Publik Puas Kinerja Jokowi 5 Tahun Terakhir, M Qodari Gak Heran Hasil Survei Litbang Kompas, Begini Katanya

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 21 Juni 2024 | 13:21 WIB
Publik Puas Kinerja Jokowi 5 Tahun Terakhir, M Qodari Gak Heran Hasil Survei Litbang Kompas, Begini Katanya
Publik Puas Kinerja Jokowi 5 Tahun Terakhir, M Qodari Gak Heran Hasil Survei Litbang Kompas, Begini Katanya. [ANTARA/Aris Wasita]

Suara.com - Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari angkat bicara merespons temuan survei Litbang Kompas terbaru yang menempatkan tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin di posisi tertinggi dalam lima tahun terakhir kepemimpinannya.

Menurutnya, hal itu tidak lah mengherankan dengan hasil survei tersebut. Pasalnya, kata dia, tingginya tingkat kepuasan masyarakat terhadap Presiden Jokowi telah terpotret dari tren hasil survei dari lembaga-lembaga survei lainnya. 

“Tingginya hasil survei Kompas mengenai kepuasan kepada Pak Jokowi kan, tidak mengherankan karena pertama survei-survei yang dilakukan lembaga lain juga menunjukkan tren yang sama,” kata Qodari kepada wartawan, Jumat (21/6/2024).

Ia menambahkan tren tingginya kepuasan masyarakat terhadap Presiden Jokowi bukan sesuatu yang baru, karena selama ini masyarakat merasa Presiden Jokowi telah berhasil menjaga kesejahteraan sosial dan menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.

M Qodari Direktur Eksekutif Indo Barometer di Rosi
M Qodari Direktur Eksekutif Indo Barometer di Rosi

“Yang kedua tren kepuasan ini bukan sesuatu yang baru sudah terjadi dalam setahun atau dalam 2 tahun terakhir ini dan alasan-alasannya pun saya kira jelas bahwa di era Pak Jokowi ini stabilitas politik itu terjaga kemudian kesejahteraan sosial juga bagus, cukup terjamin kemudian pertumbuhan ekonomi juga bisa dipertahankan itu adalah kata-kata kunci bagi pemerintahan Pak Jokowi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan, Presiden Jokowi sebagai kepala negara memiliki kemampuan komunikasi yang baik dengan masyarakat. Hal itu dibuktikan saat kunjungan kerja maupun saat blusukan ke setiap daerah. Gaya komunikasi Presiden Jokowi, kata Qodari, mudah dipahami masyarakat bawah.

“Di sisi yang lain, Pak Jokowi juga sebagai seorang pemimpin memiliki kemampuan komunikasi yang sangat baik dengan masyarakat baik lewat kegiatan kunjungan kerja, blusukan maupun cara komunikasi beliau yang memang sangat mudah dipahami oleh masyarakat,” ujarnya.

Qodari memprediksi tingkat kepuasan Presiden Jokowi akan tetap tinggi sampai berakhir masa jabatannya menjadi orang nomor satu di Indonesia, lantaran belum ada tanda-tanda variabel yang dapat mengganggu atau menurunkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap mantan wali kota Solo tersebut.

“Jadi memang Pak Jokowi tetap figur yang sangat-sangat populer sampai dengan hari ini dan sekarang ini kan adalah bulan Juni ya, saya kira dalam 4 bulan ke depan sampai dengan akhir masa jabatannya kita belum melihat adanya variabel yang akan mengganggu secara signifikan tingkat kepuasan kepada Pak Jokowi,” katanya.

baca juga
Pengamat Politik Muhammad Qodari. [YouTube/Total Politik]
Pengamat Politik Muhammad Qodari. [YouTube/Total Politik]

Dikatakan Qodari, kendati sempat menuai pro dan kontra saat masa kampanye di Pilpres 2024 pada bulan Februari lalu yang berpotensi menurunkan tingkat kepuasan. Tetapi nyatanya justru sampai sekarang tingkat kepuasan kepada Presiden Jokowi tidak menurun malah semakin meningkat. 

“Pak Jokowi sekali lagi presiden yang mampu, kompeten berhasil secara teknokratis dan juga memiliki kemampuan komunikasi yang kuat dengan masyarakat di bawah, itu yang menjadi kekuatan Pak Jokowi sebagai pemimpin Indonesia,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Litbang Kompas merilis hasil survei kepemimpinan nasional yang datanya diambil pada 27 Mei – 2 Juni 2024. Hasilnya menunjukkan tingkat kepuasan terhadap pemerintahan Presiden Jokowi – Ma’ruf Amin mencapai angka sebesar 75,6 persen, tertinggi sejak survei periode pemerintahan kedua Jokowi yang dilakukan pada Oktober 2019.

Tingkat ketidakpuasan bahkan tercatat paling rendah sejak survei periode kedua pemerintahan Jokowi yang dilakukan pada Oktober 2019 yakni hanya 24,4 persen saja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Respons PDIP Usai Istri Ganjar Puncaki Hasil Survei Calon Wakil Gubernur Jateng

Respons PDIP Usai Istri Ganjar Puncaki Hasil Survei Calon Wakil Gubernur Jateng

Kotak Suara | Jum'at, 21 Juni 2024 | 11:25 WIB

Tetap Bekerja di Istana, Jokowi Dapat Ucapan Selamat dari Menteri di Hari Ulang Tahunnya ke-63

Tetap Bekerja di Istana, Jokowi Dapat Ucapan Selamat dari Menteri di Hari Ulang Tahunnya ke-63

News | Jum'at, 21 Juni 2024 | 10:36 WIB

Unggah Foto Hormat ke Jokowi, Prabowo: Selamat Ulang Tahun Bapak Presiden

Unggah Foto Hormat ke Jokowi, Prabowo: Selamat Ulang Tahun Bapak Presiden

News | Jum'at, 21 Juni 2024 | 08:11 WIB

Dukung Menantu Jokowi Nyagub di Sumut, Golkar 'Kawinkan' Bobby Nasution dengan Putri Akbar Tanjung?

Dukung Menantu Jokowi Nyagub di Sumut, Golkar 'Kawinkan' Bobby Nasution dengan Putri Akbar Tanjung?

Kotak Suara | Rabu, 19 Juni 2024 | 18:51 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB