arsitek relawan hingga terwujudnya KSB. Kenapa? Kami meminta kepastian kelayakan hidup," ucapnya.

Kekinian, warga eks Kampung Bayam sudah sepakat untuk dipindah ke Rusun yang akan dibangun di Jalan Yos Sudarso. Di Rusun baru ini, Furqon menyebut warga bakal mendapat kesempatan lagi untuk kembali bertani.

"Kami meminta dipercaya terus berjalannya pertanian kami. Semoga harapan dan impian kami jadi percontohan, paling tidak menjadi agro wisata edukasi pertanian," ucapnya.

"Bukan sekadar menanam, lalu tunggu panen. Alhamdulillah kami diberikan kesempatan, izin," jelasnya menambahkan.

Warga Eks Kampung Bayam Ngaku Diusir Aparat Dari KSB: Kami Dikeroyok. (Foto: Ist)
Warga Eks Kampung Bayam Ngaku Diusir Aparat Dari KSB: Kami Dikeroyok. (Foto: Ist)

Terkait pembangunan Rusun baru di Yos Sudarso, Furqon mengaku belum mengetahui kapan pelaksanaannya. Warga sementara ditempatkan di hunian sementara (huntara) di Jalan Tongkol.

baca juga

"Kami meminta kepastian walaupun waktu pembangunan rusun di jalan yos sudarso itu belum tau kapan dan selesainya kapan, tapi kami menunggu dan diberi kesempatan pemulihan ekonomi di hunian sementara," pungkasnya.

Diketahui, KSB merupakan hunian yang dijanjikan oleh eks Gubernur DKI Anies Baswedan saat masih menjabat untuk warga eks Kampung Bayam yang tergusur lantaran pembangunan Jakarta International Stadium (JIS). Namun, tak ada kesepakatan antara warga dengan pihak Jakpro untuk tarif menempati hunian itu.

Warga yang merasa bangunan itu adalah hak mereka kerap memaksa tinggal di KSB. Pihak Jakpro pun justru melaporkan tindakan sejumlah warga ini kepada kepolisian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usir Paksa Warga KSB Pakai Aparat, Jakpro Berdalih Demi Keamanan Aset

Usir Paksa Warga KSB Pakai Aparat, Jakpro Berdalih Demi Keamanan Aset

News | Selasa, 21 Mei 2024 | 21:49 WIB

JRMK Curhat Kesulitan Setelah Anies Lengser, Susah Ngadu ke Balai Kota hingga KJP Dihapus

JRMK Curhat Kesulitan Setelah Anies Lengser, Susah Ngadu ke Balai Kota hingga KJP Dihapus

News | Minggu, 19 Mei 2024 | 19:53 WIB

Tak Kunjung Kasih Keuntungan ke Pemprov, DPRD DKI Minta Jakpro Lepas Kepemilikan JIS hingga Velodrome

Tak Kunjung Kasih Keuntungan ke Pemprov, DPRD DKI Minta Jakpro Lepas Kepemilikan JIS hingga Velodrome

News | Jum'at, 26 April 2024 | 15:29 WIB

DPRD Minta Pemprov DKI Pinjam Wisma Atlet untuk Warga Eks Kampung Bayam

DPRD Minta Pemprov DKI Pinjam Wisma Atlet untuk Warga Eks Kampung Bayam

News | Jum'at, 26 April 2024 | 14:29 WIB

Terkini

GoTo Raup Laba Rp441 Miliar, Bisnis GoPay Tumbuh 304 Persen

GoTo Raup Laba Rp441 Miliar, Bisnis GoPay Tumbuh 304 Persen

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, PN Jakarta Timur Koordinasi Pengamanan

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, PN Jakarta Timur Koordinasi Pengamanan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:54 WIB

5 Benda Pembawa Hoki yang Wajib Ada di Dompet Shio Babi agar Rezeki Tidak Seret

5 Benda Pembawa Hoki yang Wajib Ada di Dompet Shio Babi agar Rezeki Tidak Seret

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Tampil Pede! 5 Plump Lip Gloss untuk Bibir Penuh dan Berkilau

Tampil Pede! 5 Plump Lip Gloss untuk Bibir Penuh dan Berkilau

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Ciri-ciri Odometer Mobil Bekas Diakali dan Diputar Mundur, Cek Sebelum Beli!

Ciri-ciri Odometer Mobil Bekas Diakali dan Diputar Mundur, Cek Sebelum Beli!

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Anak-anak di Muara Angke Harus Digendong Terobos Banjir Rob saat Berangkat Sekolah

Anak-anak di Muara Angke Harus Digendong Terobos Banjir Rob saat Berangkat Sekolah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Tanggal Lahir Ungkap Peran Rahasia dan Pelajaran Hidup yang Harus Anda Bawa ke Keluarga

Tanggal Lahir Ungkap Peran Rahasia dan Pelajaran Hidup yang Harus Anda Bawa ke Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Bahasa Indonesia Mendunia, tapi Gagal di Pasar Kerja? Ini PR Besarnya!

Bahasa Indonesia Mendunia, tapi Gagal di Pasar Kerja? Ini PR Besarnya!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Ada Perbaikan Lapangan, Persija Jakarta Dipastikan Tak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027

Ada Perbaikan Lapangan, Persija Jakarta Dipastikan Tak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:43 WIB

×